Semakin meningkatnya kesadaran atas kelangsungan lingkungan hidup, dewasa ini telah banyak negara yang mensyaratkan bangunan yang ramah lingkungan. Di Indonesia, hal ini jelas tertera pada PP No. 29 Tahun 1986 pasal 6 yang menetapkan bahwa AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) merupakan komponen studi kelayakan dari rencana kegiatan investasi proyek. Sehingga AMDAL menjadi bagian wajib dalam melakukan studi kelayakan proyek setelahnya.

Dalam pelaksanaan pembangunan dan pengoperasian proyek konstruksi, pada dasarnya menghasilkan dampak pada lingkungan hidup. Dampak tersebut dapat berupa dampak secara kimia, biologi, dan fisika. Proyek pembangunan bendungan Three George Dam merupakan salah satu proyek dengan dampak yang besar terhadap lingkungan hidup karena harus menenggelamkan area sekitar yang sangat luas.

Bendungan Three Gorges Dam

Terdapat beberapa masalah lingkungan serius atas pelaksanaan bendungan ini. Terbentuknya reservoar yang sangat luas di sepanjang sungai Yangtze, akan menenggelamkan 13 kota, 140 kota kecil, dan 1300 desa serta 1300 situs sejarah. Hampir 2 juta orang harus dipindahkan karenanya. Kelangsungan hidup spesies-spesies air yang berhabitat di Sungai Yangtze, lahan pertanian yang subur dan hutan di sekitar sungai tak luput menjadi masalah lingkungan yang serius. Masalah lain adalah sedimentasi 700 juta ton per tahun dan peningkatan risiko bencana tanah longsor menyumbang seriusnya masalah lingkungan pada mega proyek ini.

AMDAL merupakan hasil studi mengenai dampak kegiatan investasi yang diperkirakan akan mempunyai dampak penting terhadap lingkungan hidup. AMDAL meliputi lima dokumen dengan rincian sebagai berikut :

PIL (Penyajian Informasi Lingkungan) – Merupakan dokumen yang dibuat oleh pengusul proyek yang berfungsi sebagai saringan apakah proyek memerlukan ANDAL atau tidak. PIL dibuat oleh pemrakarsa yang sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan. PIL kemudian akan dikaji oleh komisi khusus yang dibentuk oleh instansi terkait dengan tiga kategori hasil, yaitu :

  • Proyek dinilai memiliki dampak lingkungan yang penting. Atas hasil penilaian ini, maka proyek harus membuat dokumen ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan)
  • Proyek dinilai tidak memiliki dampak lingkungan yang penting. Atas hasil penilaian ini, langkah selanjutnya adalah membuat dokumen RPL dan RKL.
  • Proyek tidak dapat dinilai dengan baik akibat kurang baik dan kurang lengkapnya dokumen PIL. Atas kondisi ini, maka dokumen PIL dikembalikan untuk diperbaiki.

KA (Kerangka Acuan) – Dokumen berupa TOR (Term of Reference) apabila hasil penilaian dokumen PIL menunjukkan bahwa proyek perlu membuat ANDAL sesuai dengan pedoman yang ditetapkan bagi analisis dampak lingkungan.

ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan) – Dibuat oleh pengusul proyek sesuai pedoman yang telah ditetapkan yang diajukan kepada instansi terkait untuk ditelaah apakah ANDAL telah sesuai dan dapat diterima untuk diteruskan untuk membuat dokumen RPL dan RKL atau ANDAL tidak sesuai untuk diperbaiki atau ANDAL ditolak karena belum ada cara mengatasi dampak negatif.

RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan) – Dokumen terkait rencana untuk pemantauan lingkungan yang dibuat setelah ANDAL disetujui atau setelah dokumen PIL disetujui jika tidak diperlukan ANDAL. Pemantauan lingkungan merupakan suatu proses pengukuran, pencatatan, menganalisis dan pelaporan yang terus-menerus mengenai dampak lingkungan.

RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan) – Dokumen terkait rencana untuk penanganan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup yang ditimbulkan akibat dari rencana usaha dan atau kegiatan yang dibuat setelah ANDAL disetujui atau setelah dokumen PIL disetujui jika tidak diperlukan ANDAL.

ANDAL merupakan kajian yang detil dan cermat mengenai dampak penting kegiatan investasi yang direncanakan dimana dampak penting yang dimaksud berupa perubahan lingkungan yang amat mendasar yang diakibatkan oleh kegiatan. Sehingga hanya kegiatan investasi yang berpotensi ada perubahan lingkungan yang mendasar saja yang perlu ANDAL. Proyek dapat dimulai apabila RPL dan RKL telah disetujui.

Bagian penting dalam AMDAL adalah pendugaan dampak lingkungan. Hal ini dikarenakan begitu kompleksnya aspek yang harus ditinjau dan beragamnya masalah yang mungkin muncul. Proses ini dilakukan oleh tiga pihak, yaitu Pemrakarsa, Masyarakat, Instansi yang berwenang. Proses pendugaan dampak berupa :

  1. Pendugaan keadaan lingkungan sebelum adanya proyek.
  2. Pendugaan keadaan lingkungna setelah adanya proyek (Masa pembangunan dan masa operasi).
  3. Dampak yang ingin diduga berupa perbedaan atau selisih dugaan saat sebelum dan setelah adanya proyek.

AMDAL, RPL, dan RKL merupakan dokumen yang saling berhubungan dimana terdapat kesinambungan atas proses kajian, kesimpulan masalah, dan rencana pemantauan serta rencana pengelolaan. Adapun rencana pengelolaan lingkungan meliputi :

  • Faktor lingkungan yang diduga akan terkena dampak.
  • Sumber dampak yaitu komponen atau elemen kegiatan proyek yang akan menjadi sumber pemberi dampak.
  • Tindakan-tindakan yang direncanakan untuk dilakukan yang dapat berupa tindakan pencegahan dan penanggulangan dampak negatif.
  • Pemilihan alternatif berupa alternatif jenis produksi yang berdampak paling minimal bagi lingkungan.
  • Biaya yang diperlukan baik untuk pencegahan maupun penanggulangan.
  • Pihak atau organisasi yang bertanggung jawab dan yang terkait yaitu yang mengawasi pelaksanaan RKL.

Kegiatan-kegiatan yang wajib dilengkapi dengan AMDAL berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup Kep-11/MENLH/3/94 tentang kegiatan yang wajib dilengkapi dengan AMDAL, adalah sebagai berikut :

  • Jenis usaha yang wajib dilengkapi dengan AMDAL.
  • Jenis usaha yang rencana lokasinya berbatasan langsung dengan butir 1.
  • Jenis usaha yang dapat mengubah fungsi atau peruntukan suatu kawasan lindung.
  • Jenis usaha yang berada di kawasan lindung

Terdapat beberapa jenis kegiatan yang berpotensi menghasilkan pencemaran dan masalah bagi lingkungan hidup, yaitu :

Macam Kegiatan dan Macam Pencemaran yang Dihasilkan (Soedjiran – 1986)

Referensi : Buku Advanced and Effective Project Management

Untuk melihat daftar artikel ⇒ Table of Content, dan konsultasi Project Management ⇒ Konsultasi. Daftar karya ada pada ⇒ Innovation Gallery, dan daftar riset pada ⇒ Research Gallery

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AlphaOmega Captcha Classica  –  Enter Security Code