Analisis kelayakan finansial melingkupi beberapa tahap yang dimulai dari penentuan parameter dasar untuk perkiraan biaya investasi hingga analisis risiko. Dimana tiap langkah memiliki output yang saling berhubungan untuk menghasilkan output perhitungan keseluruhan yang menentukan dalam keputusan investasi. Tabel berikut merupakan resume rekomendasi tahap analisis kelayakan finansial berikut penjelasan dan output utamanya.

Rekomendasi Langkah Analisis Finansial

Pada Tabel di atas terlihat bahwa semua tahap saling berhubungan dan pada akhirnya bermuara pada perhitungan profitabilitas investasi yang utamanya berupa NPV dan IRR dari arus kas yang terbentuk atas perhitungan yang cukup kompleks. Adapun bentuk umum grafik arus kas pada suatu rencana investasi proyek ditunjukkan pada Gambar berikut.

Model Arus Kas Investasi Proyek

Penjelasan grafik :

A – B   :   Investasi yang dibutuhkan untuk merencanakan proyek.

B – C   :   Biaya besar investasi atas biaya pembangunan proyek.

C – D   :   Masa mulai ada pemasukan atas pendapatan hingga mencapai titik impas .

D – E   :   Masa cashflow mengalami surplus. Periode proyek mendapatkan keuntungan atas investasi.

E – F   :   Masa surplus menurun secara tahunan akibat peningkatan biaya produksi dan penurunan volume.

Pada gambar tersebut, proyek akan mengalami kondisi defisit cash flow di masa awal terutama karena pengeluaran biaya investasi. Saat proyek mulai beroperasi, maka mulai ada pemasukan. Saat akumulasi pemasukan sama dengan akumulasi pengeluaran disebut payback period. Selanjutnya proyek akan mengalami kondisi surplus cash flow dimana pemasukan lebih besar dari pada biaya-biaya rutin seperti overhead dan bunga bank, operasi, serta perawatan.

Pada tiap jenis investasi, umumnya model grafik arus kas relatif sama. Perbedaan terjadi pada jenis investasi proyek lain. Hal ini terjadi karena perbedaan besaran biaya dan pendapatan serta time frame keduanya. Cukup rumitnya proses analisis kelayakan finansial memberikan ruang lebar untuk melakukan kekeliruan yang berpotensi menjadi kesalahan keputusan yang akhirnya berdampak pada kegagalan proyek. Untuk mengatasi masalah ini, sangat baik untuk menerapkan uji kualitas arus kas berdasarkan suatu checklist hasil pengembangan berdasarkan referensi dan pengalaman.

Referensi : Buku Advanced and Effective Project Management

Untuk melihat daftar artikel ⇒ Table of Content, dan konsultasi Project Management ⇒ Konsultasi. Daftar karya ada pada ⇒ Innovation Gallery, dan daftar riset pada ⇒ Research Gallery

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AlphaOmega Captcha Classica  –  Enter Security Code