{"id":2030,"date":"2013-11-21T17:57:06","date_gmt":"2013-11-21T17:57:06","guid":{"rendered":"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=2030"},"modified":"2020-11-14T10:00:20","modified_gmt":"2020-11-14T10:00:20","slug":"mega-proyek-keajaiban-modern-euro-tunnel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=2030","title":{"rendered":"Mega Proyek Keajaiban Modern EURO TUNNEL"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_20131120024228.jpg\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"alignleft size-thumbnail wp-image-2037\" title=\"5527891_20131120024228\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_20131120024228-150x150.jpg\" alt=\"\" width=\"150\" height=\"150\" \/><\/a>EURO TUNNEL adalah bangunan terowongan yang terkenal di dunia yang menghubungkan negara Inggris dan Perancis dan menjadi 7 keajaiban konstruksi modern Terowongan yang mejadi kebanggaan negara Inggris dan Perancis ini juga merupakan terowongan terpanjang kedua dunia dengan panjang keseluruhan 50,45 km setelah terowongan Seikan di Jepang. <!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Latar Belakang<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proyek ini adalah proyek prestisius yang bertujuan untuk menghubungkan daratan Eropa dengan Inggris yang akan menyediakan sarana dan prasarana transportasi yang memiliki kapasitas angkut besar dengan waktu tempuh yang relatif cepat sebagai akibat ditetapkannya Masyarakat Ekonomi Eropa pada thaun 1956. Harapan lebih lanjut adalah peningkatan GDP negara-negara Eropa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/Map-2.png\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2040\" title=\"Map 2\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/Map-2.png\" alt=\"\" width=\"796\" height=\"488\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/Map-2.png 796w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/Map-2-300x183.png 300w\" sizes=\"(max-width: 796px) 100vw, 796px\" \/><\/a><em>Peta Lokasi Euro Tunnel (Dover &#8211; Sangatte)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sejarah Pembangunan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ide membangun terowongan bawah laut antar pulau ini sebenarnya sudah dimulai pada masa Napoleon (abad ke 19). Berikut adalah ringkasan kronologis sejarah pembangunan terowongan antar pulau:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Tahun 1802 : Napoleon mengusulkan ide untuk membuat tunnel yang melintas samudera Atlantik dan laut utara<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Tahun 1973 : Penandatanganan perjanjian oleh Presiden Perancis Georges Pompidou dan PM Inggris Edward Heath mengenai pembangunan tunnel kembar kereta api di English Channel<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Tahun 1980 : Penlitian kemungkinan dibangunnya jalur prmanen melalui english tunnel yang berupa jembatan atau tunnel yang akan didanani oleh sektor swasta<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Tahun 1984 : Arranging banks (3 bank Perancis dan 2 bank Inggris) mempresentasikan kepada kedua pemerintahan tentang rencana pembangunan prasarana transportasi di English Channel<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Tahun 1985 : Pengajuan 10 proposal dan terindentifikasi 4 yang terbaik yaitu Euo Route, CTG-M Eurotunnel system, eurobridge, dan channel expressway. Lalu terpilih eurotunnel system<\/li>\n<\/ul>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><strong>Design Eurotunnel System<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun design sistem pada Eurotunnel ini adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Dua tunnel ukuran besar dilengkapi rel dengan diameter 7,6 m dan jarak antara kedua tunnel 30 m. diantaranya terdapat tunnel kecil berdiameter 4,8m yang didesign untuk sistem pengendalian dan servis. Tunnel terletak 45 m di bawah dasar laut.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Terdapat sambungan melintang antara kedua rail tunnel dengan service tunnel di tengah pada tiap jarak 375 m<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Dua terminal yang letaknya di Folkestone dekat Dover Inggris dan satu lagi di Coqulles dekat Calais Perancis<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Kendaraan-kendaraan untuk mengangkut penumpang dan barang yang letaknya di antara terminal-terminal.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Stasiun-stasiun tempat pengangkutan yang berada di terminal Perancis dan di Ashford dekat Folkestone Inggris<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Dihubungkan dengan jalan-jalan dan fasilitas rel<\/li>\n<\/ol>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/geologis1.jpg\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2043\" title=\"geologis\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/geologis1.jpg\" alt=\"\" width=\"604\" height=\"259\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/geologis1.jpg 604w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/geologis1-300x128.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 604px) 100vw, 604px\" \/><\/a><em>Kondisi Geologis Jalur Euro Tunnel<\/em><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/topografi.jpg\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2045\" title=\"topografi\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/topografi.jpg\" alt=\"\" width=\"364\" height=\"190\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/topografi.jpg 364w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/topografi-300x156.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 364px) 100vw, 364px\" \/><\/a><em>Denah Lokasi <\/em><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/channel_tunnel_inf6291.gif\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2041\" title=\"channel_tunnel_inf6291\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/channel_tunnel_inf6291.gif\" alt=\"\" width=\"604\" height=\"318\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/channel_tunnel_inf6291.gif 604w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/channel_tunnel_inf6291-300x157.gif 300w\" sizes=\"(max-width: 604px) 100vw, 604px\" \/><\/a><em>3D Design Euro Tunnel<\/em><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/bentuk-tunnel.jpg\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2044\" title=\"bentuk-tunnel\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/bentuk-tunnel.jpg\" alt=\"\" width=\"604\" height=\"308\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/bentuk-tunnel.jpg 604w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/bentuk-tunnel-300x152.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 604px) 100vw, 604px\" \/><\/a><em>Gambar Potongan Melintang<\/em><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><strong>Konstruksi, Biaya, dan Pendanaan <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Eurotunnel mulai dikerjakan pada bulan Agustus 1986. Proyek ini dikerjakan selama 7 tahun. Kontraktor yang mengerjakan proyek ini adalah konsorsium Transmanche Link yang merupakan gabungan masing-masing 5 kontraktor inggris dan Perancis. Pada proyek ini dilibatkan hampir 15.000 engineer, teknisi, dan pekerja. Sehingga biaya yang dikeluarkan untuk 15.000 personil adalah 3 juta poundsterling.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alat utama dalam pengerjaan proyek ini adalah Tunnel Boring Machines (TBM). Dalam pembangunan eurotunnel ini, beberapa kriteria penggunaan TBM digunakan antara lain :<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Proses tanpa adanya treatment pada tanah atau Ground treatment pada kondisi tanah berair di sisi Perancis kususnya pada 4 km pertama diabawah laut (dimaka kondisi tanah dikawasan itu adalah kapur yang retak) dan 3.2 km dibawah tanah (dibawah air tanah).<\/li>\n<li>Proses dengan kecepatan tinggi ( 4.4 km\/h) pada daerah kering dan kondisinya lumayan bagus.<\/li>\n<li>Keamanan yang pasti, sistem keandalan yang bagus untuk terowongan yang padat,kuat dan kondisi padat sekalipun. Kondisi yang harus sangat kedap air khususnya pada daerah Sangatte,Perancis.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/tbm1.jpg\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2046\" title=\"tbm1\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/tbm1.jpg\" alt=\"\" width=\"524\" height=\"340\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/tbm1.jpg 604w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/tbm1-300x195.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 524px) 100vw, 524px\" \/><\/a><em>Tunnel Boring Machine Raksasa Sebagai alat Utama Untuk Melakukan Pengeboran<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terdapat 11 TBM yang digunakan yaitu 6 dari sisi Inggris (3 dibawah air dan 3 dibawah tanah) dan 6 dari sisi Perancis ( 3 dibawah laut dan 2 dibawah tanah). Desain TBM ini dianggap unik karena menggunakan teknologi yang berkombinasi sehingga dapat digunakan pada kondisi tanah yang halus dibawah air maupun kondisi batuan yang keras.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_20131120035527.jpg\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2047\" title=\"5527891_20131120035527\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_20131120035527.jpg\" alt=\"\" width=\"524\" height=\"513\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_20131120035527.jpg 900w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_20131120035527-300x293.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 524px) 100vw, 524px\" \/><\/a><em>Proses Pengeboran Terowongan<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_20131120034736.jpg\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2048\" title=\"5527891_20131120034736\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_20131120034736.jpg\" alt=\"\" width=\"516\" height=\"363\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_20131120034736.jpg 1280w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_20131120034736-300x211.jpg 300w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_20131120034736-1024x720.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 516px) 100vw, 516px\" \/><\/a><em>Tampak Terowongan Setelah Pengeboran<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tunnel ini dimulai proses persiapan pembangunan hingga finishing secara fix pada tahun 1988 dan mulai beroperasi pada tahun 1994. Pada tahun 1985, biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan terowongan ini adalah sebesar 4.650 milyard pound strerling (setara dengan 11 milyard pound sterling pada masa sekarang). 10 pekerja meninggal, 8 diantaranya berkebangsaan Inggris, selama jalannya proyek antara tahun 1987- 1993, hampir semuanya meninggal di bulan pertama proses pengeboran terowongan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/4.jpg\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2049\" title=\"4\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/4.jpg\" alt=\"\" width=\"513\" height=\"449\" \/><\/a><em>Terowongan Dalam Proses Pekerjaan<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/channel-tunnel.jpg\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2050\" title=\"channel-tunnel\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/channel-tunnel.jpg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"375\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/channel-tunnel.jpg 500w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/channel-tunnel-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/a><em>Tampak Terowongan yang Telah Selesai<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rencana biaya pembangunan saja awalnya adalah 2,8 Milliar Pounsterling. Dimana masa konsesi diberikan hingga 29 Juli 2042. Biaya total termasuk korporasi, provisi, financing adalah 4,8 Miliar Poundsterling. Dalam rencana makronya, dianggarankan biaya 6,0 Miliar poundsterling untuk mengantisipasi jika terjadi kerugian dan kenaikan harga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejumlah biaya tersebut dibiayai dengan modal sebesar 1 miliar dan pinjaman sebesar 5 miliar oleh sindikasi 40 bank dengan jangka waktu pinjaman adalah 7 tahun. Skema pembayaran dilakukan berdasarkan cash flow dimana periode pembayaran selama 18 tahun sejak kesepakatan pemberian pinjaman ditandatangani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_201311200242281.jpg\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2051\" title=\"5527891_20131120024228\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_201311200242281.jpg\" alt=\"\" width=\"499\" height=\"332\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_201311200242281.jpg 752w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/5527891_201311200242281-300x199.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 499px) 100vw, 499px\" \/><\/a><em>Tampak Kereta dan Ujung Terowongan Euro Tunnel<\/em><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Referensi:<\/p>\n<ul>\n<li>Bahan Kuliah Pasca Sarjana Manajemen Proyek Universitas Indonesia<\/li>\n<li>Wikipedia<\/li>\n<li>Tantristory.wordpress.com<\/li>\n<\/ul>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n\n\n<p>Referensi :&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4045\"><strong>Buku Advanced and Effective Project Management<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><sub><em>Untuk melihat daftar artikel \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=44\">Table of Content<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan konsultasi Project Management \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=3054\">Konsultasi<\/a><\/strong>.<\/em> <em>Daftar karya ada pada \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4873\">Innovation Gallery<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan daftar riset pada \u21d2&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4904\"><strong>Research Gallery<\/strong><\/a><\/em><\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>EURO TUNNEL adalah bangunan terowongan yang terkenal di dunia yang menghubungkan negara Inggris dan Perancis dan menjadi 7 keajaiban konstruksi modern Terowongan yang mejadi kebanggaan negara Inggris dan Perancis ini juga merupakan terowongan terpanjang kedua dunia dengan panjang keseluruhan 50,45 km setelah terowongan Seikan di Jepang.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_s2mail":"yes","spay_email":""},"categories":[113,190,12],"tags":[3307,1345,3303,1353,1354,1349,3302,1342,1350,3304],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2030"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2030"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2030\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6737,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2030\/revisions\/6737"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2030"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2030"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2030"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}