{"id":2578,"date":"2013-12-15T08:18:32","date_gmt":"2013-12-15T08:18:32","guid":{"rendered":"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=2578"},"modified":"2020-11-15T00:08:28","modified_gmt":"2020-11-15T00:08:28","slug":"7-langkah-perencanaan-manajemen-proyek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=2578","title":{"rendered":"7 Langkah Perencanaan Manajemen Proyek"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Telah banyak indikasi yang menunjukkan lemahnya perencanaan manajemen proyek. Padahal terdapat 21 proses perencanaan sesuai dengan standart PMBOK untuk proses perencanaan proyek. Sehingga untuk memudahkan dalam melakukan ke-21 proses, dibuatlah suatu alur proses yang lebih mudah dalam 7 langkah.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan PMBOK, terdapat 21 proses perencanaan dalam manajemen proyek. Cukup banyak yang tentu butuh waktu untuk melakukannya. Perlu waktu yang cukup untuk membuat ke-21 proses perencanaan tersebut dengan baik. Tulisan ini memetakan dengan lebih mudah tentang bagaimana flow urutan melakukan perencanaan tersebut berdasarkan standart alur proses yang ada di PMBOK.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/Matriks-Planning-Process-Flow1.png\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2579\" title=\"Matriks - Planning Process Flow\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/Matriks-Planning-Process-Flow1.png\" alt=\"\" width=\"468\" height=\"581\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/Matriks-Planning-Process-Flow1.png 439w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/Matriks-Planning-Process-Flow1-241x300.png 241w\" sizes=\"(max-width: 468px) 100vw, 468px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada gambar di atas, terlihat alur mengenai bagaimana urutan dalam melakukan perencanaan manajemen proyek. Namun sayangnya, pada gambar tersebut terlihat &#8220;agak ruwet&#8221; sehingga tidak dengan cepat dapat dipahami. Sehingga dilakukan perubahan bentuk lain yang lebih mudah seperti yang direkomendasikan pada gambar berikut ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/7-Step-Project-Planning.png\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2580\" title=\"7 Step Project Planning\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/7-Step-Project-Planning.png\" alt=\"\" width=\"672\" height=\"220\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/7-Step-Project-Planning.png 1319w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/7-Step-Project-Planning-300x98.png 300w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/7-Step-Project-Planning-1024x335.png 1024w\" sizes=\"(max-width: 672px) 100vw, 672px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada gambar dalam bentuk tabel di atas, proses-proses perencanaan dalam manajemen proyek menjadi lebih mudah untuk dipahami dimana dibagi dalam 7 langkah. Adapun kesimpulan penting berdasarkan tabel di atas adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Perencanaan awal adalah Project Management Plan<\/li>\n<li>Produk akhir perencanaan proyek adalah Schedule Development<\/li>\n<li>Proses paling penting dan merupakan paling kritis adalah Create WBS karena menjadi input pada banyak proses perencanaan berikutnya.<\/li>\n<li>Proses paling panjang adalah pada Risk Management<\/li>\n<li>Proses terpendek ada tiga yaitu Human Resource Planning, Quality Planning, dan Communiication Planning.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semoga pemetaan ulang atas alur proses perencanaan pada manajemen proyek di atas, memperjelas dan mempermudah pelaku proyek dalam melakukan perencanaan manajemen proyek.<\/p>\n<address style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/address>\n\n\n<p>Referensi :&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4045\"><strong>Buku Advanced and Effective Project Management<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><sub><em>Untuk melihat daftar artikel \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=44\">Table of Content<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan konsultasi Project Management \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=3054\">Konsultasi<\/a><\/strong>.<\/em> <em>Daftar karya ada pada \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4873\">Innovation Gallery<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan daftar riset pada \u21d2&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4904\"><strong>Research Gallery<\/strong><\/a><\/em><\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Telah banyak indikasi yang menunjukkan lemahnya perencanaan manajemen proyek. Padahal terdapat 21 proses perencanaan sesuai dengan standart PMBOK untuk proses perencanaan proyek. Sehingga untuk memudahkan dalam melakukan ke-21 proses, dibuatlah suatu alur proses yang lebih mudah dalam 7 langkah.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_s2mail":"yes","spay_email":""},"categories":[12],"tags":[495,337,3754,57,945,469,3753,544,73,3760,3756,3755],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2578"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2578"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2578\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6847,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2578\/revisions\/6847"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2578"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2578"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2578"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}