Mega Proyek The Large Hadron Collider yang Berisiko Kiamat

Manusia tidak akan pernah kehilangan dahaga haus akan rasa ingin tahu dan ilmu pengetahuan. Saking ingin membuktikan dan mengetahui hal lain terkait dengan proses penciptaan alam semesta, dibuatlah mega proyek The Large Hedron Collider yang super besar dan rumit. Risiko terburuk proyek ini menjadikan ketakutan penduduk dunia yaitu kiamat. Proyek ini  sering disebut pula proyek membuat mesin waktu. Proyek yang super gila.

 

Apa itu Large Hadron Collider?

The Large Hadron Collider (LHC) adalah cincin “Akselerator Partikel” dan “Atom-Smasher” dengan ukuran sangat besar. LHC memiliki keliling 27 km pada kedalaman 175 meter di bawah tanah. Cincin itu terdiri dari 9300 kumparan magnet superkonduktif yg dirangkai seperti sosis dan didinginkan dengan sekitar 96 ton helium cair.

LHC adalah proyek pembangunan sebuah mesin super raksasa, super rumit, dan tentu super mahal. Proyek ini membutuhkan waktu 40 tahun dan mulai dibangun pada tahun 1971. LHC selesai terpasang pada akhir 2008 dan Warming Up generatornya akan dilakukan pada pertengahan 2009. Reaktor LHC akan beroperasi penuh paling lambat tahun 2012 sesuai dengan rencana semula. (lihat web site CERN www.public.web.cern.ch/public)

Mesin ini juga disebut sebagai kulkas super raksasa dan oven super raksasa, karena dalam pengoperasiannya nanti akan didinginkan sampai – 271 derajat Celcius menggunakan helium cair dan setelah tabrakan partikel nantinya akan menghasilkan panas sampai 100.000 derajat celcius.

Lokasi proyek LHC berada di perbatasan Perancis dan Swiss. LHC dibuat oleh para ilmuwan jenius di CERN yang dirancang untuk memecahkan partikel yang diharapkan dapat menjawab beberapa pertanyaan dalam fisika kuantum.

CERN adalah organisasi penelitian nuklir Eropa yang bermarkas di Jenewa yang didirikan pada tahun 1954. Saat ini organisasi ini mempekerjakan hampir 8.000 ilmuwan jenius (separo dari jumlah ilmuan pratikel seluruh dunia) yang mewakili 580 universitas yang berasal dari 80 negara. CERN juga adalah institusi yang menemukan internet pertama kali pada tahun 1989. Institusi ini membuat teknologi www (world wide web) yang ditemukan oleh salah satu anggota CERN yaitu Tim Berners-Lee. CERN memiliki laboratorium penelitian partikel yang terbesar di dunia.

Mega proyek ini dibangun dengan anggaran Rp. 53,3 Trilliun atau lebih dari separo dari biaya yang dibutuhkan untuk membuat proyek Jembatan Selat Sunda. Referensi lain menyebutkan biaya yang dibutuhkan totalnya adalah $ 9 Milliar. Beberapa negara yang terlibat memiliki kontribusi dalam hal pendanaan pembuatan proyek dan termasuk biaya operasionalnya.

 

Cara Kerja LHC (bisa menjadi mesin waktu?)

LHC terdiri dari dua pipa cahaya yg berdekatan dimana masing-masing pipa berisi sekelompok proton yg “berlari” mengilingi cincin utama secara berlawanan arah. Setiap kelompok proton tersebut didorong” oleh mesin LHC sehingga bisa mengandung energi sebesar 7 Trilyun Volt (7 TeV) atau setara kereta super cepat yang bergerak dengan kecepatan penuh. Kecepatan proton tadi hampir menyamai kecepatan cahaya. Idenya adalah untuk mengfokuskan energi besar ini ke dalam ruang sekecil mungkin.

Pada 4 titik tertentu 2 pipa tersebut akan bersilangan satu sama lain sehingga 2 kelompok proton tadi akan saling bertabrakan dg total energi sebesar 14 TeV dan menghasilkan 600 juta partikel per detik. Pada titik-titik tabrakan tersebut dipasang detektor-detektor raksasa yg akan mencatat semua serpihan partikel super kecil yg dihasilkan pada setiap tabrakan. Ukuran konstruksi salah satu dari detektor tersebut dapat digunakan untuk membangun satu Menara Eiffel.

Dua proton yang ditembakkan meniru kondisi “Big Bang” dari “plasma kosmik”. Plasma kosmik adalah keadaan hampir cair yg masih merupakan misteri, yang terbentuk sebelum partikel-partikel itu dingin agar terbentuk atom bersama-sama. LHC akan memaksa partikel-partikel ini lepas dari ikatannya, menjadi substansi dari zat yang terurai – untuk menciptakan “plasma kosmik” yang asli, dan merekonstruksi kondisi Big Bang.

Menurut penelitian yg dipublikasikan oleh Irina Arefieva dan Igor Volovich,”Dalam relativitas umum, waktu digambarkan dalam kurva ruang-waktu berawal dari masa lalu ke masa depan. Tetapi adakalanya kurva tersebut akan berpotongan, seperti kurva tertutup, yang diinterpretasikan sebagai sebuah mesin waktu – sekaligus memunculkan kemungkinan perjalanan waktu (time travel).
Majalah Discover mengutip ini: “Proses collision (tubrukan proton) di LHC dapat menyemburkan massa baru yang aneh, dimensi ruang tersembunyi yang membentang, bahkan menciptakan dimulainya lagi kelahiran kecil jagat raya. Dan sekarang, seperti yang kita lihat – mungkin sekaligus mesin lorong waktu.”

 

Tujuan Proyek LHC

Tujuan utama mega proyek LHC adalah untuk menjawab berbagai misteri terbesar dalam alam semesta, yaitu bagaimana alam semesta terbentuk lalu bagaimana dan mengapa alam semesta bisa berkembang seperti sekarang ini.

Dengan proyek ini bisa diketahui apa yg terjadi sepersejuta detik setelah big bang terjadi. Para ahli berharap akan bisa melihat partikel paling eksotis yaitu “Partikel Higg Boson” atau populer disebut “Partikel Tuhan”. Dengan beroperasinya hasil mega proyek ini, Para ilmuwan akan dapat meneliti langsung Hal-hal seperti Genesis Particle, Black Hole, Dark Matter, Higgs Bosson, Force Separator, Graviton Pulse, dan lain-lain.

Kronologis terjadinya alam semesta

Proyek LHC Picu Kiamat?
Eksperimen CERN ini ternyata tidak mendapat kata sepakat di kalangan ilmuwan. Menurut sebagian ilmuwan, jika lubang hitam mini tercipta dan terjadi sesuatu yang di luar perhitungan maka lubang hitam yang memiliki gaya gravitasi super kuat tersebut dapat membesar tanpa terkendali dan menelan apa saja yang berada di dekatnya termasuk bumi sehingga terjadi kiamat. Oleh karena itu di sejumlah negara di Amerika dan Eropa, beberapa ilmuwan telah mengajukan gugatan hukum agar CERN menghentikan usahanya untuk memecahkan partikel.
Kekhawatiran para ilmuwan AS itu ditepis pakar-pakar CERN. “Dunia tidak akan kiamat karena LHC,” tegas pimpinan proyek Lyn Evans. Pernyataan senada dipaparkan David Francis, fisikawan yang bertanggung jawab atas detektor partikel ATLAS pada proyek LHC. Dia hanya tersenyum saat ditanya apakah dirinya mengkhawatirkan black holes dan partikel mematikan yang disebut strangelet yang digambarkan para ilmuwan AS.


Seluruh catatan yang menyebutkan LHC mungkin saja akan menghasilkan “Medium-sized Bang” atau mini blackhole yang tidak bisa dikendalikan, dibantah oleh ilmuwan-ilmuwan CERN: mereka meyakinkan kita bahwa “meski blackholes bisa diciptakan, hal ini masih terlalu kecil dan terlalu cepat jika dikatakan akan menghasilkan tenaga gravitasi yang kuat”. “Kita bahkan tidak tahu apa yang akan terjadi” ujar fisikawan Perancis, Yves Schutz. “Kita sekarang berada dalam domain energi yang tak seorangpun pernah menyentuhnya.”

Pendapat mengenai risiko di atas terlihat masih belum ada kesepatan. Kita tentu saja dapat menilai kelayakan mega proyek LHC dengan berbasiskan pemahaman kita mengenai manajemen risiko. Menilai risiko suatu proyek dimulai dengan menilai frekuensi kejadian dan dampak atas terjadinya risiko.

Frekuensi kejadian dapat didekatkan dengan probabilitas terjadinya risiko. Kita ketahui bahwa proyek memiliki tingkat kompleksitas. Sedangkan ukuran tingkat kompleksitas diantaranya adalah ukuran proyek, banyaknya item pekerjaan, banyaknya orang yang terlibat, tingkat hubungan organisasi, teknologi, dan beberapa yang lain. Pada proyek LHC, jelas memiliki tingkat kompleksitas yang sangat tinggi. Ini ditunjukkan dengan ukuran proyek yang besar , jumlah orang yang terlibat sangat banyak, jumlah item pekerjaan luar biasa banyak, hubungan antar bagian organisasi juga dipastikan memiliki kerumitan yang tinggi dan teknologi yang digunakan dapat dikatakan sangat rumit. Wajar jika dikatakan sebagai proyek paling rumit. Terlebih disebutkan bahwa peneliti pun belum dapat memastikan kejadian yang terjadi setelah proton ditabrakkan dengan kondisi di atas. Kompleksitas dan tingginya uncertainty membuat probabilitas terjadinya risiko cukup tinggi.

Sekarang mari kita tinjau mengenai dampaknya. Ada tulisan yang mengatakan bahwa dampak terbesar dari kegagalan proyek ini adalah munculnya black hole yang kecil namun memiliki gaya gravitasi yang luar biasa sehingga mampu menarik materi sekitarnya termasuk bumi. Ini yang dikhawatirkan akan menimbulkan kiamat seperti yang telah dijelaskan di atas. Dampak ini tentu merupakan dampak risiko yang terbesar. Adapun dampak kecilnya adalah terbentuknya lubang di area tersebut akibat ledakan reaktor. Ini juga bisa dikatakan dampak yang sangat luar biasa.

Berdasarkan penilaian secara kasar mengenai probabilitas dan dampak proyek tersebut,  hasil penilaian risiko bisa dipastikan very-very high. Wajar kiranya sebagian ilmuwan menghendaki agar proyek tersebut dihentikan. Argumentasi mereka sangat mungkin berorientasi pada dampak yang mengerikan bagi seluruh kehidupan di bumi.

(dari beberapa referensi dan tulisan mengenai Mega proyek LHC)

 

(Untuk berdiskusi dan konsultasi terkait permasalahan Project Management yang sedang dihadapi, silahkan klik – Konsultasi. Untuk melihat lengkap seluruh judul posting, silahkan klik – Table of Content.)
Did you like this? Share it:
This entry was posted in International, Manajemen Risiko and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

104 Responses to Mega Proyek The Large Hadron Collider yang Berisiko Kiamat

  1. Ghufran Mahfuzh says:

    Aan sebelumnya udah sempat baca tentang ini juga bang, sesuatu hal yang memang masih sangat debatable, karena berbagai aspek yang melingkupinya..
    Dan karena hal ini juga, yang jadi inspirasi seorang Dan Brown (novelis, pengarang The Da Vinci Code) dalam mengarang Angels and Demons, hingga akhirnya, karyanya tersebut difilmkan dan jadi salah satu blockbuster di Hollywood..
    Tetapi disamping kesemua aspek yang membuat proyek ini besar (dan juga tentunya membuat seru untuk disimak) terdapat sesuatu hal yang pasti untuk semuanya, untuk mencapai tujuan yang besar pasti terdapat resiko dan pengorbanan yang besar pula. Dan proyek LHC yang ditujukan untuk hal yang besar ini, semoga tidak menyimpang sehingga dapat benar2 menyepahamkan antara Keilmuan (science) dan Keagamaan (spiritual)..semoga…

  2. Muktiddoank says:

    Ni orang skarang gila amat —
    ngabisin duit aja ntar kalo gagal meleduk lagi
    mau bunuh orang om/?

  3. prabuanom says:

    Itulah manusia, sifat keserakahanya selalu ingin tau, karena sejarah iblis minta apapun dikabulkan, dan rahasia apapun yang Adam punya pengen tau, Iblis juga ingin menjadi tuhan, ingin membuat surga, ingin segalanya. tpi tuhan selalu mengabulkannya. tuhan berkata apapun yang kau minta aku kasih tp ingat pasti ada resikonya.

    • Putra says:

      Bukannya saya sok tau, bukannya saya sok pintar..
      Tapi engga tegaan aja klo kita asal bicara lalu tergelincir kepada hal yg kita kadang2 sendiri tidak sadar bahwa ucapan tersebut menbawa kepada dampak yg besar..

      Tapiii..sejak kapan iblis mau jadi tuhan, membuat surga, ingin segala, lalu Allah lantas mengabulkannya begitu saja, kemudian berkata bahwa segala sesuatu ada resikonya?
      Maaf, bukannya membela iblis..tapi, seperti yg anda bilang, segala sesuatu ada resikonya, apalagi ini menyangkut Tuhan..apa tidak akan bahaya jika kita memperlakukan Tuhan sekehendak kita saja?

      Semoga kita semua selalu berada dibawah lindungan dan rahmat dariNya..
      Aamiin..

  4. moses says:

    manusia ingin menyamai Tuhan sampai sampai mereka menghabiskan uang membuat alat seperti ini

  5. little gambler says:

    gila klo dah meledup udah deh bakal nyesel tingkat dewa -_-

  6. oky says:

    sebuah langkah yang bagus,
    karena memang segala sesuatu beresiko.
    contoh dulu pencipta pesawat terbang,
    memang resiko akan jatuh tapi klo ga diterusin,
    sampai sekarang ga ada yang namanya pesawat terbang.

    cuma memang seharusnya jangan dibuat skala sebesar itu,
    dibuat prototipe dulu dalam skala yang lebih kecil dulu.

    • urantian says:

      ga cukup bro,

      kalo bisa dilakukan sekala kecil juga pasti dari dulu sudah dilakukan, ngapain buat segitu gede, justru butuh energy dan pendingin yg besar utk menciptakan black hole itu..

      sebenarnya ini experiment terlalu dini waktunya, atau belum waktunya untuk melakukan experiment seperti ini.. manusia itu kan ga sabar..

      seharusnya yg di experimentkan itu adalah tempat tinggal manusia dulu, entah di bulan atau di planet lain, kalau sudah teruji maka experiment LHC ini kan bisa dilakukan disana (dibulan atau di planet lain) sehingga ga ngorbanin BUMI yg diciptakan TUHAN..

      • kim says:

        mohon maaf ya…
        menurut anda bulan dan jagat raya beserta seisinya bukan ciptaan tuhan.
        sebaiknya manusia itu berlomba-lomba berbuat kebaikan bukan kerusakan

        • budisuanda says:

          Konteks tulisan ini tidak membahas keyakinan seperti yang ditanyakan. Tulisan ini adalah suatu informasi mengenai ilmuan yang berusaha menemukan Tuhan. Saya sendiri berharap mereka akan menemukan Tuhan setelahnya. Karena saya berkeyakinan, mereka justru akan menemukan itu. Semoga kita dapat menarik hikmah atau manfaat dari hasil penelitian mereka. Hanya saja, eksperimen mereka terlalu berisiko.

        • Andre says:

          Anda pasti salah mengerti, mungkin kesalahan anda adalah dari membaca “partikel Tuhan”. Partikel ini dinamakan demikian karena adalah partikel paling dasar dari setiap partikel yg ada dan diyakini adalah pembentuk dari partikel itu sendiri. Partikel ini diyakini yg membentuk alam semesta kita karena itu dinamakan begitu.

  7. Ghora says:

    suruh bikin seekor laler/lalat hidup aja belum bisa apalagi mau cari partikel tuhan

    kita tunggu saja buktinya, semoga dari proyek ini bisa menemukan manfaat baru yg berguna untuk dunia sains

  8. Devina says:

    TeV (triliyun elektron volt) dan TV (triliyun volt) itu sama atau beda?

  9. arya says:

    (secara ilmiah) begini, tabrakan partikel yang terjadi akan membuat panas 100.000 derajat celcius.
    pipanya terbuat dari apa ? besi lapis 100km ? manusia dan roket terbaik pun akan hancur bila ke matahari yang panasnya hanya 6000 derajat celcius, lha, kalo yang ini 100.000 derajat celcius, coba pikir sebentar. proyek itu bisa menjadi BOM TANPA PERANG (setara ribuan bom atom).

    (secara agama) orang bodoh dan ilmuan sok jenius (banyak dosanya) ingin mengetahui rahasia TUHAN dengan membuat proyek gila itu. bayangkan, sekarang adalah akhir jaman (semoga saja tidak) yang membuat manusia yang sudah ingin mengetahui segalanya atau serakah. proyek tersebut akan membuat sebuah ruang tersembunyi yang akan membuat jagad raya kecil, serakah dan rakus bukan ?

    intinya, ilmuan serakah tersebut ingin menghancurkan dunia.

    • doni says:

      pipanya ya dinding beton, itu yang ditakutkan para ilmuwan yang kontra ketika kecepatan partikel mencapai titik optimal suhu mencapai 100.000 derajat celcius proses tumbukan partikel sudah tidak dapat dikontrol lagi akan terjadi efek domino, dari black hole mini ini akan terjadi runtuhnya dinding pada tahap awal kemudian disusul runtuhnya tanah sekitarnya kemudian menyebar runtuhnya material yang berlanjut dengan hancurnya permukaan bumi

    • zeno says:

      kan di tulis kasih pendingin bro yg dinginnya hingga – 271 derajat Celcius

  10. adi says:

    pengetahuan ilmuan Mega Proyek The Large Hadron Collider mersa kaya tuhan aja bisa memperdiksikan apa aja sama ilmu nya yang padahal berasal dari tuhan

  11. Naufal says:

    Dasar orang-orang eropa tolol, mereka sudah rasis dan rakus pula. dasar kulit putih dungu

  12. jovan says:

    jadi apakah mereka para ilmuwan sudah melakukan percobaan menabrakan partikel dengan LHC itu??

  13. Ghafar says:

    “Kekhawatiran para ilmuwan AS itu ditepis pakar-pakar CERN. “Dunia tidak akan kiamat karena LHC,” tegas pimpinan proyek Lyn Evans. Pernyataan senada dipaparkan David Francis, fisikawan yang bertanggung jawab atas detektor partikel ATLAS pada proyek LHC…..”

    “Kita bahkan tidak tahu apa yang akan terjadi” ujar fisikawan Perancis, Yves Schutz…..”

    Kalau Nasi sudah menjadi bubur, apa yang bisa mereka perbuat??

  14. Kiki says:

    ilmuwan tuh pada serakah! Apalagi orang barat! Buat 1 ayat seperti Al-Qur’an pun gak bisa!

  15. iwan si bodoh says:

    karena ‘minjem’ istilah “partikel Tuhan”, kok jadi banyak yg sewot.
    pedahal istilah doang, bener2 samasekali nggak mau nyamain Tuhan.

    IMHO, penelitian kan bukan berarti menyembah setan, kenapa dibilang serakah? kenapa dibilang dungu? bukankah Tuhan telah menyuruh manusia untuk menuntut ilmu?
    ~sudahkah Anda paham isi kitab suci Anda sendiri sebelum mencela orang lain?

    ~ High risk, pasti hasilnya juga excellent dong kalau berhasil.
    Misalnya jika nantinya bisa menghasilkan energi super besar dan jauh lebih aman dari nuklir, maka negara ini akan aman dari kewajiban ekspor minyak, tanah negeri ini nggak lagi bolong2 karena penggalian batubara untuk ekspor, karena orang luar udah gak butuh bbm dan batubara kita.

    • meiosei says:

      ane paling setuju ama komen nya mas iwan,
      partikel tuhan hanyalah nama yg dibuat oleh media,
      higs bosson berperan setelah trjadi bigbang, dg kata lain tidak berperan sebgai peniada tuhan, kalau emng berperan sebagai peniada tuhan harusnya bahasanya adalah pra big bang.

      .sumpek amet gw klw liat komentnya kaum awam dan apokaliptis ky diatas,

    • sariez sakti says:

      efek terburuk mungkin kita kembali ke jaman batu.
      seperti yang dikatakan Albert Einstein ” aku tidak tahu senjata apa yang digunakan dalam perang dunia ke III, tapi perang dunia ke IV akan mengunakan tongkat pentungan dan batu.”

    • zeno says:

      ini comment yang paling yahud Bro…

    • azan ananda says:

      bner bngat bro…
      sbnernya klo diungkapinmah, bnyak kerja jngan bnyak omong…. hsil karya kita tuh dah smpe mna…??? gliran orang brkarya pda ngomen…
      cba dong sbgai manusa yg dkasih akal kita harus “positif thingking”… dan gnakan konsep “ambillah yg baik dan tngglkan yg buruk” supaya kita jadi bangsa yg sukses dan maju…..

    • Tegarargo says:

      setuju, manusia itu emang pengen tau terusssssssss. termasuk higgs-boson. kalo efeknya kayak black holenya star trek, sepadan ga ama sebuah partikel aja?

  16. hanief says:

    hidup tu penuh resiko. buat apa hidup tnpa resiko. ane dukung nih proyek. lagian apa ruginya buat kita? kalo pun kita mati itu dah takdir. kalo berhasil kita juga bakal ngrasain. ada pepatah cobalah maka kmu akan tau.

    • xander says:

      maaf bos.. salh bsar klo anda bilang kyk itu.. gmna wktu adam dan hawa yang ingin mencobA buah makanan yang dilarang oleh Tuhan … disitulah dia mendapat hukuman dan ganjaran dari maha kuasa…

      • Ajinanda says:

        sekarang ane tanya
        kalo nabi adam dan hawa gak makan buah yang di larang tuhan
        emang ente sekarang ada di bumi??
        bahkan mungkin ente gak bakalan ada..

  17. Abaz says:

    Istilah partikel tuhan di berikan karna ilmuwan yg menganut ideologi “atheis”lah yg pertama kali mengemukakan bahwa “materi
    pertama yang terbentuk di ruang
    angkasa tidak memiliki berat di
    awal pembentukan alam semesta.
    Namun,seiring bertambahnya
    waktu,materi semakin besar
    massanya” yg notabene dia “peter higgs” adalah orang komunis “tak percaya adanya surga ataupun neraka apalagi tuhan”.mungkin salah satu tujuan mega proyek ini adalah untuk menguatkan faham atheisnya bahwa alam terbentuk memang karna proses ilmiah,bukan karna kuasa tuhan.mungkin dengan sukses’y mega proyek ini,banyak orang berasumsi bahwa masuk akal faham yg di anut peter higgs sehingga bayak orang yg fanatik dan ikut dengan ideologi gila itu karna kurang’y kefahaman agama.”NAUDUBILLAHIMINDHALIK” tpi allah lah yg lbih tau..

    • agus says:

      Setuju banget sama bang iwan,ilmu pengetahuan itu penting banget, agar kelak kalo bumi ini sudah penuh kita dapat memindahkan anak cucu kita ke planet yang lebih mendukung dari pada bumi,good luck selamat!

  18. tsaqifur says:

    sbaik nya kita mem perbyk amal & ibadah ja dan jngn lpa do’a agar proyek tsb sukses tanpa suatu hlangn apapun dan ber gna bgi semuanya…………………………………………………

    per tnya’an saya knpa gx buat nya dngn skala kecil aja misal 2×2 mtr
    knapa hars pke proyek gde2an yg bahaya getow sampek ngorbanin cipta’an 2 tuhan

  19. j_dragon says:

    Bagus artikelnya (y)

  20. misbahul arif says:

    dulu orang mungkin menganggap mustahil manusia bisa ke bulan.kenyataanya memang terjadi.

    • omey says:

      orang le bulan …. bulan itu bercahaya hingga bisa menerangi malam di bumi .. yang gw yakin suhu di bulan itu sangat panas .. pasti lah manusia tak mungkin sampai ke bulan …. apa hanya dengan poto dan cerita orang-orang pembohong kita bisa percaya…

  21. Shiddiq says:

    asslm.
    Emang bener, Allah nyuruh kita cri ilmu, sampai ada kata “cri lh ilmu sampai ke negeri cina & liang lahat”
    benerkan ?
    jadi aq ngedukung nih dgn proyek tersebut ! ! !
    lgi pula klo proyeknya gagal, di bumi akan trjadi bencana gara2 proyek tsbt
    ngga pa*, kn kita di takdir kn utk ke surga/neraka :)
    klo pun brhasil, itu malah baguz. Kn ada juga penemuan baru skaligus memecahkan misteri yg ada

    good job ! !

  22. andi says:

    itulah beda orang indonesia sama orang luar. orang indonesia sering sangkut pautkan ilmu pengetahuan dengan agama, ya ngga bisalah. itu pasti akan bertolak belakang..
    tugas manusia cuma berusaha menemukan apa yang terbaik bagi kepentingan dunia, baik tidaknya biar Tuhan yang menilai, kan ngga mungkin juga Tuhan mau lepas tangan biarin dunia ciptaannya hancur tanpa seizinnya..
    itulah, sebabnya negara ini ngga pernah bisa maju, dan mungkin ngga akan pernah maju, kalo pola pikir masyarakatnya ya ky gini, yang mengutamakan fanatisme tinggi terhadap agama,

    • imam says:

      ente salah bro, sciences itu selalu mendukung teori yg sudah ada dalam agama, misalkan ayat Al-quran.. gak ada yg bertolak belakang, yg ada cuma waktu yg belum bisa menjawab, artinya peneliti belum menemukan kebenarannya…

  23. gehel says:

    rahasia tuhan gk mungkin bisa diungkap oleh manusia
    tpi kalo tuk kemajuan teknologi manusia sudah diberikan kapastias oleh tuhan tpi jgn melebihi kekuatan tuhan hasilnya bumi dihancurkan oleh manusia itu sendiri

  24. joe says:

    Salah satu cara untuk menentukan sesuatu yang pasti dan tidak dapat di ragukan ialah dengan melihat seberapa jauh hal itu bisa diragukan. Ini ilmu pengetahuan so sah2 aj, selagi manusia mampu berfikir sejauh itu agama juga mengajarlan tidak ada batas seseorng untuk menuntut ilmu, bktinya mereka mampu, pling klu gak mampu berhenti sendiri. So biarin aja lah, dunia juga uda skenario tuhan kok.

  25. joe says:

    Rahasia tuhan mutlak punya tuhan. Manusia masih mampu memikirkan brti masih punya ruang, toh klu gak mampu pling gila sendiri, sebagai penikmat ilmu, ikuti aj perkembangannya, buang yg jelek ambil yang bener, kadang banyak yang memalaskan pikirannya, otak kok d batasi berfikir, d kembangkan donk, jngan di kotak2an. Pntes aj gak maju2, sekarang pikirin coba’ bngun mesjid d bulan, biar bisa azan di sana trz d dengar seluruh dunia, gila kan? Tpi ap itu mungkin? Mungkin aj kn? Kok masih medium u pikiran kita? Kpan baru high, tetengga sebelah bnyak masuk rumah tangga kota gra2 penelitiannya, mah sekarang kita berbuta ria dengan apa yg tlah ada, malu gak? Itu lndasan ilmu pengetahuan.

    • budisuanda says:

      Sebenarnya, berfikir ilmiah adalah penting. Toh dituntut utk mencari ilmu sejauh mungkin dan siapa tahu hasil penelitian tsb justru membuktikan ttg suatu kebenaran. Tapi harusnya tanpa melakukan sesuatu yg berisiko besar.

  26. ajun says:

    manusia di ciptakan dengan keterbatasan akal, dan yang coba mereka(kita) buktikan ini adalah salah satu contoh “something beyond human mind” mereka(kita) emang ngga salah kalo pengen tau banyak hal. tapi yang ini, manusia mencoba untuk mengukur ‘something infinite’ dengan kemampuan yang terbatas. seperti mencoba memindahkan semua air laut kedalam sebuah bak mandi.

    • budisuanda says:

      Di sisi lain, bukankah kita ditugaskan untuk menuntut ilmu hingga ke negeri Cina? Menurut saya, kita harus positif thinking. Menemukan ilmu adalah hal yang positif.

  27. gerry says:

    bagus nih artikel nya.. saya sangat mendukung untuk proyek LHC ini.. nantinya mungkin bisa diterapkan di kehidupan sehari hari untuk sesuatu yang berguna.

    ga masalah dunia akan kiamat atau tidak, yang menentukan semua nya hanyalah TUHAN.

    maju terus ! :D

  28. longor says:

    yaa.. intinya kalo ni proyek sukses, berarti makin yg harus dipelajarin dibuku fisika dan kimia.

    makin tebel tuh buku fisika dan kimia -_-” aduhh..

  29. amir zein says:

    Resiko adanya LHC (Large Hadron Collider) tentu sudah dikaji mengenai dampak keberadaannya oleh pengagas penciptaan LHC. Namun, pola Managemen Resikonya harus memiliki manhaj yang jelas tersebar kesemua penjuru negara yang ada didunia ini.

  30. doni nugraha says:

    Semoga berhasil
    Amiiin

  31. vi says:

    klo berhasil, pasti ada resikonya! klo gagal, siapa yg akan bertanggung jawab atas musnahnya alam semesta??!! menuntut ilmu sih menuntut ilmu…. tapi apa iya dengan merusak ciptaanNYA dan dengan resiko terbesar pula!!?? liat tuh Lapindo yang baru bolong segitu aja udah makan banyak korban jiwa…….
    ckckck….masih pada banyak dosa aja pada belagu berani ambil resiko kematian..
    dan jika setelah mati mereka melihat adanya neraka di depan mata mereka,, mo kabur ke mana lo???!!!!!

    • budisuanda says:

      Risiko punya elemen impact dan probability. Sedangkan penanganan / manajemen risiko memiliki variable risk response. Impact seperti disebutkan bisa berdampak kiamat. Namun ini baru perkiraan. Sedangkan probability dinilai sangat kecil. Ilmuwan pasti telah berusaha untuk memperkecil dampak maupun probability terjadinya kiamat atas hal ini sebagai bagian dari risk response. Tentu saja telah ada telaah yang sangat mendalam sedemikian banyak negara mendukung program ini yang berarti telah banyak pihak ahli yang telah menilai atau melakukan assesment yang dalam mengenai risiko ini. Harapan kita adalah telaah itu benar-benar serius sehingga kekhawatiran kita tidak terjadi.
      Disisi lain, manfaat atas riset ini adalah ditemukannya partikel Tuhan atau higgs boson (partikel subatomik) pada 3-4 Juli 2012 yang menambal bolongnya model standart fisika partikel. Temuan tersebut juga menyebutkan akan terjadi kiamat milyaran tahun kemudian. Sejumlah ilmuwan akhirnya menyebutnya menjadi God Particle. Hal ini menunjukkan semakin manusia mencari tahu, maka semakin manusia dihadapkan pada kenyataan bahwa Tuhan itu ada walaupun penemu partikel tersebut adalah seorang Atheis.
      Lapindo rasanya tidak cocok menjadi contoh lain dalam kasus ini.

    • zeno says:

      klo kalian menghubung2xkan dengan TUHAN ya Kun Fayakun lah berarti segala resiko buruk atau baik.. memang sudah di tentukan olehNYA…jadi klo menurut saya ya TUHAN sudah menuntun para ilmuan itu kearah sana ..

      klo bukan TUHAN siapa lagi yg menuntun mereka…? <– ada yg bisa jawab ga

      jadi intinya menurut saya segala sesuatunya memang sudah kehendak TUHAN

    • azan ananda says:

      sebenernya mudah2 aja… rang kiamat dah da ciri2nya, khususnya yg 10….
      klo lapindo tu terjadi akibat kecerobohan….
      yg pnting kita terapkan standar usaha kita untuk pencegahan yg maksimal, adapun klo gagal Allah ga kan menyalahkan kita, karna kita hanya dsruh berusaha, adapun hasilnya Allah yg menentukan…
      besar resiko semakin besar pula hasilnya, tentunya kita pun psati kan merasakannya… dan jngan pernah berpikir tuk gagal, karna pmikiran berasal dari hati yg menandakan itu suatu sangkaan, sedangkan Allah berada pada sangkaan hambanya, jd klo kta slalu berpikaran gagal, insya Allah kan gagal, tp yg hrus kita lakukan adalah ” berkeyakinan dan mendukung suksesnya proyek tersebut” spaya kita trut merasakan manfaatnya…

      “”peperiheun mantuan hanteu……”"

  32. iky says:

    tuhan aja ngebolehin kita buat nyari tau tentang alam dan ciptaannya kok. selagi kita mampu yah di kerjain. mereka bikin seperti itu pasti miki, mereka pasti lebih pintar dari pada kita, kalo urusan kiamat ato apalah itu,, masa alat yang di buat sama manusia bisa bikin kiamat? kalo tuhan bilang mau kiamat yah kiamat aja. kalo misalnya hal buruk terjadi, itu namanya resiko. #justopinion
    ya namanya juga manusia, ngga akan ada puasnya, pasti punya rasa penasaran. apa salah kalo penasaran apa alam semesta?? kalo mencoba buat mecahinnya kenapa engga? toh kalo berhasil efeknya pasti bakal bagus banget

  33. cindy says:

    menurut saya ilmuwan ini bukannya menciptakan alat yang canggih tapi malah menghancurkan bumi dengan cepat. mereka harusnya memikirkan dampak dari LHC . apakah para ilmuwan mampu melahirkan bumi yang utuh seperti sebelumnya jika seandainya proyek LHC gagl dan menghabiskan jutaan ribu umat manusia. Resiko memang pasti ada. Tapi resiko menghancurkan bumi dan membunuh umat itu bukan lagi resiko tapi kesalahan jalan pikir. Allah tidak memerintah kan umatnya untuk menyamainya namun Allah hanya meminta belajar lah .

    • azan ananda says:

      klo gitu mh mba klo kmana2 jngan naek kendaraan, krna berakibat polusi…
      klo nyuci jngan pke sabun, krna menyebabkan limbah…
      jngan pngn pnya rumah, krna klo rmah kayu berarti merusak hutan… klo rmah tembok ngrusak gunung soalnya pasirnya di ambilin….

      lah Allah nyruh kita belajar mangnya tuk paan… guru ja nyruh belajar supaya kita praktekin, palagi Allah… cma praktek dsana bukan berarti nyamain Allah….

  34. firdaus says:

    Menjadi ilmuan tu memang harus mencoba eksperimen baru

    Tetapi jangan sampai mencoba eksperimen melampaui tuhan bisa berbahaya karna kta tidak tau apa yang akan trjadi

  35. thio says:

    pantaslah negara sebesar ini dengan hampir 250 juta penduduknya tidak pernah maju, pemikirannya banyak yg mentok :(

    • nik says:

      Betul banget..gak bisa maju..mentok semua..giliran ada yang mau maju di protes,pake acara rasis,agama dll..giliran berhasil menikmati juga..tuh gadget yg di pake buat ngetik komen hasil dr mana? Mobil,pesawat terbang,semua hasil kemajuan iptek dapat dr mana? Hasil nyangkol dr dalam tanah? No pain no gain..kalo mau kiamat ya kiamat..gak ya ngak..Semua udah di atur Sang Pencipta..kalo bodoh n malas sendirian aja..gak usah ngajak2 yang lain menunggu keajaiban turun dr langit..

  36. Cak Krist says:

    Apapun iman kita sebaiknya gak usah takut dgn Riset ini, apakah dgn suksesnya Proyek ini berarti eksistensi Tuhan menjadi kalah ? ini sekaligus membuktikan keimanan kita bahwa apakah Tuhan tetap segala2nya,….so gak usah takut, karena tujuan proyek ini juga untuk manusia, hal resiko sebaiknya kita sama2 berdoa agar resiko itu tdk terjadi dan agar para ilmuwan dibimbing oleh Tuhan, sebaliknya apabila nantinya jadi resiko besar mudah2an Tuhan menggagalkan rencana ini seperti menggagalkan menara babel.

  37. Jhefan says:

    Ada manusia yg bisa menghentikan smua ini. knapa mnusia hurus mlawan kkuatan Tuhan. yg tlah ciptkan qta..
    Tuhan sngat adil tpi knapa manusia qta slalu mlawan Dia. sdar dong jngan smpai Tuhan yg turun tangan dngen smua ini…

    • budisuanda says:

      Mungkin persepsi saja yang berbeda. Tapi tujuan semua ini adalah murni mengenai ilmu pengetahuan. Risiko kiamat semestinya merupakan the worst case yg belum tentu benar secara ilmu maupun keyakinan kita.

  38. Abid says:

    Buat bang Zeno…. Setelah tabrakan partikel, nantinya akan menghasilkan panas sampai 100.000 derajat celcius. Dengan pendingin yg cuma – 271 derajat Celcius. Jadi hitungannya gini 100.000 – 271 = 99.729 Celcius… ya apa masih kuat pipanya ya… Heheheheee….Baru salah satu kasus kita sudah tau bakal gagal mega proyek, belum lagi hal-hal yang oleh ilmuwannya sendiri bakal ada kejadian diluar perkiraan. Jadi sangat beresiko besar proyek ini, krn menyangkut nyawa orang banyak (yang tidak terlibat juga terkena dampaknya).
    Saya sepakat sama bang Arya. Intinya ilmuwan serakah tersebut ingin menghancurkan dunia. Sebaiknya dihentikan saja mega proyek ini.

  39. menul says:

    logika aja sih. tu kan maksudnya pngin nemuin ” partikel tuhan “. bisa buat apa aja dong. resiko besar, dampak besar. kalo ilmuwan itu bisa bikin persis SIKLUS HIDUP AYAM sprti yang kita tau skg ini, gak apa apa. jadi ilmuwan kudu bikin telur, ayam, telur lagi, ayam lagi.

    • budisuanda says:

      Fisikawan itu sebenarnya punya hipotesa yang jika terbukti maka akan sangat membantu perkembangan Iptek ke depan. Hipotesa dalam dunia ilmiah akan menjadi teori apabila melewati penelitian yang mampu membuktikan hipotesa itu benar. Partikel tuhan itu hanya suatu istilah. Namun temuan hasil penelitian ini akan membuktikan keberadaan tuhan bagi para ilmuwan. Dalam sudut pandang mereka, tuhan skrg dalam tataran keyakinan dan blm ada suatu penelitian yang mengkhususkan diri untuk menguji keberadaan Tuhan. Penelitian ini tanpa sengaja juga akhirnya membuktikan itu.
      Menurut saya, risiko kiamat masih debatable diantara kalangan ilmuwan sendiri. Sehingga probabilitasnya masih belum valid ataupun sangat kecil sekali. Kita tentu punya keyakinan bahwa kiamat tidak disebabkan oleh orang gila di dunia tapi karena kehendak Tuhan. Jadi sepanjang belum valid menyebabkan kiamat, kita tidak perlu berlebihan. Justru pengrusakan bumi akibat pemanasan global, jelas2 membuat bumi menuju ke arah kiamat walaupun butuh waktu lama.
      Saat ini kita memang bebas berpendapat, setuju atau tidak setuju. Itu memang hak kita dan tidak masalah orang dengan pendapatnya masing2.

  40. Candra says:

    Wah manteb , memang sy sudah banyak melihat artikel tentang LHC ini sangat menarik di bahas dari tahun 2008 saya banyak membaca artikel Inodnesia yg membahas mega proyek ini dan baru kali ini ada postingan yg komentatornya bergamam dan sampe tahun 2013, INi saya mulai komentar pertama di tahun 2014.

    Intinya, Proyek ini sebetulnya sama dengan Proyek2 penemuan yg lain seperti tv,telepon,lampu dll, bahkan masih inget dulu komputer pertama kalo g salah IBM sebesar Rumah tinggal.

    Dan mungkin Bila Proyek ini berhasil maka Time Macine ( mesin waktu) lah yg menjadi proyek selanjutnya. Tapi kembali lg semua adalah KuasaNya jadi selalu berdoa untuk yg terbaik bagi Proyek Tsb ..

    • budisuanda says:

      Betul, kita doakan saja para ilmuwan bekerja sebaiknya. Tuhan Maha Kuasa, kita tidak perlu takut. Harapan saya, dengan penelitian ini para Ilmuan dapat lebih dekat dengan Tuhan.

  41. Andre says:

    Semoga Sang Pencipta kita mensetujui proyek ini. Karena ini hanya proyek untuk mencari tahu. Mungkin dari sini manusia dapat membuat terobosan untuk membentuk sesuatu yg berguna.
    Yang saya tentang adalah proyek untuk membangkitkan yg sudah mati.

  42. anak tk says:

    Seyuju! @Budisuanda. . ….

  43. HJACKMAN 9O'S says:

    keren ini mesin waktunya tapi kalo bisa mesin waktunya jadi ke masa lalu atau masa depan apa bisa balik lagi kemasa asalanya lagi.
    kalo gagal jadi kiamat itu udah resiko demi sebuah pengetahuan haha…makin gila aja tapi keren.
    tapi kalo bisa ilmuan jangan buat mesin waktu aja tapi merubah manusia jadi super healing kayak wolverine….super speed….super strong…dan super lainnya.

  44. Best article…i like it

  45. chintya says:

    Pokonya saya doakan proyek ini dapat berhasil dan bermanfaat bagi kita. Selain kita akan mendapat banyak manfaat jika proyek ini berhasil , kita akan mendapat pengetahuan. Saya mendukung penelitian tersebut. Tetapi para peneliti harus lebih mempertimbangkan banyaknya resiko yang akan terjdi. Secara tidak langsung pun para peneliti tersebut berusaha meneliti keberadaan tuhan. Semua akan menjadi takdir tuhan. Tuhan pasti tahu apa yangbakan kita lakukan dan rencanakan. Maka jika nanti suatu saat teknelogi tersebut akan dibuktikan, pasti tuhan akan merencanakan dampaknya. Kita hanya perlu berusaha dan berdoa

  46. Pribadi says:

    Mungkin perlu digaris bawahi ya, bahwa “Partikel Tuhan” itu adalah sebuah istilah.
    Bukan untuk menunjukkan secara eksplisit bahwa itu benar-benar partikel Tuhan dalam eksistensiNya yang sebenarnya. Jujur, saya sangat tertarik dengan Mega Proyek LHC yang digagas oleh CERN ini. Saya sangat berharap proyek ini tidak berakibat seperti yang telah disebutkan di atas, yaitu kemungkinan terburuk – terciptanya blackhole dengan sifat yang tidak terkendali.

    Mungkin jika saya boleh berasumsi, tentang mesin waktu ini keberhasilannya walaupun 0,01 % itu masih tetap ada. Saya petikkan contoh, dulu apakah pernah orang-orang membayangkan bagaimana bola lampu itu bisa diciptakan? Ambil sudut pandang jika anda menjadi orang-orang yang belum mengerti konsep bola lampu sekarang ini, dan rasakan. Bagaimana? Apa terpikirkan? Tidak kan? Tapi setelah penemuan-penemuan tentang bola lampu, dan di eksekusi dengan baik oleh Thomas Alfa Edison pada tahun 1870-an dan diakhiri dengan penyempurnaannya pada tahun 1879, pemikiran-pemikiran yang dulunya tidak percaya / tidak sampai terpikir akan konsep bola lampu itu otomatis lenyap karena sudah dibuktikan dengan penemuan tersebut.

    Contoh lain. Bagaimana dengan pesawat terbang ? Ambil kembali sudut pandang tentang orang-orang dulu yang belum terpikirkan dapat mengambil sikap percaya pada konsep “kendaraan terbang”. Tapi kenyataannya, seiring dengan berjalannya waktu Wright bersaudara pada tahun 1903 telah membuktikan bahwa konsep tersebut dapat direalisasikan dengan pesawat yang mereka rancang dan berhasil. Akhirnya, seiring dengan perkembangan zaman, bentuk dan mesin pesawat terbang mulai disempurnakan. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara. Pada 1949, dibuatlah pesawat komersial. Pesawat ini ukurannya lebih besar daripada pesawat-pesawat sebelumnya.

    Saya harap bagi anda yang masih bersikukuh pada sifat skeptis, sudi kiranya untuk menggaris bawahi konsep-konsep yang awalnya tidak dipercaya dari contoh yang telah saya sebutkan di atas. Mari buka sedikit pikiran kita. Karena, itu merupakan poin krusialnya. Konsep tersebut sudah dibuktikan dan sekarang lihat, konsep itu telah berkembang menjadi sebuah hal yang biasa bagi masyarakat modern saat ini.

    Akhir kata, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan restu terhadap proyek ini jika memang proyek ini ditujukan semata-mata untuk kemajuan ilmu pengetahuan, bukan untuk tujuan yang tidak baik. Amiin.

  47. arief says:

    klo saya sih,meding diem & nunggu d coba mesin nya,toh kita kan cuma tau dari baca artikel mereka ,gk tau sedetail2 nya apa yg terjadi,kcuali kita pernah nyoba atau tau pasti resikonya& tau solusi nya,klo gk tw apa2 mending diem,nunggu hasilnya,

    kyak gini d debatkan gk bakal ada ujungnya,soalnya gk ada bukti yg kuat klo ni mesin bekerja atau bakal meledak

    ikut ngeramein ajj

  48. Pingback: Peneliti CERN menyetel Large Hadron Collider hingga 13 TeV collisions - BloggerSmart.net

  49. annonymous says:

    ada sebuah keraguan karena para ilmuwan itu sendiri mengatakan kalo “mreka sendiri pun tidak tahu apa yang akan terjadi….!!!!”
    WHAAAATTT!!! gile aja loe ndro…
    brarti mereka menyangkal kalo bumi akan kenapa2 akibat percobaan tsb tapi mereka pada saat yang sama jg bilang kalo mreka ga tau apa yang bakal terjadi…
    lalu kalo muncul blackhole?????
    biasanya semua percobaan2 ilmiah akan ada tindakan preventif yang dilakukan ketika akan melakukan percobaan dengan asumsi bila ada hal2 terburuk yang akan terjadi smua ada tindakan pencegahannya.
    nah kalo terjadi blackhole?? ada tindakan preventifnya ga?? GAK ADA!!!! karena mreka sendiri ga tau..
    dulu org buat pesawat terbang, masi bs preventif, pake parasut.
    bikin bohlam lampu pijar siap2 pemadam api..
    karena udah tau the worst scenario nya..
    yang bikin deg2 an, mreka sendiri ga tau the worst scenarionya apa.. jadi ga bs preventif.. tapi dengan PD mreka bilang tidak akan ada hal buruk seperti blackhole dll.. lagian kalopun mreka tau worst scenarionya blackhole.. emang blackhole bs d cegah… ?? kalo uda kejadian, pada nganga semua.. dan 5 detik kemudian semuanya sudah terlambat…
    *cuma sekadar sumbang kekuatiran… wkwkwkwkwk

  50. ardy says:

    perbedaan pndpat pmicu permusuhan

  51. rex says:

    nikmati aja dah hasilnya,toh apapun yg terjadi nantinya itu sudah takdir Tuhan….katanya percaya Tuhan,jd ya hrus prcya takdir…

  52. zulvafachrul says:

    Ya menurut saya proyek ini emg bagus buat di coba toh, kalo memang bisa terbukti sama secara ilmiah dan ketuhanan ya bagus (kalo berhasil), jika gagal dan dampaknya blackhole atau yg lebih besar yaitu kimat. Itu juga kan udh takdir rencana tuhan

  53. GTX 980Ti says:

    ya coba ja klo iseng iseng tpi klo gagal mengakibatkan bumi hancur/kiamat mungkin Tuhan akan murka :3

  54. pranata says:

    DARI SEMUA KOMENT UDA ADA YG BILANG GA BAHWA DI ALQURAN SUDAH TERTULIS?

  55. Genz Sebastian says:

    Great power, Great Responsibility.. Bgitu kata Uncle Ben

  56. foo says:

    Inilah Indonesia..suka mengumpat, komentar, sinis, tanpa mampu menghasilkan sesuatu

    Teknologi yg kita nikmati skr adalah hasil rasa ingin tahu orang” ‘gila’, “psikopat pengetahuan’, ‘keparat pengetahuan’

    ‘Orang cerdas’ justru hanya mampu menikmati karya” org tsb..ehh..menghina dulu lalu menikmati :D

    #gagalpaham

  57. digi says:

    Yah gak lama lagi, klo proyek ini berhasil ane salut. Tapi ane punya pandangan bahwa teknologi di ciptakan untuk memudahkan ( seharusnya ) tpi klo prakteknya byk pihak yg mencari keuntungan dri proyek ini ???
    klo proyek ini gagal, saya rasa tidak akan tercipta kiamat, namun akan ada konflik dan kekacauan yang melanda di dunia karena kekhawatiran dri gagalnya proyek ini. well saya tetap dukung namun saya tetap berharap, jika proyek ini benar” bermanfaat untuk umat manusia.

  58. Fandy says:

    Waduh ane baca 1 triliyun volt?? Itu kalo colok ke tv udh meledak kali tvnya!
    Apa lagi klo cas hp udh penuh kali batrenya/meledak!

  59. Hanya Tuhan yg tau kapan datangnya Kiamat,kalau Tuhan tidak menghendaki maka Kiamat tidak akan terjadi….

  60. Kurnia says:

    Protonnya udh bertabrakan dan gk terjadi apa-apa.
    Buat yang mau tau lebih lanjut tonton aja film dokumenternya judulnya “Particle fever”

  61. Albert says:

    kalo resiko nya dunia hancur, kok proyek ini dijalankan.
    mati kok iseng iseng.
    saya takut ini proyek sama dengan kejadian menara babel.
    Kisah Menara Babel yang melambangkan keangkuhan, kesombongan manusia, itu sudah disebut-sebut dalam Kitab Penciptaan, Kitab Suci Perjanjian Lama. Pembangunan menara itu diprakarsai oleh Nimrod, anak cucu Nabi Nuh di zaman Babilon kuno, jauh tahun sebelum zaman Nebuchadnezzar. Orangtua Nimrod adalah Cush, putra Ham.

    Bahkan, demikian menurut cerita, Kota Babilon dan Ninive juga mula pertama dibangun oleh Nimrod. “Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota, dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit. Marilah kita cari nama supaya kita jangan terserak ke seluruh Bumi,” demikian antara lain bunyi ajakan Nimrod kepada orang-orangnya, seperti yang ditulis dalam Kitab Penciptaan.

    Lambert Dolphin dalam The Tower of Babel and The Confusion of Languages berusaha mencari jawaban mengapa mereka membangun menara seperti itu. Untuk apa menara itu dibangun? Mencari kepuasan diri dan kemegahan diri. Itulah jawaban singkat Lambert Dolphin.

    Pembangunan sebuah kota, seperti yang dilakukan Nimrod ketika itu, melambangkan dambaan manusia untuk terus berkumpul. Mereka, ketika itu, takut tercerai-berai dan hidup di tempat yang belum mereka kenal berhadapan dengan bahaya. Karena itu, didirikanlah sebuah kota-Babilon dan Ninive-sebagai pusat kegiatan, sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan mereka.

    Akan tetapi, ketika mereka membangun menara dengan mengatakan, “Marilah kita cari nama, marilah memegahkan diri”, di saat itulah kemanusiaan manusia berkuasa. Menara dibangun untuk kebutuhan badan, jiwa, dan semangat. Bahkan, mereka ingin membangun menara yang mencapai langit. Kalau perlu dapat memanah Matahari dari puncak menara. Pendek kata, menara dibangun untuk pemuasan diri.

    Inilah, yang menurut kisah, yang menjadi penyebab turunnya hukuman dari Tuhan sehingga mereka tercerai-berai dan tidak bisa memahami bahasa mereka satu sama lain.

    Sindrom Menara Babel itu pula, yang menurut para sejarawan, merasuki Nebuchadnezzar II, yakni dengan membangun Taman Gantung dan Menara Babel di kompleks istananya. Ia membangun kompleks istana begitu megah, yang sekarang sisa-sisanya masih bisa dilihat, dan memerintah dengan tangan besi.

    Babilon di zaman Nebuchadnezzar II, yang memerintah pada tahun 605-562 SM, mencapai masa keemasan.
    dan disini lah awal bahasa terpecah belah.
    saran saya : Ingin tau boleh, tpi jangan melewati batas yang membuat Tuhan murka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>