Strategi Organisasi dan Proyek

Setiap organisasi baik yang bertujuan atas profit maupun yang tidak, memiliki tujuan yang spesifik dalam jangka panjang atau jangka menengah. Dalam mencapai tujuan tersebut diperlukan strategi organisasi (organizational strategy) yang dapat dihasilkan dari analisis dan pemikiran orangorang di dalamnya melalui berbagai kajian seperti analisis SWOT atau analisis lainnya.

Strategic plan adalah dokumen hasil perencanaan rencana strategis organisasi yang dilakukan oleh berbagai level dari suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang berisi bluepint atas sejumlah rencana atau program dan proyek yang harus dilakukan oleh organisasi. Gambar berikut menunjukkan level dan hubungan antar level strategi organisasi.

-

Dalam dunia bisnis saat ini dengan tingkat persaingan yang sangat ketat dan lingkungan yang dinamis, strategi adalah faktor kunci dari pencapaian keunggulan bersaing dan keberhasilan sebuah bisnis suatu perusahaan. Pemilihan strategi merupakan fokus utama dari top management. Proses implementasi strategi juga seringkali mengharuskan perusahaan untuk mengubah bisnisnya, mengakuisisi kompetensi baru, mengubah proses bisnis dan struktur organisasi yang semuanya memerlukan waktu yang tidak singkat yang disebut transformasi bisnis (business transformation).

Transformasi bisnis adalah seluruh proses perubahan yang diperlukan oleh suatu korporasi untuk memposisikan diri agar lebih baik dalam menyikapi dan menjawab tantangan-tantangan bisnis baru, lingkungan usaha yang berubah secara cepat maupun keinginan-keinginan baru yang muncul dari dalam perusahaan. Perubahan dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan terhadap pola pikir, pola pandang dan pola tindak perusahaan,strategi bisnis, budaya perusahaan maupun perilaku dan kemampuan organisasi.

Sebagai contoh adalah suatu perusahaan konstruksi bertujuan untuk meningkatkan laba hingga 100% dalam masa lima tahun sebagai rencana strategis organisasi untuk mencapai visi dan misi menjadi perusahaan konstruksi terkemuka. Hasil analisis SWOT disebutkan suatu grand strategy yaitu pengembangan usaha strategic yang diiringi dengan peningkatan efektifitas dan efisiensi usaha dengan SDM unggul yang terdiri atas 12 program dengan rincian yang dikelompokkan atas strategic initiative dan division goal sebagai berikut :

A. STRATEGIC INITIATIVE
1. Pembentukan anak perusahaan bidang energi dan infrastruktur untuk meningkatkan laba dan mengkonsolidasi berbagai investasi bidang energi dan infrastruktur.
2. Menjual unit usaha yang kurang menguntungkan dan berisiko tinggi.
3. Mendapatkan tambahan modal usaha yang murah dengan initial public offering (IPO) anak perusahaan di pasar modal.
4. Perubahan organisasi perusahaan menjadi berbasis spesialisasi untuk peningkatan efektifitas dan efisiensi usaha.
5. Pembentukan divisi SCM untuk efisiensi usaha.
6. Penerapan ERP untuk meningkatkan efisiensi usaha.
7. Pengembangan sistem manajemen inovasi untuk peningkatan daya saing.

B. DIVISION GOAL
1. Pengembangan anak perusahaan yang ada                                                                                 2. Program optimalisasi pemanfaatan lahan kompleks perkantoran.                                        3. Perubahan organisasi proyek yang lebih efektif untuk peningkatan kesuksesan proyek.
4. Peningkatan kompetensi SDM dengan berbagai program khusus.
5. Fokus pada proyek besar agar target laba dapat tercapai dengan sumber daya manusia yang ada.

-

 

 

Rangkaian tindakan atas strategi organisasi seperti pada Tabel 1.2 diatas, umumnya memiliki karakteristik sebagai proyek yaitu memiliki batasan waktu awal dan akhir, bersifat unik atau temporer, memiliki tujuan tertentu, dan tim yang relatif heterogen seperti yang telah dijelaskan. Berbagai program dan proyek seperti pada contoh di atas memerlukan pengelolaan yang khusus dan memadai. Hal ini tidak hanya karena jumlahnya yang cukup banyak sehingga menjadi kompleks, tapi juga karena keberhasilan program sangat penting bagi organisasi perusahaan.

Manajemen Program berfungsi sebagai kendaraan secara keseluruhan untuk upaya transformasi (Pellegrinelli, 2011). Sebuah program didefinisikan sebagai kelompok proyek terkait yang dikelola secara terkoordinasi untuk memperoleh manfaat. Sedangkan proyek dilaksanakan dengan tujuan memberikan output yang telah ditentukan. Program bertujuan untuk menciptakan nilai dengan memperkaya manajemen proyek dalam batasan tertentu (Lycett et al., 2004). Program biasanya memiliki visi strategis yang lebih rinci atas tujuan akhir yang diinginkan, tetapi tidak ada jalan yang jelas untuk sampai ke sana. Oleh karena itu, manajemen program diharapkan untuk menangani ketidakpastian pencapaian visi, sedangkan proyek bekerja untuk output yang telah didefinisikan dengan baik.

Did you like this? Share it:
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>