{"id":5825,"date":"2020-11-06T09:23:15","date_gmt":"2020-11-06T09:23:15","guid":{"rendered":"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=5825"},"modified":"2020-11-16T23:19:21","modified_gmt":"2020-11-16T23:19:21","slug":"rekomendasi-kegiatan-proses-mengelola-keterlibatan-stakeholder","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=5825","title":{"rendered":"Rekomendasi Kegiatan Proses Mengelola Keterlibatan Stakeholder"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-justify\">Proses mengelola keterlibatan <em>stakeholder<\/em> direkomendasikan untuk dirinci menjadi beberapa kegiatan untuk memudahkan dalam pelaksanaannya. Adapun rekomendasi rincian kegiatan tersebut ditunjukkan pada Tabel di bawah ini :<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"632\" height=\"651\" src=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Rekomendasi-Kegiatan-Proses-Mengelola-Keterlibatan-Stakeholder.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5826\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Rekomendasi-Kegiatan-Proses-Mengelola-Keterlibatan-Stakeholder.jpg 632w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Rekomendasi-Kegiatan-Proses-Mengelola-Keterlibatan-Stakeholder-291x300.jpg 291w\" sizes=\"(max-width: 632px) 100vw, 632px\" \/><figcaption>Rekomendasi Kegiatan-kegiatan Proses Mengelola Keterlibatan Stakeholder<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<ol type=\"1\"><li>Melaksanakan strategi melibatkan <em>stakeholder<\/em>.<\/li><li>Melakukan komunikasi dan negosiasi.<\/li><li>Mengidentifikasi dan analisis <em>issue.<\/em><\/li><li>Menentukan rekomendasi pengembangan strategi.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adapun penjelasan kegiatan-kegiatan yang merupakan rincian proses merencanakan manajemen <em>stakeholder<\/em> adalah sebagai berikut :<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><strong>Melaksanakan strategi melibatkan <em>stakeholder \u2013 <\/em><\/strong>Merupakan kegiatan yang melaksanakan seluruh strategi yang telah direncanakan terkait mengelola keterlibatan <em>stakeholder<\/em>. Termasuk dalam kegiatan ini adalah identifikasi adanya isu dan potensi masalah atas pelaksanaan strategi tersebut serta melaksanakan rencana mitigasi risiko atas <em>stakeholder<\/em>. Sebagai contoh jika dalam rencana mitigasi risiko adalah harus membuat alat khusus penahan debu untuk menghindari komplain lingkungan, maka rencana ini harus dilakukan saat melakukan kegiatan ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><strong>Melakukan komunikasi dan negosiasi &#8211; <\/strong>Merupakan kegiatan untuk menyelesaikan isu dan potensi masalah yang muncul dari hasil kegiatan melaksanakan strategi melibatkan <em>stakeholder<\/em> yang dilakukan dengan cara berkomunikasi dan negosiasi dengan <em>stakeholder<\/em> terkait. Negosiasi dilakukan apabila terdapat perbedaan tujuan atas penyelesaian suatu isu atau potensi masalah. Keahlian negosiasi <em>project manager<\/em> sangat diperlukan dalam kegiatan ini. Penjelasan atas dasar-dasar teknik negosiasi dibahas pada artikel &#8220;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=1416\">Fitur Penting Strategi Negosiasi<\/a>&#8220;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><strong>Mengidentifikasi dan analisis isu \u2013 <\/strong>Merupakan kegiatan yang mengidentifikasi adanya isu penting terkait pengelolaan <em>stakeholder <\/em>pada <em>issue log<\/em> yang harus segera ditangani. Identifikasi dilanjutkan dengan analisis isu atas penyebab dan dampak yang mungkin dapat ditimbulkannya. Hasil kegiatan ini menjadi masukan atas kegiatan menentukan rekomendasi pengembangan strategi pengelolaan <em>stakeholder<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><strong>Menentukan rekomendasi pengembangan strategi \u2013 <\/strong>Merupakan kegiatan yang menentukan berbagai rekomendasi pengembangan strategi pengelolaan <em>stakeholder<\/em> yang telah ada berdasarkan hasil identifikasi dan analisis isu yang ada. Kegiatan ini akan menyempurnakan strategi-strategi pengelolaan <em>stakeholder<\/em> yang telah direncanakan sebelumnya agar lebih tepat dan sesuai dengan perkembangan hubungan dan komunikasi dengan <em>stakeholder<\/em>. Bentuk rekomendasi ini dapat berupa permintaan perubahan, pembaruan rencana manajemen proyek, dan pembaruan aset-aset proses organisasi.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Referensi :&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4045\"><strong>Buku Advanced and Effective Project Management<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><sub><em>Untuk melihat daftar artikel \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=44\">Table of Content<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan konsultasi Project Management \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=3054\">Konsultasi<\/a><\/strong>.<\/em> <em>Daftar karya ada pada \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4873\">Innovation Gallery<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan daftar riset pada \u21d2&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4904\"><strong>Research Gallery<\/strong><\/a><\/em><\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Proses mengelola keterlibatan stakeholder direkomendasikan untuk dirinci menjadi beberapa kegiatan untuk memudahkan dalam pelaksanaannya. Adapun rekomendasi rincian kegiatan tersebut ditunjukkan pada Tabel di bawah ini : Melaksanakan strategi melibatkan stakeholder. Melakukan komunikasi dan negosiasi. Mengidentifikasi dan analisis issue. Menentukan rekomendasi pengembangan strategi. Adapun penjelasan kegiatan-kegiatan yang merupakan rincian proses merencanakan manajemen stakeholder adalah sebagai berikut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5827,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_s2mail":"yes","spay_email":""},"categories":[110,571,12,562,570],"tags":[5141,5144,5143,5140,904,5148,905,5147,890,849,5149],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/stakeholder-engagement-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5825"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5825"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5825\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5828,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5825\/revisions\/5828"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5827"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5825"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5825"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5825"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}