Sejak persis di akhir 2019, seluruh dunia dihebohkan oleh munculnya virus baru yang sangat menular dan mematikan. Virus ini cerdas hingga ada yang menganggap sebagai bagian dari teori konspirasi. Bermula dari kota Wuhan, virus ini menyebar dengan cepat ke seluruh pelosok bumi tanpa terkecuali. Saat artikel ini ditulis, tercatat 44,3 juta kasus dengan 1,2 jt kematian. Pro – kontra menyelimuti hampir semua yang dipengaruhi oleh virus misterius ini, hampir sama dengan pandemi Flu Spanyol ?

U.S. 39th regiment in Seattle, wear masks to prevent influenza. Dec. 1918. The soldiers were on their way to France during the 1918-19 ‘Spanish’ Influenza pandemic. (Everett Historical / Shutterstock)

Dikutip dari wikipedia, Flu Spanyol dikenal sebagai pandemi flu 1918. Pandemi ini merupakan pandemi influenza yang sangat mematikan yang disebabkan oleh virus influenza H1N1 yang berlangsung dari Februari 1918 hingga April 1920. Virus inu menginfeksi 500 juta orang – sekitar sepertiga dari populasi dunia pada saat itu – dalam empat gelombang berturut-turut. Korban tewas biasanya diperkirakan antara 17 juta dan 50 juta, dan mungkin mencapai 100 juta. Sehingga menjadikannya sebagai salah satu pandemi paling mematikan dalam sejarah manusia.

Flu Spanyol yang Kontroversial

  • Penularan melalui media udara – Virus H1N1 penyebab flu spanyol diperkirakan menular lewat udara sehingga menyebar dengan sangat cepat.
  • Ciri-ciri seperti flu dan badai sitokin – Gejala umum penyakit ini mirip dengan gejala flu pada umumnya yaitu demam, batuk, dan lainnya hingga adanya badai sitokin.
  • Bukan Berasal dari Spanyol – Walaupun namanya adalah Flu spanyol, ternyata virus ini bukan berasal dari negara Spanyol. Melainkan diperkirakan berasal dari negara Cina, AS, Swedia, Rusia, Perancis, dan Vietnam.
  • Pandemi besar namun dikecilkan – Flu Spanyol menginfeksi 1/3 penduduk dunia dengan tingkat kematian hingga 10%. Pandemi ini terjadi saat perang dunia I berlangsung. Demi menjaga motivasi prajurit, kehadiran pandemi besar ini bisa dibilang tidak dibesar-besarkan. Ini adalah pro-kontra atau kontroversi pandemi Flu Spanyol
  • Korban tewas lebih banyak dari korban PD I – Korban tewas karena flu Spanyol adalah 50 – 100 jt orang. Jika dibandingkan dengna korban tewas PD I yang berjumlah 9 jt orang, tentu beda jauh.
Mortalitas Flu Spanyol
  • Korban parah pada usia sangat muda dan usia sangat tua – Berdasarkan informasi, usia <40 dan >60 adalah yang memiliki tingkat keparahan tinggi. Sedangkan usia 40 – 60 dinilai lebih ringan.
  • Konsep social distancing dianggap paling efektif, tapi justru paling diabaikan – Konsep ini sudah diketahui paling efektif, tapi justru banyak diabaikan oleh banyak negara atas berbagai alasan.
Lesson Learned Atas Social Distancing
  • Telah menggunakan masker – Penggunaan masker telah dipraktekkan pada pandemi ini, walaupun bentuk masker berbeda dari yang digunakan saat ini
Penggunaan Masker Saat Pandemi Flu Spanyol
  • Terjadi dalam empat gelombang – Pandemi ini terjadi dalam empat gelombang dimana gelombang kedua dianggap yang terparah yang diikuti oleh gelombang ketiga.
  • Selesai karena Herd Immunity non-vaksin – Berdasarkan referensi, disebutkan oleh salah satu referensi bahwa pandemi ini selesai karena prinsip herd immunity namun akibat sudah banyak yang terinfeksi dan bukan karena vaksin.

Covid-19 yang Misterius dan Penuh Pro-Kontra

Jika kita lihat perkembangan Covid-19 saat ini, maka ada cukup banyak kesamaan dengan pandemi Flu Spanyol. Diantaranya adalah :

  • Penularan awalnya diketahui melalui droplet. Namun banyak hasil penelitian yang menunjukkan penularan juga melalui udara
  • Memiliki gejala seperti flu dan badai sitokin. Dengan tambahan gejala-gejala baru yang terus berkembang dan bertambah seperti asomnia, dll yang cukup misterius.
  • Pandemi besar yang banyak diremehkan oleh banyak negara. Bahkan AS saja sepertinya sangat abai dengan menolak protokol masker,dan bepergian wisata. Bahkan ada kelompok masyarakat yang demo menolak protokol menggunakan masker
  • Jumlah infeksi telah mencapai 44 jt orang yang tercatat. Mengingat jumlah test pada banyak negara belum memadai, diperkirakan jumlah kasus bisa 5-10x atau bisa mencapai 440jt jiwa saat ini dimana porsi OTG yang cukup tinggi. Jika masih berlanjut hingga medio atau akhir 2021 bukan tak mungkin jumlah yang terinfeksi mencapai >10% penduduk
Perkembangan Covid-19 pada 28 Oktober 2020
  • Korban gejala parah ditemukan pada kelompok umur >60 tahun. Ini berkaitan dengan lemahnya sistem imun dan penyakit penyerta pada kelompok usia tersebut
  • Social distancing dipopulerkan sebagai physical distancing juga direkomendasikan. Tapi faktanya masih sangat banyak masyarakat / pihak tertentu yang melanggar protokol ini karena berbagai alasan
  • Penggunaan masker sangat dianjurkan dalam protokol. Protokol ini awalnya tidak direkomendasikan oleh WHO, Namun akhirnya direkomendasikan. Protokol ini masih sering diabaikan oleh masyarakat saat ini.
  • Saat ini sedang berlangsung gelombang ketiga yang dengan peningkatan kasus yang cukup tinggi
  • Penuh dengan pro-kontra dan kontroversi antar berbagai pihak tentang prioritas dan cara penanganan pandemi, terutama benturan dengan kepentingan ekonomi, politik, pertahanan, dan faktor lain di berbagai negara.
  • Sedang diupayakan vaksin untuk memberikan kekebalan tubuh. Namun efektivitas vaksin belum benar-benar meyakinkan / terbukti. Sisi lain perkembangan tingkat kematian, menunjukkan penurunan secara gradual (lihat grafik di bawah). Ini seolah seperti mengulang cerita bagaimana pandemi Flu Spanyol selesai karena herd immunity.
Perkembangan Fatality Rate (FR) / Mortalitas Covid-19 yang Terus Menurun

Jika melihat penjelasan kedua pandemi tersebut, maka tak terlalu salah jika pandemi Covid-19 terkesan seolah-olah pengulangan / reinkarnasi pandemi Flu Spanyol dalam waktu dan bentuk atau kondisi yang berbeda. Dengan kemajuan ilmu kedokteran dan teknologi, tingkat penyebaran dan tingkat kematian pada pandemi Covid-19 lebih sedikit daripada pandemi Flu Spanyol. Ini adalah satu2nya perbedaan diantara keduanya.

Diharapkan juga program vaksin dapat efektif dan sukses, karena jika tidak, maka pandemi ini berarti akan berakhir dengan skenario herd immunity non-vaksin atau skenario perlemahan patogenesis yang membutuhkan waktu lebih lama ketimbang vaksin. Ini tentu tidak diharapkan karena efek pada ekonomi yang berat dan menyengsarakan masyarakat.

Rekomendasi Pencegahan Paling Efektif

Penting untuk memahami bagaimana langkah efektif mencegah penyebaran virus corona karena merupakan salah satu kunci utama pemulihan ekonomi. Berdasarkan berbagai kajian dan perkembangan terkini, ada lima langkah efektif yang perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona, yaitu :

  1. Menjaga jarak – Usahakan selalu menjaga jarak min. 2,0 m dengan orang lain. Ini juga termasuk untuk menghindari kerumunan orang banyak, mengurangi bepergian jika tidak perlu dan bekerja / beraktivitas dari dalam rumah secara online
  2. Menggunakan masker – Penggunaan masker standart atau surgical mask sangat dianjurkan untuk terus dipasang ketika keluar rumah. Menjadi critical menggunakan masker standart saat terpaksa berada dengan dengan orang lain atau sedang mengikuti pertemuan tertentu. Hindari makan / minum dalam ruangan tertutup karena akan membuat kita membuka masker
  3. Mencuci tangan dengan sabun – Tindakan ini perlu menjadi kebiasaan baru terutama ketika sedang beraktivitas di luar rumah untuk mencegah potensi penyebaran melalui droplet. Sabun bisa digantikan dengan cairan antiseptic atau cairan lain seperti alkohol.
  4. Meningkatkan imunitas – Banyak langkah untuk meningkatkan imunitas diantaranya adalah dengan makan yang bergizi, istirahat – olah raga – berjemur yang cukup, minum multivitamin, dan banyak ibadah
  5. Meningkatkan kualitas ventilasi – Langkah ini merupakan langkah tambahan penting mengingat virus diketahui dapat melayang di udara. Tindakan ini dapat berupa selalu membuka jendela, pintu, memasang ventilasi mekanik, dan menggunakan alat air purifier.
Perbedaan Viral Load Pada Ruang Berventilasi Baik dan Tidak

(Artikel ini merupakan artikel khusus yang didedikasikan untuk ikut mendukung kampanye pencegahan Covid-19 demi percepatan penyelesaian pandemi dan akhirnya untuk pemulihan ekonomi nasional)

Untuk melihat daftar artikel ⇒ Table of Content, dan konsultasi Project Management ⇒ Konsultasi. Daftar karya ada pada ⇒ Innovation Gallery, dan daftar riset pada ⇒ Research Gallery

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AlphaOmega Captcha Classica  –  Enter Security Code