Proyek Khusus Mengatasi Macet Jakarta (2) : 40 Solusi Program

Sebagai kelanjutan dari posting sebelumnya, kali ini akan disampaikan solusi program yang dianalisis secara sederhana menjadi solusi program unggulan yang layak menjadi bagian dari proyek khusus mengatasi kemacetan Jakarta.

Identifikasi Solusi

Penulis awalnya melakukan identifikasi program dengan cara browsing. Hal ini karena pada kenyataanya telah begitu banyak orang yang mencoba membahas masalah kemacetan ini dalam berbagai bentuk tulisan termasuk blog pribadi. Bagi penulis, ini adalah langkah by pass yang berguna untuk mentrigger ide-ide baru. Hasilnya terdapat 80 ide.

Pada dasarnya, ide-ide yang beredar telah cukup banyak yang bagus. Masalahnya adalah bahwa kemacetan Jakarta memang sudah terlalu ruwet dan kronis untuk diselesaikan.  Penyakit ini telah begitu lama dan semakin hari semakin kompleks dimana faktor terbesar penyebab kemacetan adalah jeleknya penataan kota Jakarta. Sehingga untuk mengatasi permasalahan ini harus dengan serangkaian program / solusi yang seharusnya dirancang menjadi suatu proyek khusus yang terintegrasi dan dilaksanakan secara serius dengan biaya yang sangat besar. Jika tidak maka dampak program akan kalah cepat dengan peningkatan kemacetan ini sendiri sehingga seolah2 program tidak ada hasil, seperti program-program sebelumnya. Ini jelas bukan proyek khusus yang main-main.

 

Kerumitan Akibat PKL

 

Root Cause Analysist

Adapun akar masalah dari kemacetan Jakarta adalah tidak baiknya master plan kota sejak dulu. Hal ini diperparah dengan sikap pejabat pemerintahan yang kurang kredibel dan lemah dalam mengambil kebijakan yang seharusnya. Sedemikian hingga perkembangan Jakarta menjadi salah arah yang berlangsung sejak awal sehingga saat ini kemacetan memiliki tingkat keparahan yang luar biasa. Jakarta juga tidak memiliki sistem transportasi yang baik dan juga lemah dalam mengembangkan sistem transportasi yang harus menyesuaikan perkembangan kota.

 

Kemacetan Parah di Jakarta

Akar masalah lain yang tak kalah penting adalah cara pikir yang tidak maju dan budaya disiplin yang rendah di masyarakat. Bersikap semaunya dengan parkir sembarangan, menggunakan jalan sebagai tempat PKL, banyaknya tawuran, ketidak-disiplinan menggunakan jalan adalah buktinya.

Lalu banjir adalah dampak turunan atas tidak baiknya tata kota sejak dulu ditambah kondisi Jakarta yang berupa permukaan rendah yang rawan banjir jika hujan. Untuk melihat analisis masalah macet Jakarta, silahkan melihatnya di posting sebelumnya (Analisis Masalah Macet Jakarta)

 

Rangkaian Solusi

Dalam tabel berikut adalah serangkaian solusi hasil penilaian dari sekian banyak ide untuk mengatasi kemacetan Jakarta. Tentu saja analisis yang lebih detail akan diperlukan sebelum dilaksanakan. Rangkaian solusi dibagi dalam 8 bagian utama yang akan disampaikan dalam tabel di bawah ini.

 

Tabel 40 Solusi Macet Jakarta

Terdapat begitu banyak ide yaitu 40 ide solusi hasil penilaian kurang lebih 80 ide sebelumnya yang dapat menjadi program pada proyek khusus mengatasi kemacetan Jakarta. Hal yang paling penting adalah kesadaran dan keterlibatan semua pihak dalam upaya mengatasi kemacetan.

 

Gambar Monorail

 

Mobil Dengan Ukuran Lebih Kecil

Perlu diingat pula bahwa proyek khusus ini akan memakan biaya yang sangat banyak. Tapi jika memperhatikan kerugian tahunan mencapai 46 Triliun dimana akan terus bertambah, maka semahal apapun rasanya menjadi pantas untuk dilaksanakan. Semoga analisis ini dapat menjadi masukan bagi pengambil kebijakan masalah transportasi Jakarta.

 

(Untuk berdiskusi dan konsultasi terkait permasalahan Project Management yang sedang dihadapi, silahkan klik – Konsultasi. Untuk melihat lengkap seluruh judul posting, silahkan klik – Table of Content.)

 

 

Did you like this? Share it:
This entry was posted in Proyek Indonesia, Riset, Inovasi & Teknologi and tagged , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Proyek Khusus Mengatasi Macet Jakarta (2) : 40 Solusi Program

  1. MH Ibrahim says:

    Permisi…mau usul menambahkan solusi kemacetan:
    1. Meniadakan lampu merah disetiap perempatan,pertigaan ataupun lintasan kereta sehingga kendaraan dari arah manapun tidak terganggu perjalanannya. Saya kira ini berhubungan dengan poin 33. Tehnisnya insinyur indonesia dalam hal ini mungkin lebih tau. jika masih belum terbayangkan insyaalloh saya mengetahui caranya gratis bagi siapa saja yang mau mewujudkannya.
    2.Pada poin ke 8 dan 16 sepertinya perlu diperhalus dengan menaikan pajak kendaraan yang usianya semakin tua/semakin lama usia kendaraan maka akan semakin mahal pajaknya (baik kendaraan umum ataupun pribadi) sehingga dampaknya orang akan semakin enggan untuk membeli kendaraan bekas bahkan dikasihpun ogah (lebih baik ngeteng/naik angkot).
    3. Peda poin 39 lebih tinggi denda akan semakin subur ladang korupsi(perlu dikaji ulang).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>