Dalam survey yang dilakukan oleh PWC seperti yang terlihat pada Gambar di bawah, ditemukan bahwa umumnya proyek dikelola dengan tingkat maturitas 1 hingga 3. Hal ini menunjukkan kualitas pengelolaan proyek umumnya masih belum memadai. Di samping itu, pada survey ini ditemukan pula hubungan yang kuat (high positive correlation) antara project management maturity level dengan kinerja proyek (project performance).

Kondisi Maturity Level atas Manajemen Proyek (PWC, 2014)

Gambar di atas menunjukkan bahwa prosentase tertinggi pada level 1. Hal ini berarti bahwa masih banyak organisasi yang memiliki tingkat maturitas yang sangat rendah. Selanjutnya, hanya sekitar 23 % organisasi atau perusahaan yang telah memiliki tingkat maturitas yang memadai hingga advanced di level 4 dan level 5.

Hubungan Project Management Maturity Level Dengan Kinerja (PWC, 2014)

Gambar di atas menunjukkan bahwa organisasi dengan tingkat maturitas adalah 4 dan 5, memiliki kinerja proyek yang tinggi hingga sangat tinggi sehingga dinilai high performance. Sedangkan low performance ada pada organisasi dengan tingkat maturitas 1 dan 2. Berikut ini diberikan hasil survey lainnya

Maturity Level vs Project Performance

Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang kuat project management maturity level terhadap kinerja proyek. Selain itu, hasil penting lain pada penelitian ini adalah :

  • Rata-rata project management maturity level berada pada level 2,5.
  • Kebanyakan organisasi menginginkan tingkat maturitas yang lebih tinggi.
  • Banyak proyek yang gagal karena organisasi yang tidak seimbang.
  • Struktur organisasi memiliki pengaruh yang besar pada keseluruhan kinerja proyek.
  • Faktor kunci untuk mendapatkan struktur organisasi yang optimal adalah industri, lokasi, dan obyektif bisnis.
  • Investasi pada pengembangan staf akan meningkatkan kinerja proyek.

Pada survey ini juga ditunjukkan penyebab utama kegagalan proyek yang hampir sama selama 10 tahun terakhir yang memiliki korelasi kuat atas lambatnya perkembangan project management maturity level. Tabel berikut adalah tiga faktor kegagalan proyek yang utama selama periode 10 tahun terakhir :

Tiga Faktor Utama Kegagalan Proyek Dalam 10 Tahun (PMI Solution, 2014)

Pada Tabel di atas terlihat bahwa faktor kegagalan proyek pada periode 10 tahun terakhir relatif sama, bahwa seluruh penyebab utama kegagalan proyek di atas berkaitan erat dengan masih rendahnya project management maturity level.:

  • Estimasi yang jelek.
  • Perubahan lingkup.
  • Perubahan lingkungan.
  • Ketidak-cukupan sumber daya.
  • Kurangnya dukungan eksekutif.
  • Lemahnya pendefinisian tujuan dan obyektif.

Hasil lain dari penelitian tersebut menunjukkan kesimpulan yang relatif sama. Riset PM Solution mencoba untuk menghubungkan antara Project Management Maturity Rating dengan efisiensi biaya per proyek. Hasilnya proyek dengan project management maturity rating yang semakin tinggi mendapatkan efisiensi biaya yang semakin tinggi pula seperti yang terlihat pada Gambar berikut ini.

Hubungan Project Management Maturity Level Dengan Efisiensi Biaya (PM Solution, 2014)

Pada riset ini juga di-survey peningkatan nilai organisasi atas peningkatan level atas project management maturity, dengan hasil yaitu :

  • Terjadi penurunan tingkat kegagalan proyek sebesar 29%.
  • Pelaksanaan proyek dengan kinerja biaya sesuai atau di bawah target sebesar 23%.
  • Peningkatan produktifitas sebesar 21%.
  • Peningkatan kepuasan pelanggan sebesar 26%.
  • Pelaksanaan proyek yang lebih cepat dari rencana sebesar 16%.
  • Peningkatan proyek yang sejalan dengan obyektif sebesar 37%.
  • Efisiensi biaya per proyek rata-rata sebesar 16%.

Di samping itu, terdapat beberapa hasil temuan lain pada pelaksanaan riset ini adalah sebagai berikut :

  • Sebagian besar perusahaan yang disurvey (91%) telah implementasi manajemen proyek.
  • Terdapat hubungan yang kuat antara lamanya implementasi manajemen proyek pada suatu perusahaan dengan project management maturity level dan kinerja proyek secara keseluruhan pada perusahaan tersebut.
  • Organisasi pada umumnya telah menyadari nilai atas project management maturity.
  • Kebanyakan organisasi telah meningkatkan project management maturity level selama lebih dari lima tahun dimana sebanyak 33% telah mampu untuk meningkat dari level 1 ke level 2.

Pendekatan yang sistematis diperlukan untuk pengembangan manajemen proyek. Proses review dan improvement atas struktur organisasi yang memiliki pengaruh besar atas kinerja proyek secara keseluruhan perlu dilakukan dan sejalan dengan pendekatan sistematis pengembangan manajemen proyek. Diperlukan juga pengembangan staf untuk meningkatkan kinerja proyek secara keseluruhan dimana keberhasilan akan lebih tinggi apabila SDM atau sumber daya internal lebih banyak dari pada SDM atau sumber daya eksternal. Pengembangan perangkat lunak disarankan untuk mengikuti perkembangan maturity level manajemen proyek organisasi.

Dengan demikian, menjadi penting bagi organisasi untuk mengembangkan dan meningkatkan project management maturity level dalam rangka pencapaian tujuan organisasi yang optimal. PM Solution telah memberikan beberapa rekomendasi bagi perusahaan untuk meningkatkan project management maturity level, yaitu :

  • Melibatkan karyawan untuk mulai mengubah budaya berdasarkan tahap yang jelas atas penilaian yang ada.
  • Gunakan penilaian sebagai dasar untuk menunjukkan nilai atas investasi masa depan dalam peningkatan proses.
  • Penilaian akan menunjukkan tindakan yang diperlukan untuk memastikan kesuksesan pada tahap lanjut dalam implementasi PMO.
  • Penilaian berulang dapat digunakan untuk menghasilkan progres terhadap rencana penyebaran manajemen proyek.
  • Gunakan penilaian untuk mengkomunikasikan kesuksesan dan pencapaian milestone pada eksekutif dan manajemen.
  • Gunakan penilaian untuk identifikasi area spesifik untuk ditingkatkan dan targetkan ada tujuan peningkatan dalam waktu enam bulan.
  • Menjaga project management maturity yang selaras dengan bidang process maturity lainnya yang ada pada perusahaan.
  • Buat tujuan maturity yang sesuai dimana tidak semua organisasi perlu mencapai maturity level 5 untuk mendapatkan manfaat atas manajemen proyek.
  • Fokus pada pengembangan berkelanjutan. Cek proses-proses manajemen proyek tiap semester.
  • Mendapatkan bantuan dan dukungan dari luar terutama terkait dengan iklim politik organisasi untuk mendapatkan progres yang optimal.

Referensi : Buku Advanced and Effective Project Management

Untuk melihat daftar artikel ⇒ Table of Content, dan konsultasi Project Management ⇒ Konsultasi. Daftar karya ada pada ⇒ Innovation Gallery, dan daftar riset pada ⇒ Research Gallery

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AlphaOmega Captcha Classica  –  Enter Security Code