{"id":5871,"date":"2020-11-07T04:08:20","date_gmt":"2020-11-07T04:08:20","guid":{"rendered":"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=5871"},"modified":"2020-11-17T08:37:34","modified_gmt":"2020-11-17T08:37:34","slug":"rekomendasi-manajemen-stakeholder-pada-megaproject","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=5871","title":{"rendered":"Rekomendasi Manajemen Stakeholder Pada Megaproject"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-justify\"><em>Mega project<\/em> seringkali juga merupakan proyek internasional dimana melibatkan banyak <em>stakeholder<\/em> dari berbagai negara dan budaya. Mengelola <em>mega project<\/em> menjadi sangat kompleks atas banyaknya lingkup, besarnya ukuran proyek, rumitnya <em>interface<\/em> antar pekerjaan, tingginya tuntutan bisnis, banyaknya <em>stakeholder<\/em> dan mengelola perbedaan budaya <em>stakeholder<\/em> dari berbagai negara serta mengatasi tingginya konflik. Beberapa rekomendasi terkait pengelolaan <em>stakeholder<\/em> pada <em>megaproject<\/em> yang disarikan dari <em>Managing Stakeholders in Megaprojects<\/em> yang dibuat oleh <em>European Cooperation in Science and Technology<\/em> (April, 2015). Laporan tersebut berasal dari hasil diskusi atas pelaksanaan beberapa mega proyek yang menjadi obyek studi kasus, diantaranya :<\/p>\n\n\n\n<ul type=\"1\"><li><strong>Ingolstadt High Speed Railway, Jerman<\/strong> \u2013 Proyek pembangunan jalur kereta api sepanjang 171 km yang diselesaikan pada tahun 2006. Total biaya proyek ini adalah 3573 juta euro.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul><li><strong>Zagreb on the Sava River, Kroasia<\/strong> \u2013 Program multi fungsi atas regulasi, perlindungan dan utilisasi sungai Sava dari batas Slovenian ke kota Sisak. Total biaya diestimasi sebesar 1,4 milyar euro dengan masa pelaksanaan proyek selama 15 tahun.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul><li><strong>Torrevaldaliga Nord Power Plant, Italia<\/strong> \u2013 Merupakan proyek pembangkit listrik berbahan bakar batu bara termasuk membongkar pembangkit listrik lama dan membangun pembangkit listrik yang baru dengan teknologi batu bara bersih. Total biaya proyek ini sebesar 2 milyar euro.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul><li><strong>Seville Metro Line, Spanyol<\/strong> \u2013 Merupakan salah satu jaringan rel bawah tanah paling maju di dunia. Rencana biaya awal adalah 0,36 milyar euro dengan masa pelaksanaan tujuh tahun (1999 \u2013 2006). Namun karena beberapa masalah, biaya menjadi 0,658 milyar euro dan proyek dapat diselesaikan pada tahun 2009.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adapun rekomendasi-rekomendasi hasil diskusi pada ahli mengenai manajemen <em>stakeholder<\/em> pada ke-empat mega proyek tersebut diberikan dalam beberapa kelompok proses manajemen <em>stakeholder<\/em> berdasarkan PMBOK 5<sup>th<\/sup> <em>Edition<\/em> di bawah ini :<\/p>\n\n\n\n<p><strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">Strategi Terkait Identifikasi <em>Stakeholder<\/em><\/span><\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul><li>Melakukan identifikasi <em>stakeholder<\/em> pada keseluruhan proses dan melakukan <em>review.<\/em><\/li><li><em>Tools<\/em> yang dapat digunakan berupa analisis <em>stakeholder<\/em>, pendapat ahli, rapat menganalisis profil, rapat <em>workshop<\/em>, jaringan sosial, <em>web pages<\/em>, dan <em>newletter<\/em>.<\/li><li>Melakukan identifikasi <em>stakeholder<\/em>, memahami perbedaan relatif tingkat pengaruh pada proyek, menyeimbangkan permintaan, kebutuhan, dan ekspektasi, dan menganalisis dan mendokumentasikan informasi yang relevan terkait kepentingan, keterlibatan, saling ketergantungan, pengaruh, dan dampak potensial mereka pada kesuksesan proyek.<\/li><li><em>Project manager<\/em> perlu untuk menilai kemungkinan <em>stakeholder <\/em>untuk bertindak dan menyatakan kepentingan mereka pada keputusan proyek dan bagaimana mereka bereaksi pada situasi yang berbeda. Hal ini untuk merencanakan bagaimana mempengaruhi mereka untuk meningkatkan dukungan mereka dan mitigasi potensi dampak negatif. Harus dipastikan bahwa tim proyek berinteraksi secara profesional dan koperatif kepada para <em>stakeholder.<\/em><\/li><li><em>Stakeholder<\/em> harus dikelompokkan menjadi kelompok-kelompok yang merefleksikan lebih baik atas peran untuk dikelola secara efisien dan sistematis. Identifikasi kelompok formal relatif lebih mudah ketimbang kelompok informal. Kelompok informal mudah terjadi perubahan anggota dan dapat berupa koalisi <em>ad hoc<\/em> yang bersama bereaksi pada suatu kejadian.<\/li><li><em>Stakeholder<\/em> lokal dan regional biasanya fokus pada isu jangka panjang dan dapat berupa semua jenis yang tergantung pada kondisi lokal.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">Strategi Terkait Merencanakan Manajemen <em>Stakeholder<\/em><\/span><\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul><li>Menempatkan kepuasan <em>stakeholder<\/em> sebagai obyektif proyek.<\/li><li>Memperhatikan perbedaan budaya organisasi baik bagi <em>stakeholder<\/em> maupun organisasi manajemen proyek.<\/li><li>Mega proyek harus fokus dalam memberikan layanan yang variatif pada <em>stakeholder<\/em> dimana proyek harus dikelola untuk memberikan manfaat bagi semua <em>stakeholder<\/em>.<\/li><li><em>Project manager<\/em> harus bertindak untuk kepentingan <em>stakeholder<\/em> dan proyek.<\/li><li>Harus diperhatikan pengaruh <em>stakeholder<\/em> dalam menetapkan rencana manajemen risiko dan rencana manajemen pengadaan.<\/li><li>Dalam antisipasi reaksi orang pada proyek, tindakan proaktif dapat diambil untuk mendapatkan dukungan&nbsp; atau meminimalisasi dampak negatif. Keterlibatan manajemen <em>stakeholder<\/em> yang aktif akan menurunkan risiko atas pencapaian tujuan dan obyektif proyek.<\/li><li>Menetapkan rencana komunikasi yang membuat <em>stakeholder<\/em> memahami kondisi saat ini atas proyek yang berupa langkah yang diambil, prediksi biaya, jadwal, dan lingkup. Masukan dari <em>stakeholder<\/em> harus difasilitasi. Informasi dari <em>stakeholder<\/em> dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja proyek yang akan datang.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">Strategi Terkait Mengelola Keterlibatan <em>Stakeholder<\/em><\/span><\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul><li><em>Project manager<\/em> harus menggunakan keahlian interpersonal untuk mengelola ekspektasi <em>stakeholder.<\/em><\/li><li>Pada fase konstruksi, semua <em>stakeholder<\/em> terlibat, namun dengan cara yang berbeda. <em>Stakeholder<\/em> lokal dan regional dipertimbangkan dengan pengaruh dari aktivitas konstruksi pada rutinitas harian dan <em>life style<\/em>. Di sisi lain, <em>stakeholder<\/em> global mungkin berkepentingan memantau dan mengevaluasi dampak proyek terkait area khusus untuk memastikan dampak tidak lebih besar dari yang telah dipertimbangkan pada fase perencanaan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">Strategi Terkait Mengendalikan Keterlibatan <em>Stakeholder<\/em><\/span><\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul><li>Buat suatu catatan atas pelaksanaan yang baik untuk mempelajari dari proyek yang serupa yang tidak hanya pada tingkat perusahaan namun juga pada level sektor.<\/li><li>Buat daftar <em>stakeholder <\/em>dengan info tentang <em>stakeholder<\/em> yang telah teridentifikasi dan penilaiannya. Daftar ini harus dikonsultasikan dan diperbarui secara rutin atau saat ada perubahan <em>stakeholder<\/em>.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Berbagai strategi-strategi di atas, memiliki kesamaan atau kemiripan dengan rincian atas standar manajemen <em>stakeholder<\/em> proyek yang terdapat dalam PMBOK 5<sup>th<\/sup> <em>Edition<\/em>. Hal ini berarti standar manajemen <em>stakeholder <\/em>PMBOK 5<sup>th<\/sup> <em>Edition<\/em> aplikatif untuk diterapkan pada proyek skala besar.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Referensi :&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4045\"><strong>Buku Advanced and Effective Project Management<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><sub><em>Untuk melihat daftar artikel \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=44\">Table of Content<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan konsultasi Project Management \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=3054\">Konsultasi<\/a><\/strong>.<\/em> <em>Daftar karya ada pada \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4873\">Innovation Gallery<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan daftar riset pada \u21d2&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4904\"><strong>Research Gallery<\/strong><\/a><\/em><\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mega project seringkali juga merupakan proyek internasional dimana melibatkan banyak stakeholder dari berbagai negara dan budaya. Mengelola mega project menjadi sangat kompleks atas banyaknya lingkup, besarnya ukuran proyek, rumitnya interface antar pekerjaan, tingginya tuntutan bisnis, banyaknya stakeholder dan mengelola perbedaan budaya stakeholder dari berbagai negara serta mengatasi tingginya konflik. Beberapa rekomendasi terkait pengelolaan stakeholder pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5875,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_s2mail":"yes","spay_email":""},"categories":[113,50,110,571,194,12,562,570],"tags":[5179,5184,5182,5176,5174,914,5178,5181,849,5177,5183],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Mega-Project.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5871"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5871"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5871\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5874,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5871\/revisions\/5874"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5875"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5871"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5871"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5871"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}