Pekerjaan Kritis Pada Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas

Tiap jenis dan karakteristik proyek, memiliki item kritis yang spesifik. Identifikasi item kritis tersebut sejak awal akan menjadikan pengelolaan proyek terhadap main objective akan semakin baik. Pada perusahaan konstruksi yang telah mengerjakan berbagai macam jenis dan karakteristik proyek, sebaiknya membuat data base mengenai item kritis ini agar dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mengerjakan proyek.

 

Item kritis dapat dilihat berdasarkan main objective proyek yaitu biaya, mutu, waktu, dan safety. Tulisan ini sebagai bagian dari usaha untuk menjalankan knowledge management agar menjadi referensi penting dalam pelaksanaan proyek yang sejenis. Tulisan ini adalah hasil evaluasi selama mengerjakan proyek pembangkit listrik tenaga mesin gas.

 

A. Jenis Proyek

Jenis proyek yang dikerjakan adalah proyek pembangkit listrik tenaga mesin gas dimana mesin gas berupa dual fuel yang dapat menggunakan gas dan juga HSD. Ini adalah termasuk jenis proyek yang tergolong baru di Indonesia.

 

B. Karakteristik Proyek

Karakteristik proyek dapat dibedakan atas beberapa aspek penting yaitu:

  • Lokasi proyek berada di Riau
  • Besaran proyek. Bisa dalam bentuk nilai kontrak ataupun kapasitas output yang dihasilkan. Adapun kapasitas output pada proyek ini adalah 110 MW.
  • Lingkup pekerjaan yang utama adalah pengadaan dan pemasangan mesin gas beserta auxiliary dan pekerjaan BOP, dan beberapa bangunan penunjang.
  • Jenis kontrak. Adapun jenis kontrak yang diperhatikan adalah bentuk kontrak EPC dan jenis kontrak lump sum.
  • Durasi pelaksanaan. Pekerjaan ini ditargetkan selesai dalam waktu 10 bulan. Ini termasuk sangat mepet.
  • Fungsi proyek termasuk sangat penting yaitu untuk mengatasi krisis listrik di Riau.

 

C.  Item Pekerjaan Kritis

Mengacu pada jenis dan karakteristik proyek pada bagian A dan B di atas serta berdasarkan evaluasi selama melaksanakan proyek, berikut ini adalah daftar item pekerjaan kritis pada proyek tersebut:

  1. Perencanaan / engineering gas engine + auxiliaries
  2. Perencanaan / engineering transformator dan bus duct
  3. Perencanaan / engineering pekerjaan sipil untuk bangunan utama
  4. Pengadaan dan pengiriman gas engine + auxiliaries
  5. Pengadaan dan pengiriman transformator dan bus duct
  6. Pengadaan dan pengiriman material utama dan peralatan pada pekerjaan sipil untuk bangunan utama
  7. Instalasi / konstruksi gas engine + auxiliaries
  8. Instalasi / konstruksi transformator dan bus duct
  9. Instalasi / konstruksi pekerjaan sipil untuk bangunan utama
  10. Commissioning transformator dan bus duct
  11. Commissioning gas engine + auxiliaries

Keseluruhan pekerjaan di atas adalah kritis terhadap pencapaian main objective proyek yaitu biaya, mutu, dan waktu.

 

(Untuk berdiskusi dan konsultasi terkait permasalahan Project Management yang sedang dihadapi, silahkan klik – Konsultasi. Untuk melihat lengkap seluruh judul posting, silahkan klik – Table of Content.)
Did you like this? Share it:
This entry was posted in Manajemen Kontraktor, Manajemen Proyek and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Pekerjaan Kritis Pada Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas

  1. Grace Melton says:

    Para pelaku proyek dengan gaya bebas tanpa mempertimbangkan aspek lain dalam mempersepsikan kata “fixed price” dan kalimat yang tertera pada definisi lump sum yaitu “segala risiko ditanggung oleh Penyedia Jasa”. Persepsi bebas mengenai “fixed price” diasumsikan bahwa harga tidak boleh diubah sama sekali walau apapun yang terjadi. Sedangkan untuk kalimat “segala risiko ditanggung oleh Penyedia Jasa” dipersepsikan liar bahwa segala risiko apapun itu termasuk terjadi perubahan atas permintaan Pemberi Tugas atau penyempurnaan design agar bangunan berfungsi lebih handal, menjadi tanggung jawab Penyedia Jasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>