Faktor Penting Biaya Tidak Langsung

Perencanaan dan pengendalian biaya tidak langsung ternyata masih lemah dilakukan oleh pelaku konstruksi Indonesia. Sedemikian aspek biaya ini memiliki ruang lebar untuk pengembangannya.

 

Lemahnya sistem perencanaan dan pengendalian biaya tidak langsung menunjukkan betapa kita harus lebih banyak menggali dan mengembangkan sistem tersebut. Penulis akan mencoba untuk melakukannya dalam blog ini yang dimulai dari penentuan faktor penting dalam biaya tidak langsung berikut ini:

 

A.  Umum

  1. Jenis dan karakteristik proyek
  2. Kelengkapan item biaya dan tingkat detailnya
  3. Kemampuan akurasi perhitungan
  4. Ketelitian proses perhitungan
  5. Sistem updating harga satuan
  6. Keterkaitan dengan karakteristik unik proyek
  7. Tingkat kompleksitas dan kesulitan pekerjaan
  8. Tingkat kompetisi mendapatkan proyek
  9. Metode pelaksanaan
  10. Porsi outsourcing pada item pekerjaan biaya tidak langsung
  11. Sistem dan prosedur pengendalian

 

B.  Overhead

  1. Attitude personil proyek
  2. Tingkat kemampuan personil proyek
  3. Efektifitas organisasi proyek
  4. Kebijakan perusahaan terkait gaji dan komponen penghasilan karyawan lainnya
  5. Tingkat kemudahan proses pelaporan atau keadministrasian
  6. Durasi masa pemeliharaan
  7. Tingkat efisiensi operasional kantor pusat hingga kantor cabang
  8. Durasi pelaksanaan proyek
  9. Tingkat kecepatan pelaksanaan proyek
  10. Tingkat overtime dalam melaksanakan proyek
  11. Kualitas infrastruktur di lokasi proyek
  12. Manajemen komunikasi proyek termasuk aplikasi teknologi komunikasi
  13. Potensi dan kejadian keterlambatan proyek

 

C.  Persiapan dan Bangunan Sementara Proyek Termasuk Fasilitas dan Operasionalnya.

  1. Standart perusahaan atas bangunan temporary proyek
  2. Syarat kontrak atas bangunan temporary proyek termasuk fasilitasnya
  3. Tingkat penghematan energi listrik dalam operasional kantor
  4. Efektifitas dan efisiensi fasilitas kantor
  5. Lokasi mess karyawan dengan kantor proyek
  6. Lokasi barak pekerja terhadap lokasi proyek
  7. Ketersediaan air dan sumber listrik
  8. Luas area proyek
  9. Lokasi proyek

 

D.  Risiko Proyek

  1. Tingkat detail identifikasi risiko proyek
  2. Kemampuan mitigasi risiko proyek
  3. Kejelasan dokumen lelang terkait kemudahan dalam perhitungan biaya untuk penawaran.
  4. Tingkat akurasi perhitungan volume pekerjaan.
  5. Kestabilan ekonomi, sosial, politik dan keamanan.
  6. Lingkup asuransi pekerjaan dan rate asuransinya.

 

E.  K3, QC, dan Kebersihan

  1. Tingkat bahaya atau kondisi K3 di proyek
  2. Standart dan pedoman K3 perusahaan
  3. Syarat K3 berdasarkan kontrak
  4. Tingkat pemenuhan aspek K3
  5. Jumlah pekerjaan yang menghasilkan sampah
  6. Efektifitas prosedur dan metode penanganan kebersihan proyek
  7. Syarat kontraktual terhadap pengendalian kualitas proyek
  8. Standart dan code yang digunakan
  9. Lokasi tempat pengujian.

 

F.  Aspek Lainnya

  1. Regulasi pemerintah terkait pajak
  2. Aturan main di proyek terkait penggunaan biaya tidak langsung
  3. Kondisi masyarakat sekitar
  4. Tingkat keamanan sekitar proyek
  5. Rate provisi bank
  6. Kelancaran pembayaran dari pemilik proyek
  7. Tingkat birokrasi prosedur oleh pemilik proyek

 

(Untuk berdiskusi dan konsultasi terkait permasalahan Project Management yang sedang dihadapi, silahkan klik – Konsultasi. Untuk melihat lengkap seluruh judul posting, silahkan klik – Table of Content.)
Did you like this? Share it:
This entry was posted in Manajemen Biaya and tagged , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Faktor Penting Biaya Tidak Langsung

  1. Pingback: Perencanaan Biaya Tidak Langsung yang Lebih Baik | Manajemen Proyek Indonesia

  2. Prince says:

    Terima kasih, pencerahannya .pak.saya kira soearng newbie di fx seperti saya ^^, mindset masih ingin langsung cepat dapat banyak ^^, sehingga buta lah semua akan resiko.Seperti yang bapak katakan, pas hasilnya NOL BESAR ( 0 )Salam,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>