Kontrak konstruksi adalah persetujuan yang mengikat penjual atau penyedia barang atau jasa dan pembeli yang melingkupi keseluruhan dokumen yang tercantum dalam perjanjian kontrak yang mengatur hubungan hukum antara pengguna jasa dan penyedia jasa dalam penyelenggaraan pekerjaan konstruksi. Kontrak merupakan dokumen yang penting dalam proyek. Segala hal terkait hak dan kewajiban antar pihak serta alokasi risiko diatur dalam kontrak. Pemahaman kontrak mutlak diperlukan dalam menjalankan proyek agar semua masalah dan risiko yang terkandung di dalamnya dapat diatasi dan sesuai dengan kemampuan masing-masing pihak untuk mengatasinya.

Banyaknya jenis dan standar kontrak yang berkembang dalam industri konstruksi memberikan beberapa alternatif pada pihak pemilik untuk memilih jenis dan standar kontrak yang akan digunakan. Beberapa jenis dan standar kontrak yang berkembang diantaranya adalah Federation Internationale des Ingenieurs Counseils (FIDIC), Joint Contract Tribunal (JCT), Institution of Civil Engineers (I.C.E), General Condition of Goverment Contract for Building and Civil Engineering Works (GC/Works), dan lain-lain.

Di dalam Peraturan Pemerintah nomor 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan jasa Konstruksi, pasal 20 disebutkan, Kontrak Kerja Konstruksi dibedakan berdasarkan bentuk imbalan, jangka waktu pelaksanaan dan cara pembayaran hasil pelaksanaan. Berdasar imbalan pekerjaan, kontrak kerja diklasifikasikan dalam bentuk – bentuk :

Lump Sum – Merupakan kontrak jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam jangka waktu tertentu dengan jumlah harga yang pasti dan tetap serta semua risiko yang mungkin terjadi dalam proses penyelesaian pekerjaan yang sepenuhnya ditanggung oleh penyedia jasa sepanjang gambar dan spesifikasi tidak berubah.

Harga satuan – Merupakan kontrak jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam jangka waktu tertentu berdasarkan harga satuan yang pasti dan tetap untuk setiap satuan/unsur pekerjaan dengan spesifikasi teknis tertentu, yang volume pekerjaannya didasarkan pada hasil pengukuran bersama atas volume pekerjaan yang benar-benar telah dilaksanakan oleh penyedia jasa.

Biaya tambah imbalan jasa – Merupakan kontrak jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam jangka waktu tertentu, di mana jenis-jenis pekerjaan dan volumenya belum diketahui dengan pasti, sedangkan pembayarannya dilakukan berdasarkan pengeluaran biaya yang meliputi pembelian bahan, sewa peralatan, upah pekerja dan lain-lain, ditambah imbalan jasa yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Gabungan Lump Sum dan harga satuan – Jenis kontrak gabungan Lump Sum dan atau harga satuan dan atau tambah imbalan jasa dalam 1 (satu) pekerjaan yang diperjanjikan sejauh yang disepakati para pihak dalam kontrak kerja konstruksi.

Aliansi – Merupakan kontrak pengadaan jasa di mana suatu harga kontrak referensi ditetapkan lingkup dan volume pekerjaan yang belum diketahui ataupun diperinci secara pasti sedangkan pembayarannya dilakukan secara biaya tambah imbal jasa dengan suatu pembagian tertentu yang disepakati bersama atas penghematan ataupun biaya lebih yang timbul dari perbedaan biaya sebenarnya dan harga kontrak referensi.

Bagi seller, jenis kontrak lump sum sangat mempengaruhi bagaimana lingkup pekerjaan harus dikelola. Hal ini karena jenis kontrak lump sum memiliki risiko yang paling tinggi bagi seller. Tingginya risiko kontrak lump sum sesuai dengan pendapat Flanagan dan Norman, yang membandingkan tingkat risiko kontrak pada lima jenis kontrak yang memberikan risiko yang lebih besar kepada kontraktor (seller) atau minimal sama dibanding pemilik, yaitu :

  1. Design and built, turn key, package deal
  2. Lump sum fixed price
  3. Lump sum fluctuating price
  4. Cost plus fixed fee with a target price
  5. Management fee with a quaranteed maximum price
Distribusi Risiko Pada Berbagai Jenis Kontrak

Referensi : Buku Advanced and Effective Project Management

Untuk melihat daftar artikel ⇒ Table of Content, dan konsultasi Project Management ⇒ Konsultasi. Daftar karya ada pada ⇒ Innovation Gallery, dan daftar riset pada ⇒ Research Gallery

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AlphaOmega Captcha Classica  –  Enter Security Code