Proses perencanaan manajemen biaya proyek direkomendasikan untuk dirinci menjadi beberapa kegiatan untuk memudahkan dalam pelaksanaannya. Adapun rekomendasi rincian kegiatan tersebut seperti yang ditunjukkan pada Tabel di bawah ini :

Rekomendasi Kegiatan-kegiatan Proses Merencanakan Manajemen Waktu

Adapun penjelasan kegiatan-kegiatan yang merupakan rincian proses merencanakan manajemen waktu adalah sebagai berikut :

Rumusan / rangkuman pedoman proses – Merupakan kegiatan untuk merangkum dan memahami berbagai prosedur dalam aset proses organisasi dan rencana manajemen proyek terkait seluruh proses manajemen waktu. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan cara pendapat ahli dan rapat. Adapun contoh dari hasil kegiatan ini dapat dilihat pada Tabel berikut :

Contoh Rangkuman Pedoman Proses Merencanakan Manajemen Waktu

Menentukan faktor pengaruh lingkungan usaha – Merupakan kegiatan yang menggali dan menentukan berbagai faktor eksternal dan internal dari lingkungan usaha yang berpotensi mempengaruhi seluruh proses manajemen waktu. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan cara pendapat ahli dan rapat. Adapun contoh daftar faktor pengaruh proses pada manajemen waktu dan penjelasan singkatnya adalah :

  • Ketersediaan sumber daya lokal – Seluruh material kebutuhan proyek yang tersedia secara  lokal termasuk kualitasnya. Contoh kayu kelas II, mutu beton K-300, besi tulangan fy 390 MPa ukuran maksimum D19, dan seterusnya.
  • Ketersediaan sumber daya di luar lokal – Berupa keseluruhan sumber daya yang dimiliki oleh organisasi di luar lokal seperti sumber daya mitra kerja secara nasional termasuk lokasi dan tingkat keahlian atau tingkat kemampuan sumber daya.
  • Regulasi – Peraturan-peraturan yang terkait dengan pelaksanaan proyek yang harus diikuti yang mempengaruhi schedule. Misalnya tingkat kandungan lokal minimum 25%, syarat tingkat kebisingan 65 dB, perijinan pada beberapa aktivitas proyek tertentu seperti pembuangan tanah pada pekerjaan tanah, dan lainnya.
  • Informasi komersial – Standar aktivitas pada suatu produk, database produktifitas pada berbagai aktivitas, dan database harga sumber daya terkait aktivitas proyek.
  • Satuan produktifitas standar – Berbagai satuan produktifitas standar terkait pekerjaan proyek.
  • Standar industri atau pemerintah – Berupa syarat test PDA pada pekerjaan pondasi dalam, Syarat test beton untuk keputusan bongkar bekisting, aturan buang tanah hanya pada malam hari.
  • Sistem informasi manajemen proyek – Dapat berupa implementasi Building information modelling (BIM), Enterprise resources planning (ERP)
  • Alat penjadwalan – Berupa Microsoft Project, PDM, CPM, Software perhitungan durasi aktivitas.
  • Sebaran tim proyek – Merupakan sebaran seluruh tim proyek yang akan digunakan sebagai SDM proyek.
  • Jalur komunikasi – Merupakan berbagai jalur komunikasi yang dapat digunakan terkait proses manajemen waktu proyek.
  • Interpretasi project charter dan rencana manajemen proyek – Merupakan kegiatan yang mempelajari dan menginterpretasi project charter dan rencana manajemen proyek untuk memahami kondisi proyek yang akan dikerjakan dan rencana pengelolaannya terkait dengan perencanaan manajemen waktu yang sesuai, efektif, dan stratejik pada proyek.

Merencanakan manajemen waktu – Kegiatan yang merencanakan bagaimana waktu akan direncanakan, dipantau, dan dikendalikan, berdasarkan rangkuman pedoman proses dan dengan memperhatikan faktor-faktor lingkungan usaha yang dinilai mempengaruhi. Semua alat dan teknik digunakan pada kegiatan ini. Adapun contoh hasil proses ini dapat dilihat kembali pada artikel “Proses Perencanaan Pengelolaan Waktu yang Efektif“.

Referensi : Buku Advanced and Effective Project Management

Untuk melihat daftar artikel ⇒ Table of Content, dan konsultasi Project Management ⇒ Konsultasi. Daftar karya ada pada ⇒ Innovation Gallery, dan daftar riset pada ⇒ Research Gallery

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AlphaOmega Captcha Classica  –  Enter Security Code