{"id":7171,"date":"2020-11-28T06:55:37","date_gmt":"2020-11-28T06:55:37","guid":{"rendered":"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=7171"},"modified":"2020-11-28T06:55:37","modified_gmt":"2020-11-28T06:55:37","slug":"dasar-dasar-proses-pembuatan-jadwal-proyek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=7171","title":{"rendered":"Dasar-dasar Proses Pembuatan Jadwal Proyek"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-justify\">Menurut PMBOK 5<sup>th<\/sup> <em>Edition<\/em>, proses ini adalah proses pembuatan model jadwal proyek dengan cara memasukkan data-data aktivitas jadwal, durasi, ketersediaan sumber daya, dan hubungan logis yang telah dianalisis ke dalam alat penjadwalan dimana telah didefinisikan tanggal-tanggal perencanaan jadwal ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Proses pembuatan jadwal pada dasarnya adalah proses yang memasukkan dan mengintegrasikan semua hasil proses perencanaan waktu terdahulu. Proses ini akan membentuk suatu model jadwal yang unik pada tiap proyek. Pemodelan jadwal akan diiterasi dan dioptimasi sebelum proses <em>approval<\/em> untuk memastikan efektifitas jadwal proyek menjadi <em>schedule baseline<\/em>. Adapun rincian dan alur proses pengembangan jadwal yang berdasarkan PMBOK 5<sup>th<\/sup> <em>Edition<\/em> dapat dilihat pada Tabel berikut :<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"580\" height=\"742\" src=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/image-7.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7172\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/image-7.png 580w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/image-7-235x300.png 235w\" sizes=\"(max-width: 580px) 100vw, 580px\" \/><figcaption>Standar Proses Pengembangan Jadwal<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Proses ini dilakukan berdasarkan metodologi rencana manajemen waktu dan menggunakan acuan proses yang ada dalam aset proses organisasi. Data dan informasi yang akan diproses berasal dari daftar aktivitas beserta atributnya, diagram jaringan jadwal proyek, faktor lingkungan perusahaan, kebutuhan sumber daya aktivitas, <em>resource breakdown structure<\/em> (RBS), estimasi durasi aktivitas, daftar risiko, pernyataan lingkup proyek, dan kalender sumber daya. Berdasarkan tabel di atas, terlihat diperlukan cukup banyak input \/ masukan terlebih dahulu dalam proses pengembangan jadwal proyek. Hal ini menunjukkan kompleksitas \/ tingkat kesulitan yang cukup tinggi dalam membuat jadwal proyek yang baik dan komprehensif agar mampu menjadi acuan pelaksanaan maupun pengendalian proyek dari aspek waktu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Terdapat cukup banyak alat dan teknik dalam pengembangan jadwal proyek. Diantaranya yang sering digunakan antara lain analisis jaringan jadwal, metode jalur kritis, teknik optimalisasi sumber daya, Leads and lags, percepatan jadwal, dan alat penjadwalan. Teknik \/ metode rantai kritis merupakan teknik yang relatif baru dan menjadi opsi.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses pembuatan jadwal proyek merupakan proses yang iteratif. Sering dilakukan <em>review<\/em> atau revisi atas estimasi durasi dan estimasi sumber daya. Proses ini direkomendasikan untuk diuraikan menjadi rangkaian kegiatan-kegiatan untuk memudahkan pemahaman dan implementasi proses ini. Penjelasan rinci tiap kegiatan dibahas khusus pada bagian lain subbab ini. Kegiatan-kegiatan tersebut adalah :<\/p>\n\n\n\n<ol type=\"1\"><li>Membuat model jadwal proyek.<\/li><li>Membuat jalur kritis (<em>critical path<\/em>).<\/li><li><em>Review<\/em> dan optimasi jadwal proyek.<\/li><li><em>Review<\/em> dan optimasi sumber daya.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Hasil utama proses ini adalah acuan jadwal, jadwal proyek, data jadwal, dan kalender proyek. Hasil lainnya adalah pembaruan rencana manajemen proyek dan pembaruan dokumen proyek. Penjelasan dan kegunaan hasil-hasil proses ini adalah sebagai berikut :<\/p>\n\n\n\n<ol type=\"1\"><li>Jadwal proyek digunakan untuk estimasi biaya, penentuan anggaran, dan perencanaan manajemen pengadaan.<\/li><li>Jadwal proyek, data jadwal dan kalender proyek akan digunakan sebagai dasar pengendalian jadwal.<\/li><li>Acuan jadwal dan pembaruan rencana manajemen proyek digunakan untuk pembuatan rencana manajemen proyek.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Referensi :\u00a0<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4045\"><strong>Buku Advanced and Effective Project Management<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><sub><em>Untuk melihat daftar artikel \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=44\">Table of Content<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan konsultasi Project Management \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=3054\">Konsultasi<\/a><\/strong>.<\/em> <em>Daftar karya ada pada \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4873\">Innovation Gallery<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan daftar riset pada \u21d2&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4904\"><strong>Research Gallery<\/strong><\/a><\/em><\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menurut PMBOK 5th Edition, proses ini adalah proses pembuatan model jadwal proyek dengan cara memasukkan data-data aktivitas jadwal, durasi, ketersediaan sumber daya, dan hubungan logis yang telah dianalisis ke dalam alat penjadwalan dimana telah didefinisikan tanggal-tanggal perencanaan jadwal ke dalamnya. Proses pembuatan jadwal pada dasarnya adalah proses yang memasukkan dan mengintegrasikan semua hasil proses perencanaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7173,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_s2mail":"yes","spay_email":""},"categories":[194,12,185,161],"tags":[5698,5693,5688,5692,5695,5689,1371,5674,5696,5691],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Schedule-Development.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7171"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7171"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7171\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7174,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7171\/revisions\/7174"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7173"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7171"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7171"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7171"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}