{"id":4035,"date":"2016-12-13T14:53:41","date_gmt":"2016-12-13T14:53:41","guid":{"rendered":"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=4035"},"modified":"2020-11-15T17:01:32","modified_gmt":"2020-11-15T17:01:32","slug":"hubungan-strategi-organisasi-dengan-proyek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=4035","title":{"rendered":"Hubungan Strategi Organisasi Dengan Proyek"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Setiap organisasi baik yang bertujuan atas profit maupun yang tidak, memiliki tujuan yang spesifik dalam jangka panjang atau jangka menengah. Dalam mencapai tujuan tersebut diperlukan strategi organisasi (<\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">organizational strategy<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\">) yang dapat dihasilkan dari analisis dan pemikiran orang-orang di dalamnya melalui berbagai kajian seperti analisis SWOT atau analisis lainnya. Strategi organisasi ini memiliki hubungan dengan proyek.<!--more--><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pada dasarnya, manajemen stratejik terdiri atas tiga kelompok utama, yaitu <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">Strategic Planning<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\">, <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">Strategic Implementation<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\">, dan <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">Strategy Evaluation<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\">. Kelompok <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">strategic planning<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\"> akan melakukan beberapa aktifitas yang menghasilkan serangkaian strategi-strategi untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan. Hasil ini sering disebut sebagai <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">strategic plan<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"color: #000000;\">Strategic plan<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\"> adalah dokumen hasil perencanaan rencana strategis organisasi yang dilakukan oleh berbagai level dari suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang berisi <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">bluepint<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\"> atas sejumlah rencana atau program dan proyek yang harus dilakukan oleh organisasi. Terjadi banyak kasus, dimana penjabaran tujuan strategis dilakukan secara langsung taktik individu atau proyek menghasilkan suatu rangkaian rencana yang terputus dan acak, sehingga terlihat kacau. Untuk menghindari hal ini , organisasi yang sukses menciptakan rencana strategi terpadu yang merinci dan mencatat tingkat interim tujuan dan sasaran yang tujuan yang dilakukan secara <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">top-down.<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk melaksanakan strategi perusahaan, akan terbentuk suatu portofolio program dan proyek yang dikelompokkan atas <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">strategic innitiative <\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\">dan <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">division goal<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\">. Rencana yang bersifat stratejik dimasukkan ke dalam <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">strategic innitiative<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\">, sedangkan pada <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">division goal<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\"> berisi rencana-rencana tiap divisi dalam mendukung rencana stratejik organisasi. Portofolio ini harus dikelola dengan baik agar tujuan strategi dapat tercapai yang disebut dengan <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">portofolio management<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sebagai contoh adalah suatu perusahaan konstruksi bertujuan untuk meningkatkan laba hingga 100% dalam masa lima tahun sebagai rencana strategis organisasi untuk mencapai visi dan misi menjadi perusahaan konstruksi terkemuka. Hasil analisis SWOT disebutkan suatu <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">grand strategy<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\"> yaitu pengembangan usaha <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">strategic<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\"> yang diiringi dengan peningkatan efektifitas dan efisiensi usaha dengan SDM unggul yang terdiri atas 14 program dengan rincian yang dikelompokkan atas <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">strategic initiative<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\"> dan <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">division goal<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\"> sebagai berikut :<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em><span style=\"color: #000000;\">Strategic Initiatives<\/span><\/em><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"> :<\/span><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pembentukan anak perusahaan bidang energi dan infrastruktur untuk meningkatkan pertumbuhan laba.<\/span><\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Menjual unit usaha yang kurang menguntungkan dan berisiko tinggi.<\/span><\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Mendapatkan tambahan modal usaha yang murah dengan <\/span><em><span style=\"color: #000000; font-family: Palatino Linotype;\">initial public offering<\/span><\/em><span style=\"color: #000000;\"> (IPO) anak perusahaan di pasar modal.<\/span><\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Perubahan organisasi perusahaan menjadi berbasis spesialisasi untuk peningkatan efektifitas dan efisiensi usaha.<\/span><\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pembentukan Divisi SCM untuk efisiensi usaha.<\/span><\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Penerapan ERP untuk meningkatkan efisiensi usaha.<\/span><\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pengembangan sistem manajemen inovasi untuk peningkatan daya saing.<\/span><\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kerjasama kolaboratif dengan pihak-pihak yang strategis.<\/span><\/div>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em><span style=\"color: #000000;\">Division Goals<\/span><\/em><\/strong><strong><span style=\"color: #000000;\"> :<\/span><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pengembangan anak perusahaan yang ada.<\/span><\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Program optimalisasi pemanfaatan lahan kompleks perkantoran.<\/span><\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Perubahan organisasi proyek yang lebih efektif untuk peningkatan kesuksesan proyek.<\/span><\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Peningkatan kompetensi dan profesionalisme SDM dengan berbagai program khusus.<\/span><\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Peningkatan kapasitas SDM dengan rekruitmen professional.<\/span><\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Fokus pada proyek besar agar target laba dapat tercapai dengan sumber daya manusia yang ada.<\/span><\/div>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Tiap program di atas, dirinci menjadi berbagai taktik dalam bentuk program dan proyek. Tabel\u00a0di bawah\u00a0merupakan contoh proyek hasil rincian dari program dalam rangka menjalankan rencana strategi organisasi perusahaan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Tabel <\/span><\/strong> <span style=\"color: #000000;\">Contoh Rincian Proyek atas Rencana Strategis Organisasi<\/span><\/p>\n<table border=\"1\" width=\"789\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"249\"><strong>Program pembentukan anak usaha bidang energi<\/strong><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"270\"><strong>Program perubahan struktur organisasi perusahaan<\/strong><\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"270\"><strong>Program pengembangan sistem manajemen inovasi<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"249\">Riset kelayakan bisnis energi<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"270\">Survey kondisi struktur organisasi perusahaan eksisting<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"270\">Survey sistem manajemen inovasi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"249\">Kajian aspek legal dan perijinan\u00a0\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"270\">Riset strategi organisasi perusahaan\u00a0\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"270\">Riset pengembangan sistem manajemen inovasi perusahaan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"249\">Pembentukan organisasi anak perusahaan<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"270\">Riset pengembangan organisasi perusahaan<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"270\">Program pembuatan fasilitas integrasi ide secara <em><span style=\"color: #1f4e79; font-family: Palatino Linotype;\">online<\/span><\/em><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"249\">RUPS\u00a0\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"270\">Program implementasi perubahan organisasi<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"270\">Program uji coba sistem manajemen inovasi<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian tindakan atas strategi organisasi seperti pada Tabel di atas, umumnya memiliki karakteristik sebagai proyek yaitu memiliki batasan waktu awal dan akhir, bersifat unik atau temporer, memiliki tujuan tertentu, dan tim yang relatif heterogen seperti yang akan dijelaskan kemudian. Berbagai program dan proyek seperti pada contoh di atas memerlukan pengelolaan yang khusus dan memadai. Hal ini tidak hanya karena jumlahnya yang cukup banyak sehingga menjadi kompleks, tapi juga karena keberhasilan program dan proyek sangat penting bagi organisasi atau perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Manajemen Program berfungsi sebagai kendaraan secara keseluruhan untuk upaya transformasi (Pellegrinelli, 2011). Sebuah program didefinisikan sebagai kelompok proyek terkait yang dikelola secara terkoordinasi untuk memperoleh manfaat. Sedangkan proyek dilaksanakan dengan tujuan memberikan <em><span style=\"font-family: Palatino Linotype;\">output<\/span><\/em> yang telah ditentukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Manajemen program bertujuan untuk menciptakan nilai dengan memperkaya manajemen proyek dalam batasan tertentu (Lycett et al., 2004). Program biasanya memiliki visi strategis yang lebih rinci atas tujuan akhir yang diinginkan, tetapi tidak ada jalan yang jelas untuk sampai ke sana. Oleh karena itu, manajemen program diharapkan untuk dapat menangani ketidakpastian dalam pencapaian visi. Sedangkan proyek bekerja untuk <em><span style=\"font-family: Palatino Linotype;\">output<\/span><\/em> yang telah didefinisikan dengan baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n\n\n<p>Referensi :&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4045\"><strong>Buku Advanced and Effective Project Management<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><sub><em>Untuk melihat daftar artikel \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=44\">Table of Content<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan konsultasi Project Management \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=3054\">Konsultasi<\/a><\/strong>.<\/em> <em>Daftar karya ada pada \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4873\">Innovation Gallery<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan daftar riset pada \u21d2&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4904\"><strong>Research Gallery<\/strong><\/a><\/em><\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap organisasi baik yang bertujuan atas profit maupun yang tidak, memiliki tujuan yang spesifik dalam jangka panjang atau jangka menengah. Dalam mencapai tujuan tersebut diperlukan strategi organisasi (organizational strategy) yang dapat dihasilkan dari analisis dan pemikiran orang-orang di dalamnya melalui berbagai kajian seperti analisis SWOT atau analisis lainnya. Strategi organisasi ini memiliki hubungan dengan proyek.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_s2mail":"yes","spay_email":""},"categories":[12],"tags":[4478,3879,4476,727,4479,73,4477,711,3877],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4035"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4035"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4035\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6991,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4035\/revisions\/6991"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4035"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4035"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4035"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}