Proses pengendalian jadwal pada dasarnya proses yang menjaga jadwal proyek sesuai target yang dilakukan secara berjenjang. Proses ini dimulai dari proses pemantauan faktor-faktor kritis yang mempengaruhi jadwal proyek yang dilakukan secara sangat intenstif. Selanjutnya adalah memantau indikator-indikator jadwal yang membandingkan pencapaian aktual dengan rencana. Proses ini direkomendasikan dirinci menjadi beberapa kegiatan seperti yang ditunjukkan pada Tabel di bawah ini :

Rincian Kegiatan Pada Proses Pengendalian Jadwal

Adapun penjelasan kegiatan-kegiatan yang merupakan rincian proses pengendalian jadwal yang terdapat pada Tabel 8.44 di atas adalah sebagai berikut :

Memantauan faktor pengaruh kinerja waktu yang dominan – Kegiatan ini merupakan kegiatan yang memastikan faktor-faktor pengaruh signifikan pada kinerja waktu dapat terpantau dengan baik sedini mungkin. Daftar faktor ini akan menjadi checklist penting. Faktor-faktor ini harus diantisipasi agar tidak terjadi sehingga kinerja waktu dapat diyakini sesuai target. Jika faktor-faktor ini tetap terjadi, maka harus dilakukan tindakan untuk mengurangi dampak negatifnya sesegera mungkin. Contoh hasil kegiatan dapat dilihat pada Tabel di bawah ini

Contoh Hasil Pemantauan dan Pengendalian Faktor Pengaruh Kinerja Waktu

Memantauan kinerja waktu aktual – Merupakan kegiatan yang mengukur kinerja waktu proyek secara periodik dengan alat review kinerja. Semua alat dan teknik review kinerja disarankan digunakan bersamaan untuk memastikan kondisi kinerja waktu proyek secara akurat. Dalam memantau kinerja waktu dengan EVM, sangat disarankan untuk menyertakan analisis CPM. Umumnya semua alat dan teknik review kinerja tersedia pada satu software manajemen proyek. Sehingga memudahkan dalam proses pemantauan. Kegiatan ini harus dihubungkan dengan status hasil pemantauan dan pengendalian faktor pengaruh kinerja waktu.

Melakukan prediksi kinerja waktu akhir – Merupakan kegiatan yang memperkirakan jadwal penyelesaian akhir proyek berdasarkan kinerja waktu saat ini. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan menggunakan kombinasi analisis kecenderungan, metode jalur kritis dan metode EVM. Kegiatan ini juga dapat dilakukan dengan menggunakkan software manajemen proyek.

Membuat rekomendasi pengendalian waktu – Merupakan kegiatan yang mengendalikan penyimpangan waktu hasil penilaian data kinerja waktu pada kegiatan pemantauan dan prediksi kinerja waktu. Jika terjadi penyimpangan, maka perlu untuk melakukan analisis untuk rekomendasi tindakan yang efektif baik preventif maupun korektif sesuai dengan kriteria tindakan pada ketentuan ambang batas pengendalian waktu.  Tabel berikut adalah contoh ambang batas pengendalian waktu

Contoh Ketentuan Ambang Batas Pada Pengendalian Waktu Proyek

Referensi : Buku Advanced and Effective Project Management

Untuk melihat daftar artikel ⇒ Table of Content, dan konsultasi Project Management ⇒ Konsultasi. Daftar karya ada pada ⇒ Innovation Gallery, dan daftar riset pada ⇒ Research Gallery

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AlphaOmega Captcha Classica  –  Enter Security Code