Bagaimana Identifikasi Stakeholder Proyek?

Langkah ini adalah langkah awal dalam stakeholder management yang dilakukan pada fase initiating. Output pada langkah ini berupa daftar stakeholder yang akan menjadi input pada langkah stakeholder management berikutnya. 

 

Identifikasi Stakeholder adalah proses yang mengidentifikasi orang, kelmpok, atau organisasi yag dapat memberikan dampak atau yang terkena dampak atas keputusan dan hasil proyek. Lalu melakukan analisis dan dokumentasi informasi yang relevan terkait kepentingan, keterlibatan, ketergantungan, pengaruh, dampak potensial terhadap kesuksesan proyek. Output proses ini akan memberikan benefit kepada tim proyek terutama project manager untuk mengelola para stakeholder tersebut.

 

Gambar di atas menunjukkan tentang bagaimana proses melakukan identifikasi stakeholder yang berupa input, tools and techniques, serta output. Adapun input penting pada proses identifikasi Stakeholder adalah:

  • Project Charter. Sebagai input pada proses ini, pada project charter terdapat informasi mengenai pihak internal dan external yang terkait dengan proyek seperti sponsor, customer, anggota team, kelompok atau departemen yang berpartisipasi dalam proyek, lainnya.
  • Procurement documents. Pada dokumen ini, terdapat informasi mengenai pihak seperti supplier, subkontraktor, dan vendor lainnya yang saat proses ini dimulai adalah berupa kandidat atau calon stakeholder. Jika sudah ada kontrak, maka pihak vendor tersebut sudah menjadi stakeholder proyek.
  • Enterprice enviromental factors. Pada faktor ini menjelaskan dampak atau pengaruh proses identifikasi stakeholder seperti budaya dan struktur organisasi, standart industri, peraturan, kecenderungan global, regional, dan local, termasuk kebiasaannya.
  • Organizational process assests. Ini juga dapat mempengaruhi proses identifikasi Stakeholder seperti template daftar Stakeholder, Lesson learned pada tahap atau proyek sebelumnya, dan daftar Stakeholder pada proyek sebelumnya.

Dalam melakukan proses ini, terdapat beberapa alat atau teknik yang berguna, yaitu:

  • Stakeholder analysis. Merupakan suatu teknik yang sistematis mendapatkan dan menganalisis informasi secara kualitatif dan kuantitatif terhadap Stakeholder. Identifikasi dilakukan pada aspek kepentingan, harapan, dan pengaruh stakeholder terhadap tujuan proyek, termasuk hubungan stakeholder dengan proyek dan dengan stakeholder lainnya. Ini dapat menjadi awal untuk membangun suatu koalisi dan kerjasama potensial untuk meningkatkan peluang kesuksesan proyek. Analisis ini akan dibahas pada bagian selanjutnya.
  • Expert judgement. Merupakan teknik untuk meyakinkan identifikasi yang komprehensif. Ini dapat dilakukan oleh Senior management, unit organisasi lain, dan stakeholder inti yang telah teridentifikasi, project manager yang pernah mengerjakan proyek yang serupa, konsultan, dan para profesional terkait.
  • Meeting. Merupakan meeing yang secara khusus membahas identifikasi stakeholder.

Hasil dari langkah ini adalah Stakeholder register yang berisi main output, seperti:

  • Informasi identifikasi stakeholder. Seperti nama, posisi organisasi, lokasi, peran, dan informasi kontak person.
  • Informasi penilaian. Seperti Harapan utama, pengaruh potensial terhadap proyek, fase proyek, dan lainnya.
  • Klasifikasi stakeholder. Seperti Internal / external, supporter / netral / resistor, dan lainnya.
  • Komunikasi. Seperti media dan cara komunikasi yang dianggap paling sesuai terhadap masing-masing stakeholder.

 

(Untuk berdiskusi dan konsultasi terkait permasalahan Project Management yang sedang dihadapi, silahkan klik – Konsultasi. Untuk melihat lengkap seluruh judul posting, silahkan klik – Table of Content.)
Did you like this? Share it:
This entry was posted in Manajemen Stakeholder and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>