Proses pendefinisian aktivitas proyek direkomendasikan untuk dirinci menjadi beberapa kegiatan atau aktivitas seperti yang ditunjukkan pada Tabel di bawah ini :

Rekomendasi Kegiatan-kegiatan Proses Pendefinisian Aktivitas

Adapun penjelasan kegiatan-kegiatan yang merupakan rincian proses pendefinisian aktivitas yang terdapat pada Tabel 8.14 di atas adalah sebagai berikut :

Penentuan daftar aktivitas utama dan atributnya – Merupakan kegiatan yang merinci paket pekerjaan yang ada pada acuan lingkup menjadi aktivitas-aktivitas utama yang diperlukan untuk penyelesaian paket pekerjaan dengan menggunakan teknik dekomposisi. Adapun contohnya adalah pada elemen WBS pondasi pile cap. Aktivitas utamanya adalah :

  • Pengukuran,
  • Galian tanah,
  • Pemadatan tanah dasar,
  • Urug pasir,
  • Pembuatan lantai kerja,
  • Pemasangan bekisting tepi,
  • Pemasangan tulangan,
  • Pengecoran.

Penentuan metode pelaksanaan – Merupakan kegiatan yang mengidentifikasi metode pembuatan produk, jasa, atau barang yang dianggap paling efektif dan efisien. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan teknik kreatifitas kelompok, analisis alternatif dan pengambilan keputusan kelompok serta pendapat ahli. Metode pelaksanaan kadang memodifikasi produk yang direncanakan karena alasan construction feasibility. Metode pelaksanaan dapat menambah definisi aktivitas, pengurutan, kebutuhan sumber daya, estimasi durasi, dan pembuatan jadwal. Beberapa contohnya adalah :

  • Galian tanah basement – Dapat dilakukan dengan metode open cut, perkuatan lereng, dan metode top-down construction. Ketiga metode ini memiliki rincian aktivitas yang berbeda. Jika diputuskan harus melakukan proteksi lereng, maka aktivitas proteksi lereng akan menjadi aktivitas tambahan.
  • Pekerjaan penulangan – Dapat dilakukan dengan metode konvensional atau prefabrikasi. Aktivitas kedua metode tersebut sangat berbeda. Jika digunakan metode prefabrikasi tulangan, maka aktivitas prefabrikasi tulangan akan menjadi aktivitas tambahan.

Penentuan daftar aktivitas tambahan dan atributnya – Merupakan kegiatan yang melengkapi aktivitas pekerjaan berdasarkan kebutuhan metode pelaksanaan. Aktivitas tambahan atau pendukung yang didefinisikan haruslah merupakan aktivitas yang dianggap penting untuk direncanakan dan dikendalikan dimana tingkat pengaruhnya dianggap cukup signifikan bagi proyek secara keseluruhan. Adapun contohnya adalah daftar aktivitas dapat dilihat pada artikel “Proses Pendefinisian Aktivitas yang Efektif“.

Penentuan atribut aktivitas – Merupakan kegiatan yang menentukan atribut tiap aktivitas yang telah ditentukan sebelumnya.

Penentuan daftar milestone – Merupakan kegiatan yang menentukan aktivitas milestone berdasarkan ketentuan perjanjian, kebutuhan bisnis, kebutuhan teknik, kebutuhan pengendalian waktu, atau lainnya yang dilakukan berdasarkan acuan lingkup. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan teknik pendapat ahli dan teknik pengambilan keputusan kelompok. Adapun contoh milestone pada proyek gedung apartemen adalah :

  • Mulai – 1 Juni 2017
  • Topping off podium – 31 Desember 2017
  • Topping off Tower – 31 Mei 2018
  • Finishing façade podium31 Maret 2018
  • Selesai – 31 Mei 2019

Referensi : Buku Advanced and Effective Project Management

Untuk melihat daftar artikel ⇒ Table of Content, dan konsultasi Project Management ⇒ Konsultasi. Daftar karya ada pada ⇒ Innovation Gallery, dan daftar riset pada ⇒ Research Gallery

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AlphaOmega Captcha Classica  –  Enter Security Code