Kerugian Biaya Energi di Proyek Sebagian Besar Karena Lengah…Waspadai !

Risiko inefisiensi biaya energi di proyek ternyata sebagian besar bersifat hidden cost / tersembunyi karena sering tidak terdeteksi baik pada masa perencanaan maupun pada masa pelaksanaan. Jika suatu proyek membutuhkan energi yang besar dan terjadi inefisiensi, maka dapat dipastikan akan terjadi cost overrun biaya energi.

 

Biaya energi dapat dipersespsikan sebagai biaya yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi di proyek. Ini tergantung dengan penggunaan peralatan yang digunakan dan bagaimana energi didapatkan. Umumnya proyek mendapatkan energi dari sumber listrik seperti genset dan PLN. Namun seiring dengan perkembangan teknologi dapat mulai diperhitungkan penggunaan alternatif lain seperti solar cell.

Berdasarkan pengamatan, sebagian besar proyek mengalami cost overrun atas biaya energi. Parahnya, pelaku proyek sering tidak menyadari faktor penyebabnya yang seharusnya menjadi titik awal untuk melakukan langkah antisipasi.

Pada posting ini diberikan suatu analisa sederhana yang dapat dijadikan pedoman atau checklist dalam memperkirakan dan antisipasi faktor risiko inefisiensi biaya energi di proyek.

Pada tabel di bawah ini adalah sekumpulan faktor risiko hasil analisis fishbone dan brainstorming dengan para pelaku konstruksi berikut dengan risk assessmentnya.

Berdasarkan tabel di atas dibuat tabel dengan faktor risiko tinggi-ekstrim yang harus menjadi prioritas sebagai berikut:

Tabel di atas merupakan tabel faktor risiko inefisiensi atas biaya energi. Faktor yang diwarnai kuning diidentifikasikan sebagai faktor yang dapat menyebabkan hidden cost. Dapat disimpulkan bahwa :

1.  Sebagian penyebab risiko merupakan risiko yang berkategori tinggi – ekstrim

2.  Sebagian besar risiko tinggi – ekstrim adalah risiko yang dapat menyebabkan hidden cost

Kesimpulan di atas tentunya dapat menjadi pelajaran dan menjadi dasar untuk melakukan antisipasi di proyek agar tidak terjadi cost overrun / kerugian atas biaya energi pada pelaksanaan proyek.

 

(Untuk berdiskusi dan konsultasi terkait permasalahan Project Management yang sedang dihadapi, silahkan klik – Konsultasi. Untuk melihat lengkap seluruh judul posting, silahkan klik – Table of Content.)
Did you like this? Share it:
This entry was posted in Manajemen Biaya and tagged , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Kerugian Biaya Energi di Proyek Sebagian Besar Karena Lengah…Waspadai !

  1. Muchsin says:

    Aktivitas lembur biasanya selalu terkait dengan peningkatan produksi. Kebutuhan konsumsi energi saat lembur menurut saya menjadi bagian dari project cost, dan bukan salah satu penyebab cost overrun biaya energi proyek. Namun, bisa jadi salah satu penyebab apabila lembur terjadi pada proyek yang sedang terlambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>