{"id":6085,"date":"2020-11-08T06:25:55","date_gmt":"2020-11-08T06:25:55","guid":{"rendered":"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=6085"},"modified":"2020-11-18T05:06:23","modified_gmt":"2020-11-18T05:06:23","slug":"rekomendasi-kegiatan-proses-membuat-wbs","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=6085","title":{"rendered":"Rekomendasi Kegiatan Proses Membuat WBS"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-justify\">Proses mendefinisikan lingkup direkomendasikan untuk dirinci menjadi beberapa kegiatan untuk memudahkan dalam pelaksanaannya. Adapun rekomendasi rincian kegiatan tersebut ditunjukkan pada Tabel di bawah ini :<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"620\" height=\"692\" src=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Rekomendasi-Kegiatan-Proses-Membuat-WBS.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-6087\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Rekomendasi-Kegiatan-Proses-Membuat-WBS.jpg 620w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Rekomendasi-Kegiatan-Proses-Membuat-WBS-269x300.jpg 269w\" sizes=\"(max-width: 620px) 100vw, 620px\" \/><figcaption>Rekomendasi Kegiatan-kegiatan Proses Membuat WBS<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adapun penjelasan kegiatan-kegiatan yang merupakan rincian proses membuat WBS adalah sebagai berikut :<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><strong>Mengumpulkan dan analisa data dan informasi &#8211; <\/strong>Kegiatan ini adalah kegiatan yang menganalisa semua data dan informasi yang diperlukan dalam membuat WBS yaitu rumusan pedoman membuat WBS, daftar faktor lingkungan yang berpengaruh, dokumentasi persyaratan, dan pernyataan lingkup proyek. Hasil kegiatan ini berupa suatu daftar pekerjaan proyek yang harus dikerjakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><strong>Mengidentifikasi <em>key processes<\/em> dan <em>key deliverables<\/em> <em>\u2013 <\/em><\/strong>Kegiatan ini dilakukan untuk memudahkan dalam proses membuat WBS. Setiap proyek terdiri atas proses dan atau hasil utama yang merupakan hasil analisa atas kumpulan persyaratan proyek. Proses dan hasil utama ini akan menjadi WBS level 2 dalam suatu WBS proyek. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><strong>Merinci <em>key processes<\/em> dan <em>key deliverables<\/em> <em>&#8211; <\/em><\/strong>Membuat WBS dilakukan dengan teknik dekomposisi atau pendapat ahli atas data dan informasi yang telah dibuat pada kegiatan sebelumnya. WBS dirinci pada tiap proses dan atau hasil utama yang telah diidentifikasi pada kegiatan sebelumnya. Merinci WBS dapat dengan tiga pendekatan yaitu pendekatan proses, pendekatan hasil atau produk, dan pendekatan gabungan (hybrid). Ketiga pendekatan tersebut akan tergantung dengan kondisi proyek yang ada. Dalam pembuatan WBS, jika pekerjaan tidak terlalu banyak, maka dapat menggunakan metode grafis. Sedangkan jika pekerjaan sangat banyak dan kompleks, maka dapat menggunakan metode tabel.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><strong>Melakukan <em>review<\/em> dan optimasi WBS<em> \u2013 <\/em><\/strong>Kegiatan ini adalah kegiatan yang me-<em>review<\/em> WBS atas aspek sistematika, kelengkapan, kejelasan (untuk menghindari ambiguitas), dan kehandalan untuk menjadi acuan, serta aspek lain yang diperlukan sesuai kondisi dan tuntutan proyek. WBS juga dioptimasi atas tingkat detil dan kompleksitasnya untuk tujuan pengelolaan waktu dan biaya yang memadai. Kegiatan ini dapat dilakukan oleh ahli.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><strong>Membuat WBS <em>Dictionary \u2013 <\/em><\/strong>Setelah WBS selesai dirinci, kegiatan selanjutnya adalah menambahkan atribut pada masing-masing WBS yang disebut sebagai WBS <em>Dictionary<\/em> dengan rincian seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Contoh dari WBS dan WBS <em>Dictionary<\/em> diberikan pada Tabel 7.28 berikut.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"620\" height=\"196\" src=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Contoh-WBS-dan-WBS-Dictionary.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-6088\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Contoh-WBS-dan-WBS-Dictionary.jpg 620w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Contoh-WBS-dan-WBS-Dictionary-300x95.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 620px) 100vw, 620px\" \/><figcaption>Contoh WBS dan WBS Dictionary<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Referensi :&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4045\"><strong>Buku Advanced and Effective Project Management<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><sub><em>Untuk melihat daftar artikel \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=44\">Table of Content<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan konsultasi Project Management \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=3054\">Konsultasi<\/a><\/strong>.<\/em> <em>Daftar karya ada pada \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4873\">Innovation Gallery<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan daftar riset pada \u21d2&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4904\"><strong>Research Gallery<\/strong><\/a><\/em><\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Proses mendefinisikan lingkup direkomendasikan untuk dirinci menjadi beberapa kegiatan untuk memudahkan dalam pelaksanaannya. Adapun rekomendasi rincian kegiatan tersebut ditunjukkan pada Tabel di bawah ini : Adapun penjelasan kegiatan-kegiatan yang merupakan rincian proses membuat WBS adalah sebagai berikut : Mengumpulkan dan analisa data dan informasi &#8211; Kegiatan ini adalah kegiatan yang menganalisa semua data dan informasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6090,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_s2mail":"yes","spay_email":""},"categories":[571,194,189,12,570],"tags":[5377,944,5379,5378,5375,874,895,945,5384,5376,5381,5383,926,892,5382,925],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/work-breakdown-structure-1.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6085"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6085"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6085\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6091,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6085\/revisions\/6091"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6085"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6085"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6085"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}