Menurut PMBOK 5th Edition, proses ini adalah proses pembuatan model jadwal proyek dengan cara memasukkan data-data aktivitas jadwal, durasi, ketersediaan sumber daya, dan hubungan logis yang telah dianalisis ke dalam alat penjadwalan dimana telah didefinisikan tanggal-tanggal perencanaan jadwal ke dalamnya.
Proses pembuatan jadwal pada dasarnya adalah proses yang memasukkan dan mengintegrasikan semua hasil proses perencanaan waktu terdahulu. Proses ini akan membentuk suatu model jadwal yang unik pada tiap proyek. Pemodelan jadwal akan diiterasi dan dioptimasi sebelum proses approval untuk memastikan efektifitas jadwal proyek menjadi schedule baseline.
Proses ini direkomendasikan dirinci menjadi beberapa kegiatan seperti yang ditunjukkan pada Tabel di bawah ini :

Adapun penjelasan kegiatan-kegiatan yang merupakan rincian proses pengurutan aktivitas yang terdapat pada Tabel 8.38 di atas adalah sebagai berikut :
Pembuatan model jadwal – Kegiatan ini merupakan kegiatan yang memasukkan seluruh data hasil proses sebelumnya ke dalam lembar isian alat-alat penjadwalan yang telah ditentukan. Alat-alat penjadwalan umumnya telah dikemas dalam satu software manajemen proyek seperti microsoft project, primavera, dan lainnya. Kegiatan ini termasuk integrasi hubungan logis antar seluruh aktivitas dalam proyek. Hasilnya berupa draft model jadwal proyek. Adapun contoh model jadwal dapat dilihat pada Gambar 8.8.
Membuat jalur kritis – Kegiatan ini adalah kegiatan yang menentukan jalur kritis atas draft model jadwal proyek (lihat Gambar 8.8). Tujuannya adalah untuk mengetahui jalur terpanjang proyek sebagai informasi utama dalam melakukan percepatan proyek yang efektif. Pembuatan rantai kritis adalah kegiatan yang menentukan sediaan penyangga proyek pada tiap aktivitas dan secara total proyek. Tujuannya adalah untuk mengetahui cadangan waktu tiap aktivitas dan secara total proyek.

Review dan optimasi jadwal proyek – Kegiatan ini adalah kegiatan yang berusaha memendekkan atau mempersingkat durasi total proyek yang terbentuk untuk sesuai dengan obyektif proyek atas waktu secara efisien. Kegiatan ini dilakukan dengan dua cara yaitu crashing dan fast tracking. Kegiatan ini dilakukan dengan berdasarkan kondisi draft model jadwal proyek dan jalur kritis yang terbentuk.
Review dan optimasi kebutuhan sumber daya – Kegiatan ini merupakan kegiatan yang meratakan kebutuhan sumber daya atas jadwal yang telah optimal berdasarkan hasil optimasi jadwal pada kegiatan sebelumnya. Kegiatan ini dapat mengubah jalur kritis dan pada akhirnya dapat mengubah model jadwal proyek tergantung situasi dan kondisi sumber daya yang terbentuk pada draft model jadwal sebelumnya. Kegiatan ini akan menghasilkan output yang utama yaitu acuan jadwal proyek (schedule baseline), dan berbagai pembaruan perencanaan dan dokumen proyek yang terkait.
Referensi : Buku Advanced and Effective Project Management
Untuk melihat daftar artikel ⇒ Table of Content, dan konsultasi Project Management ⇒ Konsultasi. Daftar karya ada pada ⇒ Innovation Gallery, dan daftar riset pada ⇒ Research Gallery