Setiap organisasi dibentuk dengan tujuan-tujuan tertentu. Dalam rangka mencapai tujuan-tujuan tersebut terutama tujuan jangka panjang, organisasi harus mampu untuk bertahan dan tumbuh dengan strategi-strategi khusus. Strategi-strategi tersebut diperoleh melalui proses kajian tertentu yang relatif mendalam yang melingkupi atas faktor-faktor kritis bagi organisasi dalam mencapai tujuannya.

Tiap organisasi memiliki dua jenis lingkungan, yaitu lingkungan eksternal dan lingkungan internal. Kedua lingkungan tersebut masing-masing memiliki ukuran, jenis, kompleksitas, dan sifat interaksi. Dalam manajemen stratejik, keduanya dianggap sangat berperan bagi organisasi dan menjadi faktor utama yang selalu dipertimbangkan.

Setiap organisasi akan menghadapi tantangan eksternal yang dinamis yang sering diliputi oleh ketidakpastian (uncertainty) atau bahkan terdapat perubahan yang sangat cepat. Lingkungan eksternal yang dinamis ini, sering menghasilkan “kejutan” bagi top management. Beberapa tantangan eksternal tersebut antara lain globalisasi ekonomi, perubahan geopolitik, tingkat pengangguran, tuntutan peningkatan taraf hidup, penyelenggaraan bisnis berdasarkan norma-norma moral dan etika, keanekaragaman tenaga kerja, perkembangan teknologi, dan faktor demografi.

Mulai pada Maret 2020, lingkungan eksternal yang menjadi fokus Top Manajemen adalah pandemi Covid-19 yang mulai menyebar di Wuhan, China. Pandemi ini begitu cepat menyebar hingga ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dampaknya yang luas hingga membuat makro ekonomi terdampak kuat yang membuatnya menjadi resesi. Market pada hampir semua sektor akhirnya mengalami kejatuhan yang parah.

Dampak Pandemi Covid-19 Pada Berbagai Sektor Industri

Industri konstruksi khususnya Indonesia, berdasarkan fakta historis sangat terpengaruh oleh perkembangan GDP (GDP growth), bahkan bersifat amplifikasi. Maksudnya baik peningkatan maupun penurunan GDP growth maka peningkatan dan penurunan market konstruksi akan lebih tinggi. Dengan penurunan GDP growth yang cukup dalam, membuat market konstruksi akan mengalami penurunan yang lebih dalam. Namun demikian, apabila kondisi ekonomi pulih, maka industri ini akan pulih lebih tinggi atau pulih lebih cepat dengan tingkat pemulihan yang lebih tinggi dari pemulihan ekonomi.

Penghentian Proyek Konstruksi Sering Terjadi Akibat Berbagai Faktor

Proyek konstruksi juga sering mengalami masalah penghentian atau perlambatan sebagai akibat dari pandemi. Salah satunya jika ada pekerja yang terinfeksi Covid-19. Masalah ini menambah masalah besar yang telah ada. Akibatnya, tingkat revenue perusahaan konstruksi mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Mengacu fakta tersebut, dapat disimpulkan bahwa saat fase pandemi covid-19, perusahaan konstruksi harus benar-benar berjuang untuk mampu bertahan. Namun disisi lain, perusahaan konstruksi juga harus bersiap diri atas bangkitan market yang cukup signifikan pasca pandemi covid-19. Perlu strategi khusus yang dikelola dengan baik. Sayangnya, pelaku industri konstruksi cenderung membuat strategi pada level operasional. Ini merupakan tantangan besar bagi perusahaan konstruksi dimana harus menyiapkan banyak hal besar sekaligus jika ingin cepat pulih.

Semakin besar tantangan lingkungan eksternal dan semakin besar suatu organisasi atau perusahaan, maka akan semakin kompleks pula lingkungan eksternal dan internalnya. Kompleksitas tersebut sering berdampak pada sulitnya pengambilan keputusan tingkat korporasi. Untuk itu, dibutuhkan manajemen stratejik. Semakin baik kualitas manajemen stratejik, tentu akan semakin tinggi tingkat kesuksesan perusahaan mencapai target visi-nya.

Dengan tantangan stratejik besar yang dihadapi oleh perusahaan konstruksi, maka saat masa pandemi ini adalah waktu emas yang cukup singkat untuk meningkatkan kualitas manajemen stratejik yang perlu didorong dari kekuatan internal, namun harus segera dilakukan jika ingin menjadi perusahaan konstruksi yang unggul pasca pandemi.

Referensi : Buku Advanced and Effective Project Management

Untuk konsultasi Project Management, klik Konsultasi. Untuk melihat lengkap seluruh judul artikel, klik Table of Content

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AlphaOmega Captcha Classica  –  Enter Security Code