{"id":7415,"date":"2020-11-29T12:01:10","date_gmt":"2020-11-29T12:01:10","guid":{"rendered":"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=7415"},"modified":"2020-11-29T12:05:46","modified_gmt":"2020-11-29T12:05:46","slug":"hasil-proses-penentuan-anggaran-biaya-proyek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=7415","title":{"rendered":"Hasil Proses Penentuan Anggaran Biaya Proyek"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-justify\">Proses ini menghitung kebutuhan biaya total proyek dengan menjumlahkan semua biaya aktivitas atau paket pekerjaan yang akan menjadi acuan biaya pelaksanaan proyek. Proses ini disebut juga dengan proses pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB).Proses ini juga membagi biaya berdasarkan waktu pelaksanaan dalam bentuk <em>cashflow<\/em> dalam satuan waktu durasi proyek yang menghasilkan kebutuhan pendanaan proyek. Hasil dari proses ini adalah kebutuhan pendanaan proyek, acuan biaya dan pembaruan dokumen-dokumen proyek. Penjelasan kegunaan hasil-hasil proses ini adalah sebagai berikut :<\/p>\n\n\n\n<ol type=\"1\"><li>Kebutuhan pendanaan proyek yang berisi proyeksi pengeluaran dan antisipasi kewajiban akan digunakan pada proses pengendalian biaya.<\/li><li>Acuan biaya akan menjadi bagian dari proses membuat rencana manajemen proyek.<\/li><li>Hasil lain berupa pembaruan berbagai dokumen proyek untuk dikomunikasikan.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Proses penentuan anggaran biaya proyek berdasarkan standar PMBOK 5<sup>th<\/sup> <em>Edition<\/em> berupa dua dokumen penting proyek yaitu acuan biaya dan kebutuhan pendanaan proyek. Penjelasannya diberikan pada Tabel berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"718\" height=\"304\" src=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/image-88.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7416\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/image-88.png 718w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/image-88-300x127.png 300w\" sizes=\"(max-width: 718px) 100vw, 718px\" \/><figcaption>Hasil Proses Penentuan Anggaran Biaya Proyek<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Acuan biaya (<em>Cost baseline<\/em>) akan menjadi dasar biaya pelaksanaan dan proses pemantauan dan pengendalian biaya. Direkomendasikan disediakan dalam bentuk <em>executive summary<\/em>, rangkuman biaya tiap paket pekerjaan, dan rincian biaya tiap paket pekerjaan untuk akomodasi berbagai kebutuhan pemantauan dan pengendalian biaya. Penjelasan dalam bentuk grafis dapat dilihat kembali pada Gambar-gambar di bawah ini<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/image-89.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7417\" width=\"580\" height=\"309\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/image-89.png 473w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/image-89-300x160.png 300w\" sizes=\"(max-width: 580px) 100vw, 580px\" \/><figcaption>Gambar Komponen Anggaran Biaya Proyek (PMBOK 5th Edition)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Pada gambar di atas, estimasi biaya aktivitas untuk berbagai aktivitas proyek beserta cadangan kontingensinya diagregasikan menjadi biaya paket pekerjaan yang terkait. Estimasi biaya paket pekerjaan beserta cadangan kontingensinya dijumlahkan menjadi <em>control account<\/em>. Gabungan <em>control account<\/em> dalam satu proyek menjadi acuan biaya \/ <em>cost baseline<\/em> atau Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). RAP yang ditambahkan cadangan manajemen atau target keuntungan (bagi <em>Seller<\/em>) akan anggaran proyek atau Rencana Anggaran Biaya (RAB).<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/image-91.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7419\" width=\"579\" height=\"320\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/image-91.png 458w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/image-91-300x166.png 300w\" sizes=\"(max-width: 579px) 100vw, 579px\" \/><figcaption>Acuan Biaya, Pengeluaran, dan Persyaratan Pendanaan (PMBOK 5th Edition)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Kebutuhan pendanaan proyek merupakan hasil proses rekonsiliasi batas pendanaan. Kebutuhan pendanaan proyek dapat secara total proyek maupun secara periode tertentu dalam jadwal proyek yang diturunkan dari acuan biaya. Dana yang dikeluarkan secara bertahap setiap periode tertentu untuk mendanai proyek sesuai kebutuhan ditambah antisipasi kewajiban. Total kebutuhan pendanaan adalah total estimasi biaya proyek ditambah dengan cadangan manajemen.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Referensi :&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4045\"><strong>Buku Advanced and Effective Project Management<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><sub><em>Untuk melihat daftar artikel \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=44\">Table of Content<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan konsultasi Project Management \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=3054\">Konsultasi<\/a><\/strong>.<\/em> <em>Daftar karya ada pada \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4873\">Innovation Gallery<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan daftar riset pada \u21d2&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4904\"><strong>Research Gallery<\/strong><\/a><\/em><\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Proses ini menghitung kebutuhan biaya total proyek dengan menjumlahkan semua biaya aktivitas atau paket pekerjaan yang akan menjadi acuan biaya pelaksanaan proyek. Proses ini disebut juga dengan proses pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB).Proses ini juga membagi biaya berdasarkan waktu pelaksanaan dalam bentuk cashflow dalam satuan waktu durasi proyek yang menghasilkan kebutuhan pendanaan proyek. Hasil dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7420,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_s2mail":"yes","spay_email":""},"categories":[143,194,190,12],"tags":[5924,5925,5810,1371,5863,5896,5904],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Hasil-Proses-Penentuan-Anggaran-Biaya-Proyek.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7415"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7415"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7415\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7421,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7415\/revisions\/7421"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7420"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7415"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7415"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7415"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}