Lemahnya kepemimpinan strategis adalah penyebab paling utama dari kebangkrutan kontraktor besar menurut sebuah studi mendalam oleh FMI Corporation.
- Penafsiran harga yang lemah atau catatan-catatan tentang pembiayaan pekerjaan terdahulu yang kurang tepat.
- Munculnya kejadian-kejadian yang tak terduga, misalnya terjadinya penangguhan pekerjaan, kenaikan upah dan harga yang tak terduga, keputusan pemilik proyek yang terlambat, dan perubahan desain.
- Manajemen proyek yang lemah, kemampuan manajer proyek yang kurang sesuai dan dukungan manajemen pusat yang tidak selaras dengan lapangan.
- Bencana alam, banyak kecelakaan tidak dilindungi oleh asuransi.
- Pemilik bangkrut
Penelitian yang dilakukan oleh FMI telah menemukan 200 faktor-faktor kegagalan kontraktor. Dimana faktor terbesarnya adalah lemahnya kepemimpinan strategis dalam mengelola proyek. Menurut FMI, mengelola dan memimpin secara efektif adalah kunci utama sekaligus masalah yang dihadapi oleh perusahaan konstruksi. Umumnya kegagalan kontraktor tidak disebabkan oleh satu faktor tunggal melainkan beberapa faktor yang saling berinteraksi atau terkait. Ada lima faktor utama yang menyebabkan kontraktor mengalami kegagalan yaitu:
- Lemahnya kepemimpinan strategis (76%)
- Ego yang berlebihan (62%)
- Perubahan yang terlalu banyak (90%)
- Rendahnya disiplin (45%)
- Kapitalisasi yang tidak memadai (58%)
Untuk melihat daftar artikel ⇒ Table of Content, dan konsultasi Project Management ⇒ Konsultasi. Daftar karya ada pada ⇒ Innovation Gallery, dan daftar riset pada ⇒ Research Gallery

Bedanya faktor yang atas dan yang bawah apa ya Pak? Thanks sebelumnya
Saling melengkapi pak krn dari 2 referensi.