{"id":7559,"date":"2021-11-27T16:23:49","date_gmt":"2021-11-27T16:23:49","guid":{"rendered":"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=7559"},"modified":"2021-11-27T16:23:49","modified_gmt":"2021-11-27T16:23:49","slug":"pengendalian-cashflow-bagi-kontraktor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=7559","title":{"rendered":"Pengendalian Cashflow Bagi Kontraktor"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-justify\">Merupakan kegiatan yang menilai kinerja <em>cash flow<\/em> proyek dengan memperhatikan status rekomendasi tindakan atas perubahan faktor usaha. Indikator yang digunakan kontraktor dalam pemantauan kinerja <em>cash flow<\/em> adalah menggunakan teknik analisis <em>cash flow<\/em> dengan rincian indikator sebagai berikut :<\/p>\n\n\n\n<ul><li><strong>CRTO<\/strong> \u2013 Merupakan indikator tingkat kelancaran pembayaran dari pemilik proyek. Terdiri atas :<\/li><li><strong>WIP 1<\/strong> &#8211; Merupakan indikator dalam bentuk nominal atas nilai pembayaran yang telah diakui namun belum dibayar karena belum jatuh tempo atau keterlambatan pencairan.<\/li><li><strong>WIP 2<\/strong> \u2013 Merupakan indikator kelancaran pembayaran piutang yang telah dikerjakan namun belum diakui karena masih dalam proses pengakuan, perbedaan pengakuan, pekerjaan tambah belum atau tidak diakui, dan lainnya.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Rumus CRTO adalah CRTO = (WIP 1 + WIP 2) x 365 \/ Jumlah penjualan s.d. disetahunkan.<\/p>\n\n\n\n<ul><li><strong>ARTO \u2013<\/strong> Merupakan indikator tingkat kelancaran pembayaran piutang dari pemilik proyek. Rumusnya adalah, ARTO = Jumlah piutang konstruksi x 365 \/ jumlah penjualan s.d. yang disetahunkan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul><li><strong>APTO \u2013<\/strong> Merupakan indikator tingkat kelancaran pembayaran ke pihak ketiga. Rumusnya adalah, APTO = Hutang usaha x 365 \/ BPP satu tahun.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Pemantauan kinerja <em>cash flow<\/em> harus mempertimbangkan informasi kinerja biaya. Hal ini karena kualitas <em>cash flow<\/em> kontraktor sangat terpengaruh atas kinerja biaya. Status rekomendasi tindakan atas perubahan faktor usaha akan membantu dalam menjelaskan hasil penilaian kinerja <em>cash flow<\/em>, sehingga membantu dalam merekomendasikan tindakan pengendalian <em>cash flow<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Contoh adalah suatu proyek fasilitas tambang batu bara. Hasil pemantauan faktor usaha menunjukkan penurunan harga batu bara yang tajam. Kondisi ini dikhawatirkan akan mempengaruhi kelancaran pembayaran Pemilik proyek. Sehingga direkomendasikan untuk meningkatkan kontrol atas termijn pembayaran selanjutnya. Jika terbukti bahwa pembayaran termijn terlambat, maka penyebab keterlambatan <em>termijn<\/em> dapat ditegakkan karena faktor penurunan harga batu bara. Sehingga memudahkan untuk rekomendasi tindakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Pengendalian <em>cash flow<\/em> merupakan kegiatan yang mengendalikan penyimpangan <em>cash flow<\/em> hasil penilaian data kinerja <em>cash flow<\/em> pada proses pemantauan <em>cash flow<\/em>. Tujuan pengendalian <em>cash flow<\/em> bagi kontraktor adalah memastikan realisasi keuntungan dan memastikan proyek selalu lancar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Pemantauan utama kinerja <em>cash flow<\/em> oleh kontraktor adalah pada indikator CRTO dan ARTO. Indikator APTO sebagai pendamping. Hal ini karena apabila <em>cash in<\/em> bagus, maka <em>cash out<\/em> akan bagus pula. Adapun penilaian kinerja <em>cash flow<\/em> dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Nilai CRTO yang ideal adalah 30 &#8211; 42 hari. Dimana 15 &#8211; 21 hari untuk proses pengukuran dan pengakuan progres, dan 15 &#8211; 21 hari untuk pembayaran progres.<\/li><li>Nilai CRTO = 45 &#8211; 60 hari masih dianggap wajar sepanjang telah disetujui dalam kontrak.<\/li><li>Nilai CRTO &gt; 60 hari adalah indikasi masalah kelancaran pembayaran.<\/li><li>Jika CRTO &gt; 60 hari dan ARTO 15 \u2013 21 hari, maka permasalahan ada pada WIP 2<\/li><li>Jika CRTO &gt; 60 hari dan ARTO &gt; 21 hari, maka permasalahan ada pada WIP 1 dan WIP 2.<\/li><li>Nilai APTO yang ideal adalah 30 \u2013 60 hari. Tergantung dengan nilai CRTO, namun nilai APTO yang rendah akan membuat rentabilitas proyek semakin baik karena harga produksi akan lebih rendah.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Tabel <\/strong>Contoh Ketentuan Ambang Batas Pengendalian <em>Cash Flow<\/em> Proyek Bagi Kontraktor<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>CRTO<\/strong><\/td><td><strong>ARTO<\/strong><\/td><td><strong>Indikasi<\/strong><\/td><td><strong>Rekomendasi Strategi Tindakan*<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><strong>&lt;45<\/strong><\/td><td><strong>15 \u2013 30<\/strong><\/td><td>Lancar<\/td><td>Tidak ada &nbsp;<\/td><\/tr><tr><td><strong>&lt;45<\/strong><\/td><td><strong>&gt;30<\/strong><\/td><td>Lancar \u2013 Pembayaran sering agak terlambat<\/td><td>Perbaikan prosedur penarikan termijn internalMengingatkan jadwal jatuh tempo dengan surat ke Pemilik proyek &nbsp;<\/td><\/tr><tr><td><strong>45 &#8211; 60<\/strong><\/td><td><strong>15 \u2013 30<\/strong><\/td><td>Kurang lancar \u2013 Pengakuan sering agak terlambat<\/td><td>Perbaikan prosedur penyiapan dokumen untuk pengakuan dengan <em>checklist<\/em>Perbaikan prosedur pengakuan dengan Pemilik proyek dengan target waktu yang jelas &nbsp;<\/td><\/tr><tr><td><strong>45 &#8211; 60<\/strong><\/td><td><strong>&gt;30<\/strong><\/td><td>Kurang lancar \u2013 Pembayaran sering agak terlambat<\/td><td>Perbaikan prosedur penarikan termijn internalMengingatkan jadwal jatuh tempo dengan surat ke Pemilik proyekKlaim bunga bank dan s<em>low down<\/em><em><\/em> <em>&nbsp;<\/em><\/td><\/tr><tr><td><strong><em>&gt;60<\/em><\/strong><\/td><td><strong>15 \u2013 30<\/strong><\/td><td>Tidak lancar \u2013 Pengakuan sering terlambat<\/td><td>Perbaikan prosedur penyiapan dokumen untuk pengakuan dengan <em>checklist<\/em>Menambah personil untuk penyiapan dokumen pengakuanPemenuhan segala persyaratan pengakuan sepanjang sesuai ketentuan kontrakMenambah personil untuk penyiapan dokumen pengakuanPerbaikan prosedur pengakuan dengan Pemilik proyek dengan target waktu yang jelas &nbsp;<\/td><\/tr><tr><td><strong><em>&gt;60<\/em><\/strong><\/td><td><strong>&gt;30<\/strong><\/td><td>Tidak lancar \u2013 Pembayaran sering terlambat<\/td><td>Negosiasi ulang prosedur dan jadwal pengakuan dengan Pemilik proyekPerbaikan prosedur pengakuan dengan Pemilik proyek dengan target waktu yang jelasPerbaikan prosedur penarikan termijn internalMengingatkan jadwal jatuh tempo dengan surat ke Pemilik proyekKlaim bunga bank dan s<em>low down<\/em><em><\/em>Negosiasi ulang <em>term of payment<\/em> dengan Pemilik proyekPenghentian pelaksanaan proyek (<em>termination by contractor<\/em>) &nbsp;<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>*) Jika <em>term of payment<\/em> pada kontrak menghasilkan CRTO\u00a0 45 hari (normal). Jika > 45 hari, maka strategi tindakan harus disesuaikan<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Referensi :\u00a0<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4045\"><strong>Buku Advanced and Effective Project Management<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><em>Untuk melihat daftar artikel \u21d2\u00a0<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=44\">Table of Content<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan konsultasi Project Management \u21d2\u00a0<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=3054\">Konsultasi<\/a><\/strong>.<\/em> <em>Daftar karya ada pada \u21d2\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4873\">Innovation Gallery<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan daftar riset pada \u21d2\u00a0<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4904\"><strong>Research Gallery<\/strong><\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Merupakan kegiatan yang menilai kinerja cash flow proyek dengan memperhatikan status rekomendasi tindakan atas perubahan faktor usaha. Indikator yang digunakan kontraktor dalam pemantauan kinerja cash flow adalah menggunakan teknik analisis cash flow dengan rincian indikator sebagai berikut : CRTO \u2013 Merupakan indikator tingkat kelancaran pembayaran dari pemilik proyek. Terdiri atas : WIP 1 &#8211; Merupakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7560,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_s2mail":"yes","spay_email":""},"categories":[50,143,194,190,12],"tags":[876,1325],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Control-Your-Cashflow.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7559"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7559"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7559\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7561,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7559\/revisions\/7561"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7560"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7559"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7559"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7559"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}