{"id":1560,"date":"2012-04-14T02:57:08","date_gmt":"2012-04-14T02:57:08","guid":{"rendered":"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=1560"},"modified":"2020-11-14T01:00:26","modified_gmt":"2020-11-14T01:00:26","slug":"benturan-aplikasi-kontrak-lump-sum-dan-usulan-kepada-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?p=1560","title":{"rendered":"Benturan Aplikasi Kontrak Lump Sum dan Usulan Kepada Pemerintah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Problematika kontrak lump sum bisa jadi masalah yang tiada berujung dalam pelaksanaan kontrak konstruksi.\u00a0 Tulisan ini terpicu oleh beberapa tulisan yang menyoal masalah kontrak lump sum yang belum kunjung usai dan justru semakin melebar.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tulisan menarik walaupun singkat mengenai kontrak lump sum seperti yang dikutip sebagai gambar di bawah ini (<a href=\"http:\/\/tukanginsinyur.mywapblog.com\/apapun-kontraknya-pemeriksaannya-unit-pr.xhtml\">lihat detail<\/a>):<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum.png\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter  wp-image-1561\" title=\"lumpsum\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum-300x267.png\" alt=\"\" width=\"434\" height=\"386\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum-300x267.png 300w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum.png 671w\" sizes=\"(max-width: 434px) 100vw, 434px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mirip dengan iklan minuman teh, judul tersebut cukup menarik dan merupakan kisah klasik dalam konstruksi proyek di Indonesia. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? menurut analisis saya adalah perbedaan sudut pandang dan persepsi. Pemeriksa sering menggunakan sudut pandang keuangan &#8220;yang terpasang yang dibayar&#8221;. Sedangkan pelaku konstruksi mengacu pada knowledge kontrak lump sum dan peraturan yang berlaku yang ada seperti Keppres No.80 Tahun 2003, PP No. 29 Tahun 2000, Permen PU No 43\/PRT\/M\/2007, dan lain-lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sesungguhnya sangat banyak pembahasan mengenai masalah tersebut. Mengapa demikian? Ada beberapa sebab, yaitu:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Perbedaan persepsi mengenai kontrak lump sum oleh semua pelaku proyek.<\/li>\n<li>Pemahaman yang lemah mengenai kontrak oleh Pemberi tugas dan konsultan.<\/li>\n<li>Kurang jelasnya definisi dan tata cara aplikasi jenis kontrak lump sum.<\/li>\n<li>Perbedaan pendapat di kalangan institusi pemerintah yang terkait, seperti BPKP, LKPP, BPK, BK-Konstruksi (dulunya BPK-SDM\u00a0 PU).<\/li>\n<li>Pandangan negatif yang berlebihan terhadap proyek dimana proyek dianggap sebagai media korupsi.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut saya petik lagi dalam bentuk gambar mengenai berita dan analisis mengenai konflik mengenai kontrak.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum-2.png\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter  wp-image-1562\" title=\"lumpsum 2\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum-2-300x300.png\" alt=\"\" width=\"386\" height=\"386\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum-2-300x300.png 300w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum-2-150x150.png 150w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum-2.png 642w\" sizes=\"(max-width: 386px) 100vw, 386px\" \/><\/a>selengkapnya lihat detail penjelasannya <a href=\"http:\/\/edukasi.kompasiana.com\/2009\/12\/07\/kontrak-lumpsum-dan-kontrak-harga-satuan-sanggahan-utk-lkpp-dan-cerita-profesor-kodok-versi-pak-kwik\/\">di sini<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum-3.png\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter  wp-image-1563\" title=\"lumpsum 3\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum-3-298x300.png\" alt=\"\" width=\"396\" height=\"399\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum-3-298x300.png 298w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum-3-150x150.png 150w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum-3.png 649w\" sizes=\"(max-width: 396px) 100vw, 396px\" \/><\/a>selengkapnya lihat detail penjelasannya <a href=\"http:\/\/ekonomi.kompasiana.com\/bisnis\/2009\/12\/07\/surat-untuk-presiden-lkpp\/\">disini<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum4.png\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter  wp-image-1564\" title=\"lumpsum4\" src=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum4-300x194.png\" alt=\"\" width=\"387\" height=\"250\" srcset=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum4-300x194.png 300w, https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/lumpsum4.png 1006w\" sizes=\"(max-width: 387px) 100vw, 387px\" \/><\/a>selengkapnya lihat detail penjelasannya <a href=\"http:\/\/forum.pengadaan.org\/phpbb\/viewtopic.php?f=6&amp;t=305\">di sini<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cukup mengejutkan bahwa mulai banyak pelaku kontruksi berani mengkritisi masalah ini kepada lembaga \/ institusi pemerintah. Ini indikasi perlunya pembaharuan mengenai aturan yang mengatur mengenai aplikasi jenis kontrak ini. Namun amatlah disayangkan bahwa aturan terbaru mengenai Perpres No.54 Thn 2010 justru membuat deviasi pemahaman semakin lebar dan cenderung konflik dengan peraturan lain yang lebih tinggi kedudukannya secara hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perlu dipertimbangkan oleh Pemerintah yang berfungsi sebagai regulator untuk mereview seluruh aturan yang terkait mengenai masalah ini. UUJK No. 18 Tahun 1999 yang dianggap sebagai aturan tertinggi mengenai tata laksana konstruksi sudah saatnya diperbaharui atau direvisi atau dilengkapi yang diikuti oleh peraturan-peraturan penjelas dan bukan bertentangan.\u00a0Masukan penting bagi pemerintah sebagai regulator untuk memasukkan peran lembaga pemeriksa serta aturannya dalam revisi undang-undang atau peraturan tersebut serta mensosialisasikannya sedemikian agar deviasi perbedaan persepsi menjadi tidak ada lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><sub><em>Untuk melihat daftar artikel \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=44\">Table of Content<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan konsultasi Project Management \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"http:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=3054\">Konsultasi<\/a><\/strong>.<\/em> <em>Daftar karya ada pada \u21d2&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4873\">Innovation Gallery<\/a><\/strong><\/em>, <em>dan daftar riset pada \u21d2&nbsp;<a href=\"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/?page_id=4904\"><strong>Research Gallery<\/strong><\/a><\/em><\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Problematika kontrak lump sum bisa jadi masalah yang tiada berujung dalam pelaksanaan kontrak konstruksi.\u00a0 Tulisan ini terpicu oleh beberapa tulisan yang menyoal masalah kontrak lump sum yang belum kunjung usai dan justru semakin melebar.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_s2mail":"yes","spay_email":""},"categories":[187,14],"tags":[3028,3032,1001,1172,3030,3029,1372,3033],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1560"}],"collection":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1560"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1560\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6697,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1560\/revisions\/6697"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1560"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1560"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/manajemenproyekindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1560"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}