Cara Menentukan Durasi Optimum Pelaksanaan Proyek

Pertanyaan ini menjadi pertanyaan kunci dalam rangka melakukan smart project efficiency dengan mengatur speed pelaksanaan proyek sehingga dihasilkan durasi yang optimum. Tidak ada referensi yang terkait mengenai cara menentukan durasi optimum. Namun berdasarkan pengalaman, penulis mencoba untuk memberikan beberapa cara.

 

Pada tulisan sebelumnya telah dibahas sebelumnya mengenai hubungan percepatan waktu dengan biaya (klik disini) bahwa durasi optimum adalah durasi dimana terjadi biaya pelaksanaan proyek yang paling efisien. Adanya durasi optimum tersebut telah memberikan petunjuk baik kepada owner maupun kontraktor dalam menentukan durasi pelaksanaan proyek.

Sayangnya sangat minim terdapat literatur yang menjelaskan cara menentukan durasi optimum selain grafik tersebut. Pada kenyataannya, memang cukup sulit untuk merumuskan titik optimum tersebut karena begitu banyaknya faktor yang harus dihitung dan disimulasikan. Berdasarkan pengalaman selama bekerja di dunia konstruksi, penulis mengusulkan cara yang diuraikan pada rincian berikut ini:

  • Menentukan rencana biaya indirect cost yang dibuat secara bulanan.
  • Menentukan durasi pelaksanaan proyek dengan asumsi-asumsi segala kondisi adalah normal tanpa tindakan percepatan yang menaikkan biaya sama sekali termasuk dengan mengasumsikan bahwa terjadi penurunan produktifitas karena masalah cuaca atau alam. Ini akan menjadi titik low-cost plan duration point.
  • Menentukan direct cost berdasarkan durasi pelaksanaan di atas.
  • Menentukan jalur kritis proyek. Sehingga didapat beberapa item pekerjaan yang menjadi item critical terhadap waktu pelaksanaan proyek.
  • Menentukan tindakan yang dapat dilakukan pada item kritis tersebut untuk melakukan percepatan waktu dalam satuan bulan. Pada dasarnya akan terdapat beberapa cara yang mungkin dapat mempercepat waktu pelaksanaan hingga satu bulan berdasarkan item yang kritis tersebut. Tiap cara dapat berupa satu item pekerjaan dan dapat pula terdiri atas beberapa item pekerjaan.
  • Melakukan perhitungan tambahan biaya percepatan proyek selama sebulan pada tiap cara tersebut. Biaya yang diambil adalah biaya yang paling rendah.
  • Setelah menentukan cara percepatan selama sebulan yang paling murah, maka dilakukan kembali analisis CPM (Critical Path Method) untuk menentukan jalur kritis baru yang berubah ketika dilakukan percepatan pada item pekerjaan yang terpilih sebagai cara terbaik tadi.
  • Selanjutnya dilakukan ulang identifikasi beberapa cara yang dapat mempercepat pelaksanaan proyek satu bulan lagi dengan metode seperti pada langkah percepatan sebulan sebelumnya.
  • Langkah tersebut dilakukan terus hingga pada akhirnya berhenti pada suatu kondisi percepatan maksimum yang mungkin berdasarkan kondisi yang ada.
  • Biaya percepatan satu bulan pertama, kedua, dan seterusnya dibuat secara akumulasi.
  • Lalu dibuat tabel akumulasi biaya direct cost dan indirect cost untuk mendapatkan durasi optimum suatu pelaksanaan proyek.

 

Grafik hubungan antara waktu dan biaya pelaksanaan proyek

Diakui memang tidak gampang untuk melakukan ini karena membutuhkan analisa yang cukup rumit pada simulasi yang terbentuk. Analisis ini mutlak membutuhkan suatu master schedule yang akurat sehingga akan terbentuk critical path yang benar.

Sekarang apa benefitnya secara biaya? Jika mengacu grafik pada posting sebelumnya, nilai efisiensi maksimum yang mungkin didapat adalah sekitar 17,5%. Jelas grafik tersebut tidak dapat digeneralisir. Kita tahu bahwa proyek itu unik sedemikian tidak akan pernah sama. Grafik tersebut hanyalah berlaku untuk suatu proyek. Grafik akan sangat bervariasi karena akan sangat tergantung pada:

  • Perbandingan direct cost dan indirect cost
  • Jenis proyek yang dikerjakan
  • Lokasi proyek
  • Kemampuan tim proyek
  • Ketersediaan resources dalam tindakan percepatan
  • Ketersediaan cara yang mungkin untuk dilakukan percepatan

Namun dengan membuat analisa titik durasi optimum tersebut akan didapat benefit yang berupa smart project efficiency. Semoga tulisan ini dapat membantu pelaku konstruksi dalam menentukan durasi pelaksanaan proyek yang paling efisien secara biaya.

 

(Untuk berdiskusi dan konsultasi terkait permasalahan Project Management yang sedang dihadapi, silahkan klik – Konsultasi. Untuk melihat lengkap seluruh judul posting, silahkan klik – Table of Content.)
Did you like this? Share it:
This entry was posted in Manajemen Biaya, Manajemen Waktu, Riset, Inovasi & Teknologi and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>