{"id":2775,"date":"2013-12-28T10:27:07","date_gmt":"2013-12-28T10:27:07","guid":{"rendered":"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=2775"},"modified":"2020-11-11T06:46:10","modified_gmt":"2020-11-11T06:46:10","slug":"new-knowledge-stakeholder-management","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=2775","title":{"rendered":"New Knowledge&#8230;Stakeholder Management !"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Stakeholder Management&#8230;Inilah judul knowledge baru yang menjadi perubahan signifikan pada PMBOK Edisi ke-5 terhadap edisi sebelumnya. Keberadaan knowledge baru ini dinilai tepat mengingat banyak permasalahan proyek akibat lemahnya pelaku proyek dalam mengelola stakeholder. Mari kita simak prinsip-prinsip Stakeholder Management dalam Edisi PMBOK yang terbaru tersebut.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Termasuk dalam project stakeholder management adalah proses-proses yang diperlukan untuk identifikasi orang, kelompok, atau organisasi yang dapat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh adanya proyek. Lalu menganalisis ekspektasi atau motivasi stakeholder dan dampaknya ke proyek, serta mengembangkan strategi pengelolaan yang sesuai untuk mengikutsertakan stakeholder dalam keputusan proyek dan pelaksanaannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Stakeholder management fokus pada komunikasi yang menerus dengan stakeholder untuk memahami harapannya, tertuju pada isu yang dialami mereka, mengelola konflik kepentingan yang terjadi, dan mengembangkan keterlibatan stakeholder dalam keputusan proyek dan aktifitasnya. Kepuasan stakeholder haruslah menjadi salah satu objective utama proyek yang utama yang harus dikelola.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terdapat empat proses dalam stakeholder management, yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li>Identifikasi Stakeholder (Initiating)<\/li>\n<li>Perencanaan Pengelolaan Stakeholder (Planning)<\/li>\n<li>Pengelolaan Keterlibatan Stakeholder (Executing)<\/li>\n<li>Pengendalian Keterlibatan Stakeholder (Monitoring &#8211; Controlling)<\/li>\n<\/ol>\n<p>Secara umum, pengelolaan stakeholder diperlihatkan pada gambar overview di bawah ini:<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/Stakeholder-Management-Table.png\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter  wp-image-2776\" title=\"Stakeholder Management Table\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/Stakeholder-Management-Table.png\" alt=\"\" width=\"456\" height=\"690\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/Stakeholder-Management-Table.png 406w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/Stakeholder-Management-Table-198x300.png 198w\" sizes=\"(max-width: 456px) 100vw, 456px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal-hal penting yang terdapat pada overview di atas, dapat disimpulkan sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Stakeholder harus teridentifikasi sebelum proyek dimulai dengan input project charter, procurement documents, enterprice enviromental factors, dan organizational processes assets.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Stakeholder harus direncanakan pengelolaannya yang merupakan output atas proses plan stakeholder management yang berupa dokumen resmi.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Dalam pengelolaannya diperlukan keahlian komunikasi, interpersonal, dan manajemen.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Pengelolaan stakeholder dapat mempengaruhi atau mengubah project, management plan, project document, dan organizational process assets.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Expert judgement, meeting, dan analisis adalah tools &amp; techniques yang digunakan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>\u00a0<\/p>\n<address style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/address>\n\n\n<p>Referensi :&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4045\"><strong>Buku Advanced and Effective Project Management<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><sub><em>Untuk melihat daftar artikel \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=44\">Table of Content<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan konsultasi Project Management \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=3054\">Konsultasi<\/a><\/strong>.<\/em> <em>Daftar karya ada pada \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4873\">Innovation Gallery<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan daftar riset pada \u21d2&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4904\"><strong>Research Gallery<\/strong><\/a><\/em><\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Stakeholder Management&#8230;Inilah judul knowledge baru yang menjadi perubahan signifikan pada PMBOK Edisi ke-5 terhadap edisi sebelumnya. Keberadaan knowledge baru ini dinilai tepat mengingat banyak permasalahan proyek akibat lemahnya pelaku proyek dalam mengelola stakeholder. Mari kita simak prinsip-prinsip Stakeholder Management dalam Edisi PMBOK yang terbaru tersebut.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_s2mail":"yes","spay_email":""},"categories":[562],"tags":[1387,897,55,692,1382,906,890,908,902,67,983,264,849,891],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2775"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2775"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2775\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6427,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2775\/revisions\/6427"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2775"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2775"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2775"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}