TRUST BUILDING Bagi Project Manager

Kepercayaan adalah komponen yang kritis bagi project manager dalam memimpin dan berkomunikasi dengan stakeholder. Tanpa ini, mustahil project manager dapat memimpin proyek dengan sukses karena ketidakpercayaan anggota tim dan ketiadaan hubungan yang positif dengan stakeholder. Sehingga kepercayaan harus dibangun dan dipupuk sejak tim proyek terbentuk.

Bagaimana Melakukan TRUST BUILDING?

Diambil dari beberapa referensi, berikut ini adalah metode dalam membangun kepercayaan secara umum, yaitu:

  1. Being Reliable, yaitu dapat dipercaya / dapat diandalkan. Ini dapat dilakukan dengan beberapa hal yaitu melakukan apa yang dikatakan, merealisasikan janji, dan jangan meremehkan janji.
  2. Being Honest, yaitu bersikap jujur. Beberapa tindakannya adalah mengatakan yang sebenarnya, bicara dari hati, dan sampaikan perasaan yang sedang dirasakan.
  3. Being Open or Transparent, yaitu bersikap terbuka. Ini dapat dilakukan dengan menyampaikan informasi secara sukarela, tidak mengabaikan informasi detil, sampaikan rahasia tertentu, jangan tutupi kenyataan / kebenaran, dan tunjukkan harapan atas timbal-balik keterbukaan.
  4. Keeping Confidence, yaitu menjaga rahasia. Beberapa hal yang harus dilakukan terkait ini adalah, menjaga rahasia yang disampaikan oleh orang lain, mengakui kebohongan,
  5. Showing Integrity, yaitu tunjukkan sikap integritas yang harus dimiliki. Beberapa tindakan yang dapat membantu adalah tunjukkan loyalitas, berusaha mampu dalam melakukan pekerjaan yang dipercayakan, tunjukkan moral etika yang kuat, tunjukkan sikap netral dalam situasi yang sulit, bersikap obyektif dan netral, serta tidak menunjukkan standart ganda.
  6. Operate With Respect, rasa hormat adalah komponen yang esensial dalam membangun kepercayaan (trust).
  7. Care and Concern, yaitu kepedulian dan perhatian terhadap kebutuhan orang lain yang menunjang keberhasilan dalam komunikasi.
  8. Consistency, yaitu kesesuaian antara apa yang dikatakan dan apa yang dilakukan. Ini akan menumbuhkan keyakinan orang lain akan kepercayaan dan kebenaran terhadap apa yang disampaikan.

 

18 Rules of Trust Building

Menurut wikipedia, mengelola kepercayaan diperlukan dalam praktik secara nyata. Trust building adalah jenis strategi manajemen karena secara kuat tidak hanya fokus pada saat ini, tapi juga kerja sama akan datang. Disebutkan terdapat 18 aturan dalam trust building, yaitu:

  1. Memiliki Self-trust sebagai faktor penting
  2. Tidak perlu menunggu orang lain telah menunjukkan sikap dapat dipercaya.
  3. Trust building adalah proses panjang yang dapat rusak hanya oleh satu kejadian.
  4. Trust building harus dijadikan target yang harus dicapai.
  5. Membangun kepercayaan tidak dapat dilakukan tanpa memperhatikan nilai-nilai pentingnya.
  6. Kepercayaan sering tidak terlihat.
  7. Kepercayaan membutuhkan janji.
  8. Kepercayaan terletak pada hubungan timbal-balik
  9. Kepercayaan membuka peluang atas suatu hal yang terlihat tidak mungkin
  10. Kepercayaan berubah secara waktu.
  11. Hindari pergantian kepercayaan.
  12. Hindari permainan kekuasaan.
  13. Membangun budaya kepercayaan tinggi dalam organisasi.
  14. Hindari konflik yang terus menerus
  15. Peduli pada detail referensi, hindari tipuan dalam proses komunikasi.
  16. Kurangi ketidakpastian dalam komunikasi.
  17. Menentukan perilaku yang dapat diamati.
  18. Menjaga orang lain dengan jujur dan tepat.

Metode diatas bersifat umum yang berlaku pada semua orang pada berbagai situasi dalam masyarakat.

 

Aplikasi Bagi Project Manager

Menurut PMBOK, kepercayaan itu berhubungan dengan kerjasama, information sharing, dan penyelesaian masalah yang efektif. Dalam konteks profesi sebagai project manager, beberapa tindakan di bawah ini dapat membantu project manager dalam membangun kepercayaan yang dibagi dua yaitu terhadap anggota tim dan kepada stakeholder lain:

 

A. Team Member

  • Menggunakan komunikasi langsung dan terbuka untuk menyelesaikan masalah.
  • Secara langsung dan eksplisit menyampaikan apa yang diperlukan dan diharapkan kepada anggota tim.
  • Tidak menyembunyikan informasi yang dikhawatirkan keliru tapi tetap membagikan informasi bahkan jika mungkin keliru.
  • Mau menerima inovasi dan menunjukkan isu dan concern dengan cara yang jujur.
  • Merealisasikan janji dan komitmen yang pernah disampaikan.
  • Menunjukkan keteladanan dan melakukan apa yang telah dijanjikan untuk dilaksanakan.
  • Mengakui kesalahan secara jujur karena menunjukkan sisi manusiawi.

 

B. Stakeholder Lain

  • Menggunakan komunikasi langsung dan terbuka untuk menyelesaikan masalah
  • Mengusahakan semua stakeholder untuk mendapatkan informasi terkait yang diperlukan.
  • Mau menerima inovasi dan menunjukkan isu dan concern dengan cara yang jujur.
  • Menyampaikan janji yang realistis kepada semua stakeholder dan berusaha semaksimal mungkin dalam merealisasikannya. Jika ada hambatan, harus terus dikomunikasikan. Hal yang terpenting adalah menunjukkan usaha maksimal dalam merealisasikan janji.
  • Menyampaikan penghargaan atau pujian secara elegan atas ide dan pencapaian yang telah dicapai pihak lain yang terlibat.
Did you like this? Share it:
This entry was posted in Leadership & Project Manager and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>